-->

SUKA Menang di PSU, MPC PP Madina : Saatnya Kawal Kemenangan Rakyat

HARIAN9 author photo


MADINA| H9
Kabupaten Mandailing Natal akan memasuki babak baru era kepemimpinan, pasca hasil PSU (Pemungutan Suara Ulang) yang digelar pada hari ini, sabtu (24/04/2021), di 3 (tiga) TPS sesuai amar putusan Mahkamah Konstitusi RI belum lama ini.

"Kabupaten Madina dalam waktu yang tidak terlalu lama lagi, Inshaa Allah akan memiliki sosok pemimpin baru H.M Ja'far Sukhairi Nasution dan Atika Azmi Utammi. Inilah bukti kemenangan rakyat yang sesungguhnya yang harus dikawal secara ketat dan melekat. Jangan ada lagi pihak yang coba coba mengganggu kondusifitas dengan trik murahan untuk mengkhianati suara rakyat ini. Suara Rakyat adalah Suara Tuhan" kata Ketua MPC Pemuda Pancasila Kab Madina Akhmad Arjun Nasution, kepada Harian9.com, pasca digelarnya PSU Pilkada Madina itu.


Dijelaskan Arjun, bahwa Pemuda Pancasila  sesuai garis organisasi Rakorcab merupakan salah satu ormas pendukung yang berjibaku untuk pemenangan Paslon Nomor 1 Sukhairi Atika atau Suka, jadi kata Arjun sebuah keniscayaan yang mutlak dan tugas hakiki organisasi untuk terus intensif melakukan pengawalan kemenangan rakyat ini.

"Sejak awal Pemuda Pancasila komit untuk memperjuangkan dan memenangkan paslon Sukhairi-Atika yang juga Ketua Majelis Pertimbangan Organisasi (MPO) PP Kab Madina. Kita juga telah instruksikan seluruh kader PP untuk jangan lengah, dan harus siap mengawal secara ketat hasil PSU ini mulai dari tingkat KPPS, PPS, PPK dan KPU" ujar  Arjun yang mantan anggota DPRD Kab Madina ini.

Ditegaskan Arjun tanpa bermaksud mendahului keputusan resmi KPU sesuai aturan regulasi, dia merujuk laporan Satgas (Satuan Tugas) PSU MPC Pemuda Pancasila Kab Madina berdasarkan data akurat bahwa hasil rekafitulasi final Paslon Sukhairi-Atika menang tipis 154 suara dari Paslon Dahlan Aswin.

Arjun kemudian membeberkan hasil penghitungan suara di TPS 001 Desa Bondar Panjang Tuo Paslon 01 berjumlah 116 suara, dan Paslon 02 memperoleh 216 suara. Sedangkan di TPS 002 Desa Kampung Baru Kec. Panyabungan Utara Paslon 1: 125 suara, dan Paslon 02: 127 suara. Kemudian di TPS 001 Desa Kampung Baru Kec. Panyabungan Utara Paslon 01memperoleh 128 suara dan
Paslon 02 memiliki 107 suara. Kemudian Paslon SUKA masih memiliki saham suara sebelum pelaksaan PSU akibat dinolkannya suara di 3 TPS yaitu sebanyak 235 suara.

Dengan demikian, ujar Arjun total perolehan suara kedua  paslon, dengan mengakumulasi hasil PSU ditambahkan dengan suara sah hasil Pilkada 9 Desember 2020, adalah Paslon 1 memiliki  79.156 suara dan
Paslon 2 memperoleh 79.002 suara. 

 "Alhamdulillah, Paslon SUKA akhirnya jadi Pemenang Pilkada. Inilah buah perjuangan yang berliku liku. Tetapi tentunya kita tetap menunggu dan selalu menghormati bahwa keputusan final tentang Penetapan Rekafitulasi Akhir Suara Paslon dan Penetapan Paslon Terpilih berada di tangan KPU sebagai penyelenggara Pilkada. Kita hanya memberi warning agar KPU berhati hati, netral, profesional dan independen. Jangan lagi mengulangi kesalahan yang sama" tegasnya.

Lebih lanjut Arjun menagih komitmen Paslon yang bertarung di Pilkada untuk siap menang-siap kalah dan mewujudkan Pilkada yang bermartabat.

"Kepada Paslon yang kalah termasuk Dahlan Aswin, kiranya legowo dan lapang dada. Kekalahan itu sebuah konsekwensi dan lumrah dalam kompetisi. Untuk Paslon yang menang dan Tim SUKA, jangan terlalu berlebihan dalam merayakan kemenangan, jangan  jumawa dan anggar dada. Tugas untuk mengawal kemenangan rakyat ini, sudah didepan mata. Kita minta seluruh elemen masyarakat tetap menjaga situasi kondusif, damai dan aman pasca pelaksanaan PSU ini sampai tahapan Pilkada selesai " harapnya.

Pada bagian lain, Arjun mengapresiasi kedewasaan berpolitik masyarakat Madina sehingga pelaksanaan PSU berjalan damai, tertib dan kondusif. Juga Arjun menyampaikan ucapan terima kasih atas kinerja TNI- Polri atas langkah pengamanan berlapis dan kesiap siagaan dalam mengawal pelaksanaan PSU.

"Kepada seluruh elemen masyakat mari sama kita kawal kemenangan rakyat ini. Tujuan utama proses demokrasi pada hakikatnya bukan semata mencari pemenang, melainkan mengejewantahkan program untuk percepatan pembangunan berbasiskan kesejahteraan rakyat" pintanya. (Syah9)

Komentar Anda

Berita Terkini