NBT


Merawat Kampung Cangklek dengan Sumur Wakaf dan Pohon Wakaf

HARIAN9 author photo


SUKABUMI| H9
Global Wakaf-ACT membangun satu unit Sumur Wakaf di Kampung Cangklek, Desa Gegerbitung, Kecamatan Gegerbitung, Kabupaten Sukabumi. “Di sana rawan kekeringan. Kalau kemarau satu bulan saja, Kampung Cangklek jadi kampung yang paling pertama terdampak di Desa Gegerbitung. Kalau sudah begitu, paling warga membeli atau menunggu kiriman tangki air gratis. Soalnya sungai jauh dan tidak terlalu memungkinkan,” cerita Resdiana Pratama dari Tim Global Wakaf-ACT Sukabumi.

Sumur Wakaf dari Global Wakaf-ACT dibangun dengan kedalaman 30 meter. Resdi berharap kehadiran Sumur Wakaf ini bisa mempermudah akses air warga saat kemarau. “Alhamdulilah air besar dan melimpah. Mudah-mudahan kuat meng-cover semua warga ketika musim kemarau,” harap nya.

Selain membangun Sumur Wakaf, Global Wakaf-ACT juga melakukan konservasi di Kampung Cangklek. Konservasi berupa penanaman kembali 100 pohon mahoni serta 30 pohon durian di kampung tersebut.

Penanaman pohon mahoni bertujuan untuk penyerapan air sehingga di waktu kemarau, harapannya air tidak akan terlalu surut dan kering. Sementara pohon durian ditujukan untuk pemberdayaan masyarakat sekitar.

“Pohon-pohon wakaf ini kami tanam juga di atas sebuah tanah wakaf di Kampung Cangklek. Alhamdulillah warga merasa bersyukur dan senang dengan program lanjutan ini. Harapan dan tekad warga, insyaallah akan menjaga dan merawat pohon-pohon ini dengan baik,” ujar Resdi.

Resdi berharap ke depannya bantuan para dermawan berupa Sumur Wakaf dapat semakin meluas. “Terutama di Sukabumi, mudah-mudahan bantuan dari hadirnya Sumur Wakaf dan pohon wakaf ini dapat menyapa wilayah-wilayah lainnya yang membutuhkan,” ungkap Resdi. (PR01)


Komentar Anda

Berita Terkini