-->

Muslim Hadir Bersama Pemda Aceh Tamiang Gelar Safari Gemarikan

HARIAN9 author photo


 ACEH TAMIANG| H9
Muslim SHI, MM anggota Komisi IV DPR RI bersama Kementerian  Perikanan dan Kelautan, Dinas Propinsi Aceh dan Kabupaten Aceh Tamiang laksanakan kegiatan safari Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan (Gemarikan). Kegiatan berlangsung di gedung SKB Karang Baru pada (01/04/2021). 

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Aceh Tamiang H. Mursil, SH. Mkn mengatakan, Aceh Tamiang termasuk penghasil ikan yang cukup besar, namun tidak ada pabrik pengolahan untuk barang jadi dan saat ini semua bahan baku harus dibawa ke Provinsi Sumatera Utara,"jelasnya.

"Terkait panganan Aceh Tamiang ada beberapa yang harus diketahui oleh masyarakat Nasional karena cita rasanya cukup nikmat, diantaranya Soto, mie kepah, nasi goreng kambing, sayur rebung, empek-empek Jagoci, gulai Kepala ikan Kota Lintang, nasi sipitung Minuran dan buah Durian,"terang Bupati. 

Kesempatan yang sama, Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Aceh diwakili oleh Hermansyah Kepala UPTD Pelabuhan Nusantara Idi mengatakan, safari ini merupakan upaya Pemerintah, agar masyarakat gemar makan Ikan dan Aceh tergolong  daerah yang mengkonsumsi ikan cukup tinggi,"terangnya.

"Semoga safari makan ikan ini bisa terus  berlanjut dan nantinya akan dibarengi dengan tempat pengolahan ikan. Aceh masih perlu tempat pembekuan ikan yang layak dan mencukupi, hal ini sangat diperlukan ketika musim panen ikan cukup banyak," ungkap Hermansyah. 

Kesempatan selanjutnya, Direktur Pemasaran, Machmud, S.Pi, M.Sc
mewakili Direktorat penguatan daya saing produk kelautan dan perikanan menyampaikan, ini adalah kegiatan perluasan untuk dampak positif Covid dan Provinsi Aceh saat ini telah mengkonsumsi ikan sebanyak 60 kilogram per kapitanya, berada diatas angka nasional yang masih 54 persen,"ungkapnya.

"Ungkapan lama, bahwa makan ikan akan membuat bodoh, justru sebaliknya bisa menjadi kuat, cerdas, karena kandungan omeganya cukup tinggi, zat besi dan hasil ikan kita masih cukup tinggi sekitar tiga juta ton lagi belum diambil," tegas Machmud. 

Sementara itu Muslim, SHI. MM dalam sambutan singkatnya menyampaikan, potensi wisata, perikanan, dapat menjadikan Aceh Tamiang semakin dikenal ditingkat nasional. Kami di DPR RI akan terus mengawal, agar di Kabupaten Aceh Tamiang dapat di bangun pabrik pengolahan ikan,"ungkapnya. (WD-013). 
Komentar Anda

Berita Terkini