Operasi Yustisi, Tim Gabungan Pemkab dan Polres Tapanuli Selatan Sisir Objek Wisata

HARIAN9 author photo


 TAPSEL| H9
Tim gabungan dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) dan Polres Tapanuli Selatan menggelar Operasi Yustisi dengan menyisir lokasi objek wisata Aek Sijornih yang berada di Jalan Lintas Sumatera Utara Desa Aek Libung Kecamatan Sayur Matinggi Kabupaten Tapanuli Selatan, Rabu (26/5/2021).

Operasi Yustisi dalam rangka penerapan disiplin dan penegakan hukum Protokol Kesehatan (Prokes)  sesuai Peraturan Bupati (Perbup) Kabupaten Tapanuli Selatan No.49 tahun 2020 dan Instruksi Bupati Tapanuli Selatan Nomor 440 / 3145 / 2021, tanggal 18 Mei 2021, tentang Pembatasan Kegiatan Masyarakat dalam rangka pengendalian penyebaran Covid-19 di Kabupaten Tapanuli Selatan.

Dalam kegiatan tersebut, sebanyak 15 personil dilibatkan, terdiri dari 10 personil Polres Tapanuli Selatan dan 5 personil personil Sat Pol PP Kabupaten Tapanuli Selatan, dipimpin Perwira Pengawas (Pawas) AKP. Sumanto Naibaho, didampingi Perwira Pengendali (Padal) Iptu. Alpuan Sitepu, Iptu. Tongan Siregar, SH dan Ipda Ahmad Juli Nasution.

Sebelum pelaksanaan operasi, Pawas AKP. Sumanto Naibaho berpesan agar dalam pelaksanaan kegiatan para personil tetap humanis yaitu Senyum, Sapa dan Salam (3S) kemudian dapat menjaga keselamatan masing-masing personil.

" Operasi Yustisi bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat untuk mematuhi Prokes dalam masa pandemi Covid-19 dan menciptakan situasi yang aman dan kondusif di wilayah hukum Polres Tapanuli Selatan, " ujar Sumanto 

Ia juga menyebutkan, saat melaksanakan operasi, 80 warga diberi hukuman dan tindakan, karena melanggar Prokes, terdiri dari 50 warga pelanggar Prokes diberi teguran lisan dan 30 warga pelanggar Prokes diberi teguran tertulis, serta dilakukan pembagian masker sebanyak 35 pcs.

" Dalam pelaksanaan Operasi Yustisi ini, pelanggar Prokes yang terjaring adalah masyarakat umum, pejalan kaki dan juga pengendara bermotor yang melintas tidak menggunakan masker, Selanjutnya pelanggar Prokes diberikan sanksi berupa teguran tertulis, " katanya. (WD.014)
Komentar Anda

Berita Terkini