Koperasi BWI Pantau Gerakan Padi Organik Dinas Pertanian

HARIAN9 author photo

 

ACEH TAMIANG| H9
Menyusul telah dikeluarkannya sertifikat oleh Indonesian Organik Farming yang berkedudukan di Bogor Jawa Barat, hal tersebut menjadi daya tarik jajaran Koperasi Berkah Wartawan Indonesia (BWI) untuk menemui Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Aceh Tamiang pada rabu (16/06/2021). 

Ditemui saat waktu istirahat, sambil nyantai minum kopi, M. Yunus, SP Kepala Dinas Pertanian Perkebunan dan Peternakan (Distanbunnak) menyampaikan, pada 2019 Bupati Aceh Tamiang H. Mursil, SH Mkn telah menetapkan agar pihak Dinas untuk membuat program Padi organik,"terangnya.

"Setelah terus melakukan pengamatan, hingga akhirnya pada tahun 2021 Dinas Pertanian menetapkan lahan kelompok Tani Serasi seluas 2, 3 hektare menjadi percontohan dan berhasil menerima sertifikat. 

" Awalnya semua kegiatan dilakukan secara swadaya oleh para Petani dan selanjutnya anggaran akan diupayakan saat perubahan 2021 yang menargetkan sekitar 12 hektare, namun hingga kini sudah menjadi 30 hektar lahan didaftarkan untuk program Padi organik. 

Yunus menambahkan, pada tahun 2022 nanti, akan ditargetkan sekitar 100 hektare lahan untuk ditanami Padi organik,"ungkapnya, sembari memohon dukungan semua pihak. 

Ditempat terpisah, Amnurdani Ketua Koperasi Berkah Wartawan Indonesia menyampaikan, program Padi organik harus didukung dan sebagai pemegang kontrol sosial, para Jurnalis akan terus memantau perjalanan program, agar tidak terkontaminasi oleh pihak-pihak yang akan mengambil keuntungan secara pribadi dan aroma tersebut sudah mulai terhembus ke udara, "tegasnya. (WD-013). 

Komentar Anda

Berita Terkini