-->

Polsek Pancur Batu Gelar Rekontruksi Pembunuhan Jimi Ginting

HARIAN9 author photo


 PANCUR BATU| H9
Polsek Pancur Batu menggelar rekontruksi (reka ulang) kasus pembunuhan Jimi Ginting yang dilakukan oleh empat tersangka, di halaman Mapolsek Pancur Batu, Jumat (28/5) pagi.

Reka ulang yang terdiri dari 24 adegan tersebut dipimpin langsung Kapolsek Pancur Batu Kompol Dedy Dharma, SH didampingi Kanit Reskrim Iptu Pol Amir Sitepu, SH, dan disaksikan Jaksa Penuntut Umum dari Cabjari Pancur Batu Leni, SH.

Dalam rekon itu diketahui kalau awalnya, saksi Jumadi Purba, Sentosa Sembiring, Dedi Ginting, dan korban Jimi Ginting (diperankan PHL Polsek Pancur Batu Sumartono als Tonggek duduk di kedai tuak milik Rustina Br Ginting kawasan Desa Batu Mbelin, Kec. Sibolangit, Kab. Deli Serdang. Tak lama kemudian datang tersangka RT als Mbung  (35) dan CJB (29) untuk minum tuak.

Lalu, saat kedua tersangka ini bernyanyi sambil minum tuak, tiba-tiba saksi Sentosa Sembiring melemparkan botol bir ke arah luar kedai. Sesaat kemudian, tersangka C pun melemparkan teko ke arah meja korban dan teman-temannya.

Alhasil kedua belah pihak sempat cekcok mulut. Tersangka R mengatakan kepada rombongan korban kalau mereka sudah kelewatan, yang dibalas oleh saksi Dedi Ginting "nggak ada apa-apanya kalian, nggak seberapa ya kalian. Tersangka R menjawab "kalau gitu minta maaf la kami, sehingga keributan sempat berhenti.

Selanjutnya, tersangka R dan C pergi meninggalkan kedai tuak dengan mengendarai sepeda motor. Ternyata, kedua tersangka ini menyusun rencana untuk melakukan serangan balasan dengan mengajak tersangka A  dan E.

Beberapa saat kemudian, ke-empat tersangka datang kembali ke kedai tuak semula, dimana tersangka R  membawa senjata mirip senjata laras panjang, tersangka E membawa sebatang kayu, tersangka A  membawa tongkat bisbol, sedangkan tersangka C memegang pedang. Setibanya mereka di kedai tuak itu, saksi Sentosa Sembiring dan saksi Dedi Ginting sudah pergi.

Tersangka R , C dan E mendekati korban dan saksi Jumadi dari sebelah kiri, sedangkan tersangka A  bergerak dari sebelah kanan, dimana saksi Junius Sinuhaji hanya menunggu di luar kedai.

Tanpa banyak cerita lagi, tersangka R  langsung memukul saksi Jumadi Purba pakai tangan, dan senjata yang dipegangnya. Disusul kemudian, tersangka C mengarahkan senjata tajamnya ke bagian kepala korban sebanyak satu kali. 

Melihat situasi sudah tak terkendali lagi, saksi Rustina Br Ginting (pemilik kedai) berusaha melerai dengan cara mendorong tubuh tersangka R . Rupanya aksi pembantaian tersebut terus berlanjut, dimana tersangka A memukulkan tongkat bisbolnya ke kepala korban, dan tersangka E juga ikut memukul kepala korban pakai kayu, hingga korban tak sadarkan diri.

Usai melampiaskan amarahnya, ke-empat tersangka dan saksi Junius Sinuhaji langsung pergi menggunakan sepeda motor. Sementara saksi Sentosa Sembiring, saksi Dedi Ginting datang kembali ke kedai tersebut untuk membawa korban ke rumah sakit, namun nyawa korban sudah tak tertolong lagi.

Kapolsek Pancur Batu Kompol Dedy Dharma, SH ketika dikonfirmasi mengatakan, tujuan dilakukan rekontruksi itu hanya untuk melengkapi berkas berita acara pemeriksaan terkait kasus pembunuhan Jimi Ginting sebelum perkaranya dilimpahkan ke kejaksaan.

"Ini kita lakukan untuk melengkapi BAP kasus pembunuhan Jimi Ginting agar perkaranya dilimpahkan ke kejaksaan. Dalam rekontruksi itu ada 24 adegan yang menceritakan mulai dari  awal kejadian hingga korban meninggal dunia," ujar Kompol Dedy.(WM021)


Komentar Anda

Berita Terkini