-->

Sukseskan Pendataan Keluarga, Dinas P3APPKB Paluta Terjunkan 526 Orang Petugas

HARIAN9 author photo

PALUTA| H9
Pemerintah Kabupaten Padang Lawas Utara (Paluta) melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (P3APP dan KB) menggelar program pendataan keluarga 2021 yang merupakan program nasional yang dicanangkan oleh Pemerintah Republik Indonesia secara serentak di seluruh Indonesia. Pendataan Keluarga 2021 yang dikenal dengan sebutan PK21 itu dilaksanakan secara nasional sejak Kamis, 01 April 2021 lalu dan dijadwalkan selama 2 bulan kedepan yakni hingga 31 Mei mendatang.

“Pendataan keluarga atau PK21 ini bertujuan untuk mendorong pembentukan satu data keluarga Indonesia yang juga diharapkan menjadi dasar kebijakan peningkatan dan pemerataan pembangunan serta kesejahteraan masyarakat Indonesia dan sudah kita mulai sejak tanggal 01 April kemarin,” ujar Kepala Dinas P3APP dan KB Kabupaten Paluta Hasbullah Harahap melalui pelaksana tugas Kabid advokasi, KIE dan Pergerakan Lili Diana Fitri SKM MKN kepada awak media, Kamis (08/04) diruang kerjanya.

Dijelaskannya, Pendataan Keluarga 2021 merupakan kegiatan pengumpulan data-data terkait pembangunan keluarga, kependudukan, keluarga berencana, dan anggota keluarga. Pendataan dilakukan bersama dengan tenaga dari masyarakat, melalui kunjungan dari rumah ke rumah yang dijalankan dengan metode sensus. Jadi dalam praktiknya, setiap petugas mendatangi rumah ke rumah milik para keluarga di seluruh Indonesia. Proses pengumpulan data dilakukan menggunakan formulir yang digunakan untuk mencatat data kepala keluarga beserta seluruh anggotanya, yang meliputi info soal kependudukan, keluarga berencana, dan pembangunan keluarga.

Selain itu, pengumpulan data juga bisa dilakukan melalui smartphone yakni petugas PK21 menginput data secara langsung ke aplikasi yang disediakan oleh BKKBN dan data yang sudah terkumpul kemudian akan diolah di tingkat kecamatan dan kabupaten.

“Untuk kabupaten Paluta, sebanyak 526 orang petugas atau kader PK21 yang kita turunkan melakukan pendataan dengan target PK sebanyak 54.471 keluarga. Dan saat ini target tersebut sudah tercapai sekitar 5,77 persen,” terangnya.

Dikatakannya, ada beberapa indikator data untuk pendataan keluarga antara lain indikator kependudukan, keluarga berencana, pembangunan keluarga, stunting dan beberapa data yang dikumpulkan oleh petugas PK21  berupa semua aspek kehidupan keluarga antara lain profil pasangan usia subur, keluarga dengan balita, keluarga dengan lanjut usia (lansia), keluarga berisiko stunting, hingga keluarga dengan remaja.

Lili juga menegaskan, Pendataan Keluarga 2021 penting dilakukan untuk memotret dan mengenali keluarga Indonesia serta untuk mengetahui potensi dan kendala keluarga Indonesia dalam fungsi vital di bidang kesehatan, pendidikan, serta ekonomi.

“Pendataan Keluarga tahun 2021 ini nantinya akan menghasilkan data mikro keluarga secara by name by address sebagai penyediaan data atau dasar pemerintah dalam perencanaan dan pemerataan pembangunan,” ungkapnya.

Untuk itu, ia menghimbau para keluarga agar berpartisipasi dalam program PK21 dengan memberikan data yang diminta oleh para kader atau petugas yang terlibat dalam program ini. Petugas pendataan akan menunjukkan kartu resmi dan mendatangi rumah para keluarga dengan menerapkan protokol kesehatan secara ketat.

Sebab katanya, Pendataan Keluarga 2021 menjadi sesuatu yang penting bagi pemerintah dan pemerintah daerah dalam menyediakan basis data keluarga untuk intervensi Program Pembangunan Keluarga, Kependudukan, Keluarga Berencana dan program pembangunan lainnya.

“Mari kita dukung dan sukseskan PK21 dengan memberikan data keluarga yang valid dan akurat demi terciptanya keluarga berkualitas dan arah pembangunan kesejahteraan masyarakat yang tepat sasaran dan sesuai harapan,” pungkasnya.(WD009)

Komentar Anda

Berita Terkini