Bupati Tapsel Ajak Petani Untuk Lebih Melakukan Intensifikasi Pertanian

HARIAN9 author photo

 

TAPSEL|H9
Bupati Tapanuli Selatan (Tapsel) H Dolly Pasaribu, SPt MM mengajak petani di daerahnya agar lebih inovatif, tetap semangat dan lebih giat dalam berusaha, karena, sektor pertanian merupakan salah satu sektor yang mampu menopang perekonomian di masa pandemi Covid-19.

Hal itu disampaikan Bupati pada saat menyambut Kunjungan Kerja (Kunker) Gubernur Sumut Edy Rahmayadi yang sekaligus menyerahkan bantuan kepada para kelompok Tani Tapsel di ruang lobby Kantor Bupati Tapsel di Sipirok, Kamis (17/6/2021).

Bupati mengakui, besarnya perhatian dari Dinas Pertanian Provinsi Sumut kepada petani Tapsel dan telah tergambar bahwa petani Tapsel semakin optimis untuk mengembangkan usaha pertaniannya dengan berbagai jenis komoditi.

" Saya minta para petani Tapsel untuk jauh lebih efisien dalam bekerja dengan memanfaatkan intensifikasi lahan pertanian dan kita patut bersyukur bahwa pemerintah atasan telah memperhatikan Tapsel, sehingga usulan kita ditanggapi Pemerintah Provinsi Sumatera Utara dalam mendaratkan program dan ini tidak terlepas dalam rangka mewujudkan masyarakat Tapsel yang lebih sehat, cerdas dan sejahtera sesuai visi misi Pemkab Tapsel, " kata Dolly. 

Pada kesempatan itu, Gubsu Edy Rahmayadi menyapa kepada petani melalui kelompok tani dan sekaligus menyerahkan bantuan sebagai upaya dalam mewujudkan Provinsi membangun Desa menata Kota menuju Sumut yang agraris dan bermartabat, sekaligus memberi motivasi kepada kelompok tani untuk terus berkarya dan berinovasi dalam bidang pertanian.

Adapun bentuk bantuan yang secara simbolis diserahkan Gubsu Edy Rahmayadi ke 16 Kelompok Tani dari 8 Kecamatan yakni Kecamatan Sipirok, Saipar Dolok Hole, Marancar, Angkola Timur, Muara Batang Toru, Sayurmatinggi, Tantom Angkola dan Arse. Berupa alsintan, saprodi, bibit dan ternak.

Bantuan dari Dinas Pertanian Provinsi Sumut yang diserahkan Gubsu Edy Rahmayadi yakni berupa bibit padi dengan luas 20 hektar, bibit jagung 20 hektar, bibit cabai 1 hektar, penangkar bawang merah, bibit manggis 10 hektar, bibit pisang 10 hektar, sapi 10 ekor, domba 20 ekor, kambing 20 ekor, hand traktor roda dua 2 unit, kultivator 2 unit, hand sprayer 6 unit, dan alat masak 1 paket. (WD.014)
Komentar Anda

Berita Terkini