-->

BBPLK Medan Dukung Program Super Prioritas Pembangunan Pariwisata Borobudur

HARIAN9 author photo


MEDAN| H9
Balai Besar Pengembangan Latihan Kerja ( BBPLK ) Medan  dalam rangka mendukung program Super prioritas pembangunan pariwisata Borobudur mengadakan Pelatihan hybrid learning yang artinya adalah pelatihan dengan metode perpaduan antara online dan offline yang dilaksanakan mulai bulan Maret sampai dengan bulan Mei 2021 dan di ikuti oleh 16 orang peserta.

Rahmat sebagai perwakilan dari BBPLK Medan menerangkan, Kegiatan ini di fasilitasi oleh Balai Besar Pengembangan Latihan Kerja ( BBPLK) Medan.

Pelaksanaan dilaksanakan selama 320 JP( jam pelajaran ) di industri serta peserta adalah warga masyarakat kawasan wisata Borobudur jelasnya, Sabtu (29/5/2021).

Rahmat menyebutkan, Program ini adalah merupakan program pemerintah melalui Kementerian Ketenagakerjaan RI, dalam hal ini ( BBPLK ) Medan  dalam rangka mendukung program Super prioritas pembangunan pariwisata Borobudur.

Selain pembangunan dalam bidang infrastruktur, pemerintah juga menyiapkan tenaga SDM yang memiliki kompetensi dalam bidang Wisata, seperti Kejuruan yang dipilih adalah bakery sehingga yang kami harapkan adalah bisa memunculkan oleh oleh khas Borobudur yang berupa makanan, jelas Rahmat.

Abbet Nugroho, Pegiat Wisata & Seni Budaya mengatakan, setelah proses pelatihan, ternyata sudah ada permintaan pasar, Yaitu kerjasama dengan hotel berbintang di Magelang untuk menjadi suplyier Snack/jajanan tradisional. Artinya pelatihan ini benar benar bermanfaat dan berdampak langsung kepada peningkatan kesejahteraan masyarakat kawasan wisata Borobudur, dan bukan hanya sekedar pelatihan yang tidak ada bekasnya, katanya.

Ditambahkannya, disini menjadi tantangan bagi masyarakat untuk meng-upgrade skill nya dalam menghadapi pariwisata yang terus berkembang khususnya dikawasan wisata Borobudur.

"Kami sebagai penggerak pariwisata di kawasan super prioritas pembangunan pariwisata Borobudur, terus mendukung upaya pemerintah dalam penyiapan SDM bidang Wisata yang di lakukan oleh Kementrian ketenagakerjaan RI. Baik melalui program Pelatihan , sertifikasi, dan uji kompetensi, sehingga Borobudur benar benar siap menerima kunjungan wisatawan dengan pelayanan yang prima .
Harapan kami, Borobudur masih membutuhkan upgrade skill dalam bidang house keeping ,food & baverege service ,mengingat kami mendapat bantuan ratusan homestay yg dikelola masyarakat secara langsung," ungkap Abbet.

Selain itu, lanjut Abbet, dalam bidang Guide wisata, karena saat ini bicara guide tidak hanya terpusat di zona Candi Borobudur, namun meluas menjadi kawasan wisata Borobudur, termasuk wisata desa di sekitar Candi Borobudur dan Magelang raya, pungkasnya.(pp-04)
Komentar Anda

Berita Terkini