-->

Bupati Paluta Keluarkan SE Tentang Penutupan Sementara Objek Wisata dan Tempat Hiburan

HARIAN9 author photo

 

PALUTA| H9
Menindaklanjuti instruksi Gubernur Sumatera Utara (Sumut) nomor : 188.54/14/INST/2021 tanggal 17 Mei 2021 tentang pembatasan kegiatan masyarakat dalam rangka pengendalian penyebaran Corona Virus Disease 2019 di Sumut, Bupati Padang Lawas Utara (Paluta) mengeluarkan surat edaran nomor : 430/2546/pariwisata/2021 tanggal 24 Mei 2021 perihal penutupan objek wisata dan tempat hiburan di Kabupaten Padang Lawas Utara.

Dalam surat edaran yang ditujukan kepada pengelola tempat wisata dan tempat hiburan se kabupaten Paluta tersebut menyebutkan untuk mencegah dan memutus mata rantai penyebaran Covid-19, pelaku usaha/penanggungjawab industri pariwisata dan pengusaha tempat hiburan untuk menutup sementara usaha pariwisata, objek wisata dan tempat hiburan terhitung mulai tanggal 24 s/d 31 Mei 2021.

Melalui aplikasi Whatssap group Info Covid-19 kabupaten Paluta, awak media melakukan konfirmasi kepada juru bicara Satuan Tugas Penanganan Covid-19 (Satgas Covid-19) kabupaten Paluta Lairar Rusdi Nasution SSTP terkait kebenaran surat edaran apakah hoaks atau tidak serta tindaklanjut dari surat edaran Bupati Paluta tersebut.

Jubir Satgas Covid-19 kabupaten Paluta Lairar Rusdi Nasution SSTP menyebutkan bahwa surat edaran tersebut bukan hoaks dan saat ini sedang disusun jadwal penertiban bersama tim Satgas Covid-19 kabupaten Paluta terkait tindaklanjut surat dimaksud.

“Sedang disusun jadwal penertiban bersama tim Satgas Covid-19 kabupaten Paluta terkait tindaklanjut surat dimaksud,” ujar Lairar melalui aplikasi WA group kepada awak media, Jumat (28/05).

Sementara, Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Paluta Eva Sartika Siregar menyebutkan bahwa pihaknya sudah menyampaikan surat edaran Bupati Paluta tersebut kepada pihak pengelola dan penanggungjawab objek wisata maupun tempat hiburan yang ada di wilayah kabupaten Paluta.

Disebutkannya, penyampaian surat edaran berupa himbauan tersebut dilakukan dengan langsung menemui pihak pengelola dan mensosialisasikan isi surat serta menempel salinan surat tersebut dilokasi objek wisata ataupun tempat hiburan.

“Sudah kita sampaikan dan sosialisasikan secara langsung kepada pihak pengelola, dan juga sudah kita laporkan kepada tim Satgas Covid-19 kabupaten Paluta,” ujarnya melalui aplikasi Whatssap sambil mengirimkan dokumentasi kegiatan penyampaian himbauan tersebut, Jumat (28/05).

Terpisah, salah seorang warga Kabupaten Paluta P Harahap mengapresiasi langkah dari Bupati Paluta yang mengeluarkan surat edaran tentang penutupan objek wisata dan tempat hiburan di Kabupaten Paluta.

Namun, ia menyesalkan kinerja tim Satgas Penanganan Covid-19 kabupaten Paluta yang sepertinya tidak sigap dan bahkan tidak menindaklanjuti surat tersebut melihat masih banyaknya objek wisata dan tempat hiburan yang bebas beroperasi dan dipadati pengunjung.

“Masih banyak saya lihat yang buka dan padat pengunjung. Bahkan banyak yang tidak menerapkan dan mematuhi protokol kesehatan,” sesalnya.

Padahal katanya, surat edaran Bupati Paluta tersebut merupakan tindaklanjut dari instruksi Gubernur Sumut dalam upaya memutus rantai penyebaran Covid-19.

Bahkan katanya, pengunjung tempat wisata maupun tempat hiburan tersebut banyak dari kalangan pemangku jabatan di kabupaten Paluta yang seharusnya menjadi contoh dan garda terdepan dalam menerapkan Prokes sebagai upaya memutus mata rantai Covid-19 khususnya di Paluta.

“Seharusnya mereka jadi contoh, jangan hanya kepada masyarakat umum saja diterapkan aturan Prokes itu. Dan semoga pandemi Covid-19 ini segera berlalu,” pungkasnya.(WD009)

Komentar Anda

Berita Terkini