-->

Kasus Antigen Bekas, Erick Thohir Pecat Semua Direksi KFD

HARIAN9 author photo


JAKARTA| H9
Menteri BUMN, Erick Thohir, mengambil sikap tegas dalam menindaklanjuti kasus swab antigen bekas yang melibatkan Kimia Farma Diagnostika (KFD). Tak tanggung-tanggung, Erick Thohir langsung mengeluarkan surat pemecatan seluruh direksi KFD yang dinilai bertanggung jawab atas kasus penggunaan alat tes antigen bekas tersebut.

"Setelah melakukan pengkajian secara komprehensif, langkah (pemecatan) ini mesti diambil. Selanjutnya, hal yang menyangkut hukum merupakan ranah dari aparat yang berwenang," pungkas Erick Thohir pada Minggu, 16 Mei 2021 dilansir dari wartaekonomi.co.id. 

Di tengah kabar pemecatan direksi KFD, harga saham PT Kimia Farma Tbk (KAEF) yang merupakan afiliasi dari KFD terpantau memerah pada perdagangan awal pekan ini. Melansir dari RTI, saham bersandi KAEF ini dibuka stagnan Rp2.640 per saham pada sesi pertama, 17 Mei 2021.  

Setelah sempat menguat signifikan hingga ke level tertinggi Rp2.680 per saham, harga saham KAEF langsung melemah hingga menyentuh level terendah di Rp2.600 per saham. Pada jeda siang, harga saham KAEF terparkir di zona merah dengan koreksi 0,76% di level Rp2.620 per saham. 

Kendati melemah, aktivitas perdagangan saham KAEF didominasi oleh aksi borong saham dengan nilai beli bersih sebesar Rp235,87 juta. Sejumlah 1,72 juta saham farmasi BUMN ini diperdagangkan sebanyak 624 kali dan membukukan nilai transaksi harian sebesar Rp4,50 miliar.**
Komentar Anda

Berita Terkini