-->

Sekda Pantau Posko Penyekatan Mudik Di Pintu Masuk Kabupaten Paluta

HARIAN9 author photo

 

PALUTA|H9
Sekretaris daerah Kabupaten Padang Lawas Utara (Paluta) H Burhan Harahap SH bersama tim Satuan Tugas Penanganan Covid-19 kabupaten Palut meninjau posko penyekatan jalan larangan mudik di Jalinsum Gunungtua-Langga Payung, desa Sihopuk Baru, kecamatan Halongonan Timur yang merupakan perbatasan kabupaten Paluta dengan provinsi Riau, Kamis (06/05).

Turut dalam rombongan peninjauan antara lain Asisten I Setdakab Paluta Haholongan Siregar, Kepala BPBD Paluta Khairul Harahap, Kasatpol PP Paluta Darman Hasibuan, Kadis Kominfo Lairar Rusdi Nasution, Plt Kadishub Rizal, Kapolsek Padang Bolak AKP Zulfikar, Danramil 05 PB Kapt.(INF) Misran Dalimunthe, Kabid Yankes pada Dinkes Paluta dr Elly Rika Yanti, Camat beserta rombongan lainnya.

Sekdakab Paluta H Burhan Harahap SH saat melakukan peninjauan menyampaikan bahwa keberadaan pos yang disertai dengan aparat gabungan TNI, Polri, Satpol PP, BPBD, Dishub dan petugas kesehatan  ini adalah upaya menekan penambahan kasus positif Covid-19 sesuai dengan instruksi Presiden RI.

Dijelaskannya, posko ini nantinya akan memeriksa kendaraan yang melintas terutama yang membawa penumpang dan jika ditemukan penumpang yang tidak memiliki dokumen persyaratan yang ditentukan akan diarahkan untuk putar balik.

“Pos ini merupakan pintu masuk Kabupaten Paluta, yang berbatasan langsung dengan Kabupaten Labusel, sesuai Instruksi Pemerintah Pusat harus disekat agar tak ada aktivitas mudik untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19," jelasnya.

Pembentukan posko yang telah dilakukan oleh satgas penanganan covid-19 Kabupaten Paluta ini diharapkan mampu menekan laju penyebaran virus covid-19 tersebut. Beliau juga berharap agar apa yang telah dilakukan oleh pemerintah daerah agar diikuti oleh kedisiplinan masyarakat, sehingga apa yang telah diusahakan oleh penerintah daerah dalam upaya menekan laju penularan virus ini tidak sia-sia.

Meski banyak mendapatkan pro dan Kontra di masyarakat namun Pemkab tetap mengharapkan dukungan masyarakat dalam menyukseskan program tersebut.

Juru bicara Satgas Covid-19 Kabupaten Paluta Lairar Rusdi Nasution menyebutkan bahwa posko penyekatan yang didirikan ini ada 2 titik yakni di desa Bahal, kecamatan Portibi serta di desa Sihopuk Baru, kecamatan Halongonan Timur yang kedua titik tersebut merupakan pintu masuk ke kabupaten Paluta.

“Ada 2 titik posko penyekatan yang didirikan dan merupakan pintu masuk ke daerah kita ini. Satu di kecamatan Portibi dan satu lagi di kecamatan Halongonan Timur dan sudah mulai diaktifkan langsung sejak hari ini,” terangnya.

Tujuan dari dibukanya posko ini tidak lain adalah untuk mencegah penyebaran dari Virus Covid-19 dari pelaku perjalanan yang akan melakukan perjalanan ke Daerah Kabupaten Paluta khususnya yang berasal dari luar daerah yang dalam hal ini ada sinergi baik dari pihak kepolisian, TNI, Dinas Perhubungan, BPBD, Satpol PP dan Dinas Kesehatan yang membentuk regu dan akan bahu-membahu untuk menjaga posko di perbatasan Paluta selama 24 jam.

Lanjutnya, posko penyekatan tersebut juga akan menyediakan Rapid test antigen agar pemeriksaan nantinya akan lebih cepat.

Posko ini merupakan bentuk usaha dari pemerintah daerah untuk menekan laju penularan virus, 

“Selain ada usaha dari pemerintah daerah masyarakat juga harus mendukung dengan cara lebih disiplin lagi mematuhi himbauan-himbauan yang ada,” pungkasnya.

Sementara, Kepala Dinas Kesehatan Paluta dr Sri Prihatin Harahap melalui Kabid Yankes dr Elly Rika Yanti menyampaikan bahwa Pelaku perjalanan yang masuk ke daerah Kabupaten Paluta akan diperiksa di posko tersebut, yang apabila ada dari pelaku perjalanan tersebut tidak melengkapi diri dengan surat hasil rapid test, akan di berikan rapid test secara gratis.

“Kita menyiapkan perugas laboratorium dan tenaga kesehatan di setiap posko serta menyediakan Rapid test antigen secara gratis,” tukasnya.

Pantauan, Sekdakab Paluta H Burhan Harahap SH memberikan arahan dan masukan kepada para petugas untuk melaksanakan tugas dengan baik dan sesuai aturan serta tetap menjaga protokol kesehatan.(WD009)

Komentar Anda

Berita Terkini