Menghindar Saat Mau Dikonfimasi Media, Kadis PMD Pakpak Bharat Malah Pergi Lewat Pintu Samping

HARIAN9 author photo


PAKPAK BHARAT| H9
Seyogianya sebagai pejabat sudah seharusnya taat pada aturan dan undang-Undang yang berlaku sebagaimana yang diamanat kan oleh undang-undang Keterbukaan Informasi P (KIP)ublik no 14 tahun 2008.

Namun dinilaI berbanding terbalik yang dilakukan Kepala Dinas (Kadis) Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Kabupaten Pakpak Bharat Saslian Sinamo dimana terkesan menghindar saat beberapa media coba untuk konfirmasi, Senin (19/4/2021).

Kejadian ini bermula saat beberapa media mendatangi kantor PMD Pakpak Bharat yang ingin mengkonfirmasi  Kepala Dinas PMD terkait Laporan Keterangan Pertanggung Jawaban (LKPJ)penggunaan Dana Desa (DD)dan Alokasi Dana Desa(DDS) pada tahun anggaran 2019 dan tahun 2020 di beberapa Desa di Kabupaten Pakpak Bharat.

Saat media tiba  gedung PMD kebetulan Kadis sedang melaksanakan rapat dengan Aparatur Sipil Negara (ASN) yang ada di dinas tersebut. Hal ini diungkapkan seorang satpam yang berjaga. 

Mengetahui Kadis sedang ada acara, wartawan coba menunggu acara tersebut selesai. Namun setelah sekitar setengah jam para awak media  menunggu dan acarapun selesai, bukannya memberikan waktu kepada awak media untuk konfirmasi, kadis malah pergi dari pintu samaping kantor PMD tanpa sepengetahuan wartawan.

Mengetahui Kadis tidak lagi berada dikantor beberapa wartawan merasa kecewa dengan sikap oknum Kepala Dinas tersebut. Seorang pejabat seharusnya lebih memahami etika dan bagai mana melaksanakan perintah yang di undang-undang di KIP. 

"Kalau belum ada waktu dan masih sibuk karna banyak pekerjaan kita bisa mengerti, bukan dengan cara seperti ini. Kita sudah menunggu lama bukannya memberikan sedikit waktu untuk kita dia malah terkesan menghindar dan pergi dari pintu samping," kesal D.Tumangger salah satu Wartawan media wilayah kerja Pakpak Bharat.

Dikatannya, media itu mitra Pemerintah bukan lawan Pemerintah kalau tidak bersedia dikonfirmasi oleh media mending tidak usah menjadi pejabat. 

"Kita sudah beberapa kali mau menjumpai dia (Kadis-red) tapi tidak pernah bisa ketemu. Lagian kita datang kesini bukan hanya untuk kepentingan pribadi,ini untuk kepentingan umum dimana agar pemberitaannya yang kita tulis nantinya dapat berimbang," tambahnya (WD-045).


Komentar Anda

Berita Terkini