Mengatasi Permasalahan Belajar Anak di Masa Covid-19. Mahasiswa IKS FISIP USU Melakukan ini :

HARIAN9 author photo

 MEDAN|H9
Kegiatan praktikum 1 dilaksanakan oleh Sovia Fardila Mahasiswa jurusan Ilmu
Kesejahteraan Sosial FISIP USU di Yayasan KKSP,Pusat Pendidikan dan Informasi Hak Anak, dengan Supervisor sekolah kak Maulida Putri, S.Sos,M.Kesos.Kegiatan PKL I yang dilakukan oleh Sovia berlangsung selama kurang lebih 3 bulan. Yayasan KKSP merupakan sebuah Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) yang bergerak dibidang anak-anak dan pendidikan. Organisasi ini berkedudukan di Jl. Stella III No.88, Simpang Selayang, Kec. Medan Tuntungan, Kota Medan, Sumatera Utara.Program-program yang pernah dilakukan KKSP antara lain: Penyelenggaraan Sekolah Alternatif "Taman Kebajikan, Pendampingan Anak Jalanan, Pendampingan bagi Anak-anak yang dilacurkan, advokasi untuk buruh-buruh anak, serta Pelayanan kesehatan bagi anak-anak kurang mampu di Medan.

Sebelum melaksanakan praktikum, Sovia terlebih dahulu melakukan observasi ke
yayasan KKSP serta memberikan surat izin praktikum yang sudah dikeluarkan oleh
fakultasnya, surat tersebut diberikan kepada bapak Syamsul selaku kepala yayasan
KKSP setelah berbincang lama dengan bapak Syamsul, didapatkan hasil bahwasanya
Sovia diizinkan untuk melaksanakan praktikum dimana penempatan mahasiswa PKL
itu sendiri berlokasi di medan maimun, kelurahan sei mati,jalan brigjen katamso,gang
perwira dengan pendamping dari KKSP yang bernama kak Ami.

Pada hari berikutnya Sovia mengunjungi lokasi di mana ia ditempatkan untuk
melaksanakan PKL yaitu gang perwira, di sana Sovia menemui dan berkenalan
dengan kepala lingkungan gang perwira dan kepala lingkungan tersebut sudah
mengumpulkan anak-anak yang ada di lingkungannya, terdapat sekitar kurang lebih
30 orang anak dengan rentang usia 5-14th.Pada hari itu Sovia selaku mahasiswa PKL
memperkenalkan diri dan bercengkrama dengan anak-anak yang ada disana.

Selama melaksanakan PKL, Sovia membuat beberapa kegiatan untuk anak-anak di
lingkungan gang perwira, kegiatan tersebut meliputi kegiatan belajar,
menggambar,mewarnai,dan bernyanyi bersama, kegiatan lainnya juga diadakan
seperti bermain games untuk menghilangkan rasa jenuh terhadap anak-anak,kegiatan
berbagi masker di lingkungan PKL dan edukasi bagaimana menjaga kesehatan dan di
situasi Covid-19.

Selaniutnya ada kegiatan Jumat bersih, kegiatan ini berupa kegiatan membersihkan lingkungan sekitar gang perwira diiringi dengan edukasi betapa pentingnya kebersihan lingkungan kepada anak-anak. Sovia juga membuat sebuah poster larangan membuang sampah sembarangan yang ditempel di tempat biasanya anak-anak berkumpul dan bermain. Dan pada bulan Ramadan yayasan KKSP beserta Mahasiswa PKL mengadakan kegiatan sekolah Ramadhan untuk anak-anak di aula kelurahan, dalam kegiatan tersebut terdapat berbagai macam rangkaian acara keagamaan yang ditutup dengan acara berbuka bersama.

Setelah berbagai bentuk kegiatan dilakukan bersama anak-anak, Sovia mendapatkan
seorang klien yang berinisial A, yang sekarang duduk di bangku kelas 3 SD, Sovia
memutuskan mengambil anak tersebut menjadi klien dikarenakan didapati selama
proses kegiatan belajar bersama anak-anak yang lain, anak yang dijadikan klien
olehnya ini terlihat tidak menguasai pelajaran yang seharusnya sudah ia kuasai
dibangku kelas 3 SD, dan anak ini juga belum lancar membaca.

Dalam rangka memberikan pertolongan terhadap klien, Sovia menggunakan metode
Casework yang dikemukakan oleh Zastrow, proses tersebut terdiri dari 6 tahap, tahap
pertama dinamakan dengan tahap intake and contract, pada tahap ini Sovia melakukan
pendekatan dengan klien serta melakukan kesepakatan dengannya untuk terlibat
keseluruhan proses pertolongan. Tahap kedua dinamakan tahapan assesment,
merupakan tahapan di mana Sovia mempelajari masalah-masalah yang dihadapi oleh
klien, Sovia melakukan analisis situasional serta melakukan perumusan masalah
secara integratif terhadap kliennya, pada tahap ini didapati bahwasanya yang
mengakibatkan kan anak tersebut tidak menguasai pelajaran yang seharusnya sudah ia
kuasai dikarenakan rasa malas belajar yang sangat tinggi serta sulitnya ia memahami
pelajaran dikarenakan sistem belajar yang diadakan secara daring terutama pelajaran
matematika. 

Tahap ketiga dinamakan tahapan planning, sesuai dengan permasalahan
kliennya Sovia mencari strategi atau metode pemecahan masalah sesuai dengan hasil
asesmen yang sudah Sovia dapati, di tahapan ini Sovia membuat sebuah strategi
dengan mempelajari pelajaran sesuai dengan tingkat sekolah kliennya, Sovia juga
mempelajari cara cepat menyelesaikan soal-soal yang berkaitan dengan materi
KALIBATAKU (kali,bagi,tambah,kurang). Tahapan yang ke-4 yaitu tahap intervensi,

Pada tahapan ini Sovia melakukan sebuah kegiatan untuk menghasilkan perubahan
sesuai dengan permasalahan yang dihadapi oleh kliennya, kegiatan yang pertama
yaitu konseling, yang bertujuan untuk meningkatkan semangat belajar terhadap si
klien, kegiatan yang kedua merangkul kliennya untuk belajar bersama terkait dengan
materi-materi yang dirasa sulit serta mengajarkan cara berhitung cepat kepada
kliennya, dan juga melatih lainnya membaca dengan menggunakan buku bacaan yang
banyak mengandung gambar agar kliennya tersebut menjadi tertarik untuk membaca.

Sovia mengamati selama proses belajar kliennya tersebut sangat bersemangat.Setelah
memberikan materi, Sovia memberikan soal-soal yang berkaitan dengan materi yang
sudah ia berikan dan ia ajarkan dan dari penilaian atas jawaban soal-soal yang sudah
dikerjakan oleh kliennya hasilnya memuaskan,dulunya kliennya yang tidak mengerti
dan paham materi matematika, sekarang sudah menunjukkan kemajuan dan semangat
belajar dari kliennya pun sudah mulai meningkat.

Setelah libur lebaran,Sovia mendapatkan instruksi dan informasi dari kepala
lingkungan tempat ia Praktikum untuk berhenti melaksanakan praktikum dikarenakan
semakin meningkatnya wabah covid-19 yang ada di daerah tersebut, sehingga Sovia
terpaksa harus berhenti melaksanakan praktikum dan tidak bisa melihat lebih jauh lagi
perkembangan kliennya di tahap Evaluasi serta terminasi.Kemudian Sovia serta
Mahasiswa PKL lainnya berpamitan dengan masyarakat dan anak-anak lingkungan
sekitar dan makan bersama sebagai ucapan terimakasih dari Sovia dan Mahasiswa
PKL lainnya.(PR01)
Komentar Anda

Berita Terkini