-->

Mendag Fokus Percepat Pemulihan Ekonomi dengan Revitalisasi Pasar Rakyat

HARIAN9 author photo


MEDAN| H9
Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi menyatakan, Kementerian Perdagangan terus fokus berupaya memperkuat pasar rakyat melalui program revitalisasi pasar rakyat. Dengan revitalisasi, pasar rakyat akan memiliki fasilitas penunjang yang lebih baik untuk mendukung pemulihan ekonomi nasional akibat pandemi Covid-19.

“Perekonomian Indonesia tidak terhindar dari pandemi Covid-19. Pasar rakyat turut merasakan dampaknya. Untuk itu, Pemerintah terus berupaya memperkuat pasar rakyat melalui revitalisasi fisik dan manajemen pengelolaan guna mempercepat pemulihan ekonomi nasional,” kata Mendag Lutfi saat meninjau Pasar Bawah Bukittinggi, Selasa (6/4/2021).

Dalam peninjauan Pasar Bawah, Mendag Lutfi melihat kondisi terkini sarana dan prasarana yang terdapat di pasar tersebut. Hasil peninjauan Pasar Bawah hari ini akan dikoordinasikan bersama kementerian teknis terkait untuk membahas rencana revitalisasi, anggaran, dan desain yang layak.

Mendag Lutfi menegaskan, program pembangunan dan revitalisasi pasar mendapat perhatian serius pemerintah karena peran strategis pasar rakyat sebagai penggerak perekonomian regional dan nasional,sekaligus wadah interaksi sosial budaya masyarakat sekitar. 

"Maka, upaya mengangkat daya saing dan citra pasar rakyat di masyarakat penting untuk dilakukan. Salah satunya, dengan pembangunan dan revitalisasi pasar, baik secara fisik maupun manajemen pengelolaannya dengan melakukan pembinaan bagi

pengelola pasar rakyat serta meningkatkan kapasitas pedagang melalui program sekolah pasar," ujarnya.

Targetkan Revitalisasi 119 Pasar di 2021 Sepanjang 2020, Kemendag telah merevitalisasi 120 pasar rakyat menggunakan dana tugas pembantuan.

Lalu untuk 2021, Kemendag menargetkan membangun dan merevitalisasi 119 pasar rakyat. Setelah direvitalisasi, pasar rakyat diharapkan dapat meningkatkan pendapatan para pedagangnya.

Pasar yang telah direvitalisasi juga diharapkan mampu berperan sebagai penyangga ketersediaan bapok, sehingga nantinya akan menjadi barometer stabilisasi harga pangan di tingkat nasional.

“Kenaikan transaksi dari pasar yang nyaman dan sudah direnovasi dengan memenuhi SNI Pasar Rakyat dan protokol kesehatan diharapkan bisa meningkat signifikan,” kata Mendag Lutfi.(PR01)

Komentar Anda

Berita Terkini