Mahasiswa FISIP USU Motivasi Anak Putus Sekolah

HARIAN9 author photo

MEDAN| H9
Pada masa sekarang ini pendidikan merupakan suatu kebutuhan primer, yang
memegang peranan penting. Orang–orang sangat berlomba untuk mengenyam pendidikan setinggi mungkin, tetapi disisi lain ada juga sebagian masyarakat yang tidak dapat mengenyam pendidikan secara layak, baik dari tingkat dasar maupun sampai ke jenjang yang lebih tinggi.

Selain itu ada juga anggota masyarakat yang sudah dapat mengenyam pendidikan dasar namun pada akhirnya putus sekolah juga. Ada banyak faktor yang menyebabkan putus sekolah seperti keterbatasan dana pendidikan karena kesulitan ekonomi, kurangnya fasilitas pendidikan dan ada juga karena faktor lingkungan (pergaulan).

Mahasiswa FISIP USU yaitu Zekel Calvin Ginting dan supervisor sekolah yaitu Ibu
Mia Aulina Lubis S.Sos, M.Kesos yang sedang melakukan Kegiatan PKL 1, yang
berlangsung selama kurang lebih 3 bulan, dimulai dari awal bulan Maret 2021 hingga
berakhir pada awal bulan Juni 2021, dan berlokasi di Ling.5 Kelurahan Titi Papan,
Kecamatan Medan Deli, Kota Medan, Sumatera Utara, Sudah melakukan kegiatan yang
berizinkan mengikuti kegiatan Program Keluarga Harapan (PKH) di daerah tersebut. 

Ia juga menuturkan bagaimana kegiatan-kegiatan yang ia laksanakan di dalam Program Keluarga Harapan, diantaranya melakukan kegiatan di kelurahan seperti mengikuti Musyawarah Kelurahan (MUSKEL), melakukan pertemuan dengan perangkat Kelurahan, dan juga pembuatan dan pemasangan poster dengan tema Lingkungan Bersih dan Sehat. 

Di sisi lain agenda yang ia lakukan di setiap lingkungan berupa pertemuan Kelompok PKH yang dilaksanakan setiap sebulan sekali, dan melakukan pendataan terhadap setiap anggota PKH di setiap lingkungan agar data tersebut valid, dan sesuai dengan kriteria yang diberikan oleh PKH.

Dalam Pelaksanaan PKL tersebut, ia juga memiliki Mini Project dengan seorang klien
berinisial M yang berusia 15 tahun, yang mengalami keterpurukan terhadap pendidikan yang
ia jalani. Mini Project yang ia laksanakan menggunakan tahapan sosial casework yang secara
umum dapat membantu menyelesaikan masalah pada si klien tersebut. 

Sosial case work sendiri merupakan suatu proses untuk membantu individu-individu dalam mencapai suatu penyesuaian satu sama lain serta penyesuaian antara individu dengan lingkungan sosialnya.

Sosial casework merupakan suatu metode yang terorganisir dengan baik untuk membantu
orang agar dia mampu menolong dirinya sendiri serta ditujukan untuk meningkatkan,
memperbaiki dan memperkuat keberfungsian social. Metode casework yang ia gunakan
adalah metode case work oleh Zastrow, diantara lain sebagai berikut :

- Intake dan Contract, EIC (Engagement, Intake, Contract) Merupakan suatu tahap awal
dalam praktek pertolongan, yaitu kontak awal antara pekerja sosial dengan klien yang
berakhir dengan kesepakatan untuk terlibat dalam keseluruhan prosesnya.

- Assessment, pengenalan lebih dalam terhadap klien, ia mendengarkan keluh kesah
klien, dan masalah individu yang dihadapi oleh klien. Tools yang ia gunakan untuk
mengungkap masalah oleh klien ialah Ecomap.

- Planning atau Perencanaan, Merupakan suatu pemilihan strategi, teknik dan metode
yang didasarkan pada proses assessment masalah. Perencanaan yang ia buat terhadap
si klien ialah upaya motivasi dengan menghilangkan faktor-faktor penyebab masalah
klien, memperbaiki motif-motif klien yang rusak dan mengarahkan perilaku klien
pada tujuan perubahan, upaya peningkatkan kemampuan pada klien, dan upaya untuk
memelihara dan menetapkan perubahan-perubahan yang telah dicapai oleh klien.

- Intervensi, Merupakan suatu kegiatan yang bertujuan untuk menghasilkan perubahan
berencana dalam diri klien dan situasinya. Pada tahap ini ia memberikan edukasi dan
bimbingan mengenai pentingnya sebuah pendidikan untuk masa depan si klien.

- Evaluasi, Merupakan suatu penilaian terhadap pencapaian tujuan yang telah
ditetapkan dalam planning, serta melihat kembali kemajuan-kemajuan yang telah
dicapai sehubungan dengan tujuan. Pada tahap ini si klien yang sudah diberikan
edukasi dan bimbingan mengenai pendidikan untuk masa depan, sudah mau untuk
kembali bersekolah, dan akan melanjutkan pendidikannya di jenjang SMP.

Setelah menyelesaikan mini project yang ia lakukan, di akhir Kegiatan PKL 1 tersebut, ia
juga sangat berterima kasih kepada Supervisor Lembaga yaitu Ibu Ester Hutabarat yang telah
membantu dalam menyelesaikan Kegiatan PKL 1 tersebut.

Penulis : Zekel Calvin Ginting
Program Studi : Ilmu Kesejahteraan Sosial
Fakultas : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik
Universitas Sumatera Utara
Komentar Anda

Berita Terkini