-->

Peringati Hari Kartini, Penasihat DWP Sumut Sampaikan Tanggung Jawab Istri Mendampingi Suami

HARIAN9 author photo


MEDAN| H9
Memperingati Hari Kartini 2021, Dharma Wanita Persatuan (DWP) Provinsi Sumatera Utara (Sumut) menggelar workshop virtual di Kantor DWP Sumut, Jalan Teuku Cik Ditiro Medan. Kegiatan yang diikuti para pengurus dan anggota DWP Kabupaten/Kota tersebut mengusung tema  “Kartini Sumatera Utara”. 

Penasihat DWP Sumut Nawal Lubis, yang menjadi narasumber pada kegiatan itu menyampaikan materi 'Berkarya Sembari Mendampingi Suami'. Menurut Nawal, tanggung jawab istri mendampingi suami yakni menghayati fungsi istri terhadap suami, menjadi wakil suami dalam keluarga, memelihara dan mengasuh anak suami, serta membantu kehidupan agama suami.

 

Menghayati fungsi istri terhadap suami, kata Nawal, adalah istri harus selalu menjadi penyejuk, penyedap, pesona dan pemberi semangat hidup bagi suaminya. Laksana perhiasan yang selalu menempel pada diri seorang wanita.

 

"Walau pun istri berkarier tetaplah seorang istri dari suami dan ibu dari anak-anaknya. Karena peran istri tidak dapat digantikan oleh siapapun," jelas Nawal, yang hadir bersama Ketua DWP Sumut Linda Haris, kemarin.

 

Istri juga berperan menjadi wakil suami dalam keluarga. Terutama dalam mengelola, menjaga dan bertanggung jawab terhadap kehormatan, harta dan segala  urusan rumah tangga.

 

“Ketika suami  tidak sedang di rumah, istri harus menempatkan diri sebagai wakil suami selaku pemimpin rumah tangga,” paparnya.

 

Selain itu, katanya, istri juga bertanggung jawab memelihara dan mengasuh anak suaminya. Baik itu anak kandung atau pun anak tiri. Mengasuh anak-anak suami merupakan bagian dari kewajiban istri berbakti kepada suaminya.

 

“Mengenai membantu kehidupan agama suami, istri adalah orang yang paling bertanggung jawab meluruskan perilaku suami, jika ada yang tidak sejalan dengan agama,” jelas Nawal.

 

Sementara itu, Ketua DWP Sumut Linda Haris mengatakan, kegiatan workshop virtual tersebut merupakan upaya mengisi kemerdekaan dengan mengenang Pahlawan Nasional RA Kartini, yang mengajarkan pada perempuan Indonesia tentang kreativitas, kepedulian dan keuletan belajar.

 

"Jangan lupakan sejarah, dan kita dapat belajar dari sosok RA Kartini. Kita dapat mencontoh keuletan Kartini dengan menjaga nama baik keluarga," katanya. (pr01)

Komentar Anda

Berita Terkini