-->

Tingkatkan Minat Belajar, Mahasiswa FISIP USU Berikan Pelatihan Pada Anak-Anak Panti

HARIAN9 author photo

MEDAN| H9
Kegiatan Praktikum 1 yang dilaksanakan di Panti Asuhan Ora Et Labora Nusantara Jl. Agenda No.11a, Sei Putih Bar., Kec. Medan Petisah, dengan mahasiswa praktikan yaitu Sri Ulina dengan supervisor sekolah yaitu Bapak Husni Thamrin, S.Sos, MSP. 

Kegiatan PKL 1 ini berlangsung selama kurun waktu kurang lebih 3 bulan yang dimulai dari  9 maret 2021 sampai berakhir pada 4 juni 2021. Panti Asuhan Ora Et Labora Nusantara ini didirikan oleh Bapak Salim dan panti ini memiliki 23 jumlah anak dan juga terdapat 2 kakak/abang pengasuh.

Pada awal bulan maret Sri Ulina Mengadakan observasi, perkenalan, dan juga sosialisasi dengan pengurus dan anak-anak panti asuhan. Dan hari berikutnya Sri membuat kegitan seperti membuat kerajinan dari kertas origami, menggambar dan mewarnai, bermain game, bernyanyi bersama dengan anak-anak panti dan tujuan Sri Ulina membuat kegitan itu agar dia dan anak-anak panti bisa saling mengenal satu sama lain. 

Kemudian pada hari berikutnya Sri melakukan kegiatan Sosialisasi mengenai virus covid 19 dan Sri juga membuat poster yang bertemakan “Gerakan Masyarakat Hidup Sehat”  untuk ditempel dengan tujuan agar anak-anak panti atau orang yang melihatnya bisa saling bekerja sama guna mencegah penularan covid 19 yang saat ini sedang melanda Negara kita dan juga Negara-negara lainnya.

Dalam pelaksanaan PKL 1, Sri Ulina juga melakukan Mini Project yang dilaksanakan dengan menggunakan tahapan Social Casework secara umum. Disini Sri sudah memiliki klien bernama Sadar, berumur 14 tahun yang sedang duduk dibangku kelas 2 SMP. 

Tahapan Social Casework Secara Umum
1. Tahap Assessment
Tahap assessment adalah tahap penggalian informasi tentang masalah yang di alami oleh klien. Pada tahap ini Sri menggunakan teknik wawancara dan tools assessment. Sri menggungkapkan bahwa klienya tersebut memiliki masalah seperti Malas belajar, Kecanduan game online dan juga Mau merokok. Dan Setelah mendapatkan permasalahannya, Sri menggunakan 2 tools yaitu Napoleon Hills dan Ecomap untuk menggambarkan permasalahan kliennya. 

2. Tahap Perencanaan (Planning)
Tahap perencanaan adalah tahap dalam pemilihan strategi, teknik dan metode yang didasarkan pada proses assessment masalah. Disini Perencanaan dilakukan untuk mempermudah praktikan dalam membantu menyelesaikan permasalahn yang dialami klien. Dan disini Sri telah membuat program/perencanaan dengan tujuan agar kliennya bisa berubah menjadi lebih baik lagi.

Adapun program yang telah Sri Ulina susun dan akan dilaksanakan yaitu pertama, Memberikan motivasi atau arahan yang baik, kedua, Mengajaknya melakukan hal-hal yang positif contohnya seperti belajar bermain gitar, ketiga, Meningkatkan minat belajarnya, keempat, Mendekatkannya dengan orang-orang dilingkungan sekitarnya. 

Dalam tahap perencanaan ini Sri menggunakan teori modeling dari Albert Bandura. Teori ini mengatakan bahwa proses belajar dengan mengamati tingkah laku/perilaku orang lain disekitar kita. Dan setelah diskusi mengenai permasalahan dan perencanaan yang dibuat oleh Sri Ulina akhirnya kliennya pun setuju untuk mengikuti setiap program yang akan dilakukannya.

3. Tahap Intervensi
Tahap intervensi adalah tahap dalam pelaksanaan program yang merupakan rangkaian kegiatan proses pertolongan dalam pekerjaan sosial. Setelah tahap assessment dan perencanaan disusun selanjutnya Sri melakukan intervensi sosial pada level mikro. 

Pada tahap intervensi inilah Sri melakukan semua program yang telah disusun, dimulai dengan Memberikan sadar motivasi/arahan yang baik meskipun disini sadar masih segan/malu menjawab setiap pertanyaan dari Sri dan hari berikutnya Sri berusaha mendekatkan sadar dengan orang-orang dilingkungan sekitarnnya dan pada program ini sadar sudah terlihat mulai terbuka dan mau berbaur dengan orang-orang sekitarnya, selanjutnya Sri membuat minat belajar sadar kembali meningkat dan program selanjutnya Sri mengajak sadar melakukan kegiatan yang positif contohnya seperti belajar bermain gitar hal ini dilakukan agar sadar tidak berfokus pada game online lagi.

4. Hasi atau Dampak Mini Project
Sadar yang awalnya mau merokok sekarang sudah tidak lagi bahkan dia sudah lebih sering melakukan kegitan yang positif, dan sadar yang awalnya malas belajarpun kini sudah tidak malas lagi bahkan dia sudah mau mengerjakan PR sekolahnya dan juga saat ini sadar sudah mulai terbuka dan banyak menghabiskan waktu dengan orang-orang sekitarnya ketimbang sebelumnya yang dia lakukan hanyalah bermain game saja. Kini sadar sudah banyak mengalami perubahan yang jauh lebih baik, uangkap Sri Ulina.

5. Tahap Terminai
Tahap terminasi adalah tahap pengakhiran atau pemutusan hubungan antara Praktikan dengan klien. Pada tahap ini Sri Ulina memberikan buku dan juga makanan kesukaaan kliennya agar semakin giat dan semangat untuk belajar.

Setelah 5 agenda diatas selesai dilakukan akhirnya praktikum 1 Sri Ulina Selesai dan Di akhir pertemuan PKL 1, semua kegiatan yang Sri Ulina lakukan di apresiasi oleh Bapak Pengasuh yaitu Bapak Salim beliau sangat berterimakasih atas kehadiran Sri Ulina dan merasa sangat terbantu dalam mengisi kegiatan anak-anak selama masa pandemi ini. (PR01)


Komentar Anda

Berita Terkini