-->

Kematian Julianto Nainggolan Diduga Mengalami Depresi Berat

HARIAN9 author photo


 LABUHANBATU | H9
Penemuan mayat dirumah kosong di Kampung Songo Kelurahan Sigambal Kacamatan Bilah Hulu Kabupaten Labuhanbatu Sabtu (17/04/2021) diketahui bernama Julianto Nainggolan berdasarkan identitas korban (KTP/SIM) dengan alamat Kampung Jati Gang Musholla Jati Mulia Kecamatan Tambun Bekasi Selatan.

Kasat Reskrim Polres Labuhanbatu AKP. Parikhesit SIK.MH. melalui Kanit Reskrim Iptu S.M. Lumbangaol mengatakan, Mayat itu untuk pertama kali menemukannya adalahp anak-anak yang bermain dirumah kosong itu, saat mereka sedang bermain mereka mencium aroma yang kurang sehat, lantas anak-anak ini mencari aroma itu dan mereka melihat ada seseorang yang sudah tidak bernyawa didalam sebuah sumur.

Melihat mayat ini anak-anak ini berteriak-teriak mengatakan ada mayat, sehingga mengundang Masyarakat sekitar datang kelokasi, berkebetulan sesaat itu pula Personel Sub Sektor Sigambal melintas di Tempat Kejadian Perkara (TKP) dengan demikian Personel ini menanyakan kenapa Masyarakat ramai, salah seorang menjawab mengatakan ada mayat ditemukan didalam sumur.

Mendengar ada mayat langsung Personel Sub Sektor Sigambal ini turun kelokasi dan benar ada mayat, selanjutnya personel melapor pada pimpinan dan mayat di evakuasi ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Rantauprapat.ucap Kanit Resum Iptu S.M.Lumbangaol.

Hasil dari penyelidikan yang dilakukan oleh Polres Labuhanbatu, Ada dugaan  korban mengalami Depresi berat hal ini dikuatkan oleh Paman Korban Charles Situmorang (45 ) Warga Suka Dame Urung Kompas
Kecamatan Rantau Selatan Kabupaten Labuhanbatu

Menurut penuturan Charles Situmorang sebagai Paman korban menuturkan, Korban (Julianto.Nainggollan) sekolah Pastor di Bandung namun sesuatu hal sekolahnya terputus, sehingga korban mengalami stress orang tua korban sudah berulangkali mengobatkannya dengan cara tradisional akan tetapi tidak juga sembuh, sebutnya

Korban selama menderita Depresi sudah dua kali datang ke rumah terakhir pada tanggal 24 April 2021 dan hanya sebentar, lalu keluar dari rumah di cari  kemana-mana tidak ketemu biasanya korban membawa handphone, bila saat pikirannya tenang Kita bisa dihubunginya namun rupanya dia tidak membawa handphone ditinggal didalam tasnya.jelas Charles

Berkenaan dengan kematian korban yang cukup tragis oleh pihak keluarga tidak melakukan autopsi, Kami sudah menerima dengan ikhlas atas meninggalnya korban dan kepada seluruh Warga yang turut menemukan korban kami ucapkan terima kasih, ucap paman korban Charles Situmorang.
Komentar Anda

Berita Terkini