Karyawan Toko Ditemukan Tewas Bersimbah Darah

HARIAN9 author photo

 

DELI SERDANG| H9
Pembantaian keji dengan modus pembelian barang di toko berujung perampokan dan pembunuhan terjadi di Deli Serdang Sumatera Utara, Sabtu (26/6/2021) sekira pukul 13.15 WIB. Warga Deli Serdang dan Kota Medan pun digegerkan dengan penemuan seorang pria bersimbah darah di Jalan Sultan Serdang, Desa Sena, Kecamatan Batang Kuis/ Jalan Alteri Bandara Internasional Kualanamu, depan Sport Center, Desa Sena, Kecamatan Batang Kuis, Kabupaten Deli Serdang.

Korban terkapar pertama sekali diketahui Scurity Sport Center bernama, Darmansyah (49) yang melintas di jalan Sport Center. Saat ditemukan, Darmansyah masih mendengar nafas yang sudah di tenggorokan (suara ngorok) dari korban. Karena banyaknya kondisi luka dan darah, ia langsung melaporkan temuan itu ke Polsek Batang Kuis, Polresta Deli Serdang.

Sambil menunggu kedatangan polisi, Darmansyah membantu pengendara yang melintas, karena posisi mayat berada di tengah jalan dan warga mulai ramai menyaksikannya.

Sekitar satu jam kemudian, remaja pria bernama, Wilman Zai (15) datang ke lokasi. Ia menangis dan meratapi kondisi jasad pria yang sudah tak bernyawa itu sembari mengaku ke warga bahwa itu ayahnya. “Ini bapak saya,” akunya yang terus menangis dan histeris.

Kesedihan itu pun langsung membuat haru warga masyarakat. Wilman Zai terus memeluk ayahnya yang diketahui bernama, Kalinus Zai alias Ama Willi (40). Korban dan anaknya beralamat tinggal di Jalan Selambo Amplas a/l Desa Ono Dalinga, Kecamatan Ulu Gawo Kabupaten Nias.

Tak lama memberi keterangan, polisi bersama tim inafis Polresta Deli Serdang datang ke tempat kejadian perkara (TKP) guna melakukan pengecekan hingga penyelidikan. Beberapa orang saksi pun diperiksa, termaksud Darmansyah, dan anak almarhum.

Kasat Reskrim Polresta Deli Serdang, Kompol Mhd. Firdaus, SIK saat dikonfirmasi wartawan, membenarkan adanya penemuan mayat korban dengan kondisi bersimbah di Jalan Sultan Serdang, Desa Sena.

Dari keterangan anak almarhum barulah diketahui kalau korban dan Wilman Zai merupakan karyawan Toko UD Lau Kawar, milik Sumarno di Jalan Tembung Pasar X, tepatnya depan Bakso Rizki, Desa Bandar Khalipah, Kecamatan Percut Sei Tuan, Deli Serdang. “Almarhum dan anaknya (Wilman Zai) bekerja di Toko UD Lau Kawar di Pasar 10 Tembung,” kata Kompol Firdaus. Sebelum alamarhum ditemukan, terang Kompol Firdaus, korban yang merupakan karyawan Toko UD Lau Kawar, bersama anaknya Wilman Zai melayani dua orang pelaku yang datang mengendarai mobil Toyota Avanza warna Putih ke Toko UD. Lau Kawar di Jalan Pasar 10 Tembung, Kecamatan Percut Sei Tuan.

“Kepada korban, pelaku mengaku akan membeli 1 unit Mesin Cuci dan 1 unit AC. Namun usai memilih barang yang pas dan akan melakukan pembayaran, pelaku mengaku tidak membawa uang dan beralasan nanti akan diberikan uangnya saat di rumah pelaku,” urai Kasat Reskrim Kompol Firdaus.

Korban lantas minta izin kepada pemilik toko (Sumarno) supaya ikut pelaku untuk mengambil uang pembayaran 1 unit Mesin Cuci dan 1 unit AC di rumah pelaku. Mereka pun bergegas. Barang itu (Mesin Cuci dan AC) sekalian dibawa dan korban masuk ke dalam mobil pelaku.

Sebelum berangkat, korban juga mengatakan kepada dua orang anaknya yang berada di toko untuk mengikuti dari belakang mobil. Kemudian 2 orang pelaku dan korban menggunakan mobil Toyota Avanza dan 2 orang anak korban mengikuti dari belakang dengan menggunakan sepeda motor Honda Supra X.

“Di perjalanan, pelaku sempat membawa korban tidak jelas arahnya dan saat tiba di Jalan Sultan Serdang / Jalan Alteri Internasional Kualanamu, mobil melaju kencang dan tidak terlihat oleh kedua anak korban. Tak lama kemudian dua anak korban menemukan warga telah ramai melihat ayahnya sudah tergelatak di tenga jalan dengan kondisi berlumuran darah,” jelas Firdaus.

Poli belum bisa memastikan bagaiman kedua pelaku membantai korban hingga ditemukan bersimbah darah di TKP, dan Kasat Reskrim Kompol Firdaus menyatakan bahwa saat ini kasus tersebut merupakan perampokan dengan kekerasan.

“Korban dibuang dan dicampakan dari dalam mobil. Untuk luka lainnya apakah ada penganiayaan di dalam mobil, masih kita selidiki dan menunggu hasil visum, kita belum bisa pastikan,” jelas Firdaus.

Pada tubuh korban, terang Firdaus, ditemukan luka robek pada dahi ± 3 cm, luka lecet di kepala depan, luka di kepala belakang, luka di bibir kiri bawah, luka lecet atau seret tangan sebelah kiri, luka lecet atau seret tangan sebelah kanan, luka lecet di pinggang kiri, luka lecet/seret di bokong belakang, luka lecet di lutut kanan, luka pada jari kanan.

Firdaus juga mengaku pada olah TKP pada tubuh korban, pihaknya mengamankan barang bukti, 1 buah celana panjang warna hitam, 1 buah tali pinggang warna hitam merk Fashion, 1 buah baju warna hitam merk M,166. Namun polisi belum menemukan dompet dan dugaan HP atau barang berharga yang dibawa korban.

“Jasad korban dibawa ke RS Bhayangkara Medan guna dilakukan Autopsi. Kita masih mencari saksi-saksi yang dapat mengungkap pelaku dan mencari rekaman CCTV di TKP dan sepanjang jalan TKP, serta melakukan identifikasi mobil yang digunakan pelaku,” jelas Kompol Firdaus. WD-40

Komentar Anda

Berita Terkini