Bupati Tapsel Minta Pemerintah Provsu Perhatikan Potensi Pembangunan di Daerah

HARIAN9 author photo


 TAPSEL|H9
Bupati Tapanuli Selatan (Tapsel), H Dolly Pasaribu, SPt MM, mengakui bahwa pihaknya tetap membutuhkan bimbingan dan arahan dari Pemerintah Provinsi, yang menurutnya, dalam membangun daerah, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tapsel, mendukung dan sejalan dengan visi dan misi Pemerintahan Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Ma'ruf Amin dan Pemerintahan Provinsi Sumatera Utara.

Hal itu disampaikan Bupati Dolly di seka-sela menyambut Kunjungan Kerja (Kunker) Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) Edy Rahmayadi ke Kabupaten Tapsel, di aula Sarasi, Lantai III, Kantor Bupati Tapsel di Sipirok, Kamis (17/6/2021).

Dalam kunjungan Gubsu tersebut dihadiri Wakil Bupati Tapsel Rasyid Assaf Dongoran, Forkopimda diantaranya Dandim 0212/TS Letkol Inf Rooy Chandra Sihombing, mewakili Kapolres Tapsel, mewakili Kajari Tapsel, unsur DPRD, Sekda Tapsel Parulian Nasution, Pejabat Provinsi Sumut yang mendampingi Gubernur, sejumlah pimpinan OPD Pemkab Tapsel dan Kepala Desa se-Tapsel.

Lebih lanjut Dolly menyampaikan, ketika membangun Tapsel, Pemkab Tapsel membutuhkan perhatian pemerintahan atasan terutama pembangunan yang sumber pendanaannya berasal dari pemerintah Provinsi Sumut.

Sebagai contoh di ruas Jalan Sipenggeng-Sipirok, karena masyarakat membutuhkan jalan tersebut untuk aktivitas, masyarakat bergotongroyong sukarela (membangun jalan) dari pagi sampai malam hari.

Dalam kesempatan itu, Bupati memohon kepada Gubsu agar ruas jalan Provinsi mulai dari batas Tapanuli Utara (Taput), Simpang Tandosan, Sipirok, hingga ke perbatasan Padang Lawas Utara (Paluta) agar diberi perhatian khusus. Dia juga menyampaikan ke Gubernur bahwa ke depan, pihaknya akan menggenjot potensi pembangunan di daerah tersebut.

Dalam hal mengembangkan olah raga dibalut pariwisata, pihaknya mengaku anak-anak muda di Tapsel mulai mengembamgkan olahraga terbang layang di Sipirok dan Saipar Dolok Hole (SDH) dan mereka menitipkan pesan kepadanya agar disampaikan ke Gubsu untuk dibantu dan diberi akses pendidikan keteknikan dalam menerbangkan para layang dan mereka sudah rutin untuk terbang, tapi sertifikasinya mereka belum miliki.

Kemudian, lanjut Bupati, beberapa waktu lalu, perwakilan dari Kemenparekraf telah berkunjung ke Danau Siais Tapsel. Saat itu Kemenparekraf melihat di Danau Siais ada potensi wisata dan potensi ekonomi masyarakat yang sangat besar. Bupati yakin, dalam waktu dekat potensi wisata di Danau Siais juga dikembangkan guna menunjang pembangunan Tapsel ke depan.

" Apalagi di Aek Sijorni (Tapsel). Dunia sudah mengenal Aek Sijorni. Rasanya belum ke Tapsel kalau belum mandi di Aek Sijorni. Airnya sangat jernih, luas, dan tentunya bisa menarik wisatawan.
Mudah-mudahan ke depan ini bisa kita lihat situasi, dan perkembangannya, agar ini menjadi prioritas utama, " kata Bupati.

Sedangkan pada sektor pertanian, Bupati menyebut baru-baru ini, Dandim 0212/Tapsel telah membawa staf ahli Kemenhan, di mana, Dandim meminta agar staf ahli tersebut bertanggungjawab terhadap food estate di Kabupaten Tapsel dan Dandim meminta ke staf ahli itu agar lebih kurang 11.000 Ha lahan potensial Tapsel diperjuangkan untuk mendukung program ketahanan pangan dari pemerintah pusat.

Sementara Gubsu Edy Rahmayadi menekankan kepada seluruh Kepala Desa se Tapsel yang hadir agar mau bergandengan tangan dalam membangun Desa nya masing-masing, seperti membangkitan sektor wisata Desa, karena Desa merupakan salah satu poin penting dalam membangun Sumut.

" Pentingnya seorang Kades untuk mengetahui dan mampu mengelola potensi yang ada di wilayahnya serta menjadikan jabatannya sebagai amanah yang harus diemban dan dipertanggungjawabkan dengan baik demi kesejahteraan rakyat, " kata Edy

Edy optimis kesejahteraan masyarakat secara merata akan bangkit melalui sektor wisata yang pada muaranya akan berimbas terhadap ekonomi Sumut secara global. Oleh karena itu, ia akan terus mendorong terwujudnya slogan membangun Desa menata kota dan Edy memastikan Pemprovsu akan membantu Desa yang serius mengembangkan potensi daerahnya.

“ Ayo Pak Kades, temukan potensi daerah kalian, kalian yang paling tahu daerah kalian. Kalau ada dan jelas pengembangan potensi Desa nya, saya akan datang ke sana (desa) dan saya akan bantu untuk mengembangkan (potensi Desa nya). Suatu Kota tidak akan maju jika Desa tidak maju. Untuk itu saya harapkan Kades dapat meningkatkan potensi di Desa serta Dana Desa jangan di habiskan untuk kegiatan Bimtek saja, " kata Edy dihadapan ratusan Kades dan belasan Camat

Ia juga menekankan bahwa pejabat dalam hal ini Kades adalah pengayom dan pelayan masyarakat yang harus menjadi teladan publik. Untuk itu jika SDM pemimpin yang bermodalkan kejujuran harus menjadi salah satu modal utama dalam memajukan daerah dan mensejahterakan masyarakatnya.

" Walaupun sumber daya alam kita kaya, kalau SDM nya tidak ada dan pemimpinnya tidak jujur untuk mengelolanya dengan baik, maka tidak akan menjamin kesejahteraan masyarakat, " sebutnya sambil mencontohkan salah satu negara yakni Finlandia yang kunci kemakmuran negaranya adalah kejujuran dari pejabat dan masyarakatnya.

Mewakili Kades Rahmad Efendi Pulungan yang menjabat sebagai Kades Terapung Raya Kecamatan Muara Batangtoru Kabupaten Tapsel berharap, kiranya Gubsu Edy Rahmayadi untuk mengoptimalkan potensi Desa nya yang memiliki potensi pertanian seperti kelapa sawit, padi dan palawija.

" Apa yang disampaikan pak Gubernur akan saya sampaikan ke jajaran Desa dan kami juga akan menyampaikan permohonan kepada Pemprov untuk membantu apa yang Desa kami butuhkan, " ujar Rahmad. (WD.014)
Komentar Anda

Berita Terkini