Biaya Duplikat Buku Nikah Mahal Tapi Tidak Teregistrasi

HARIAN9 author photo


LANGKAT| H9
Biaya Duplikat Buku Nikah mahal tapi tidak terdaftar( Registrasi) di Kantor KUA Kecamatan Kutamlimbaru Kabupaten Deli Serdang, hal ini di sampaikan SN warga Dusun Hulu ,Sawit Seberang Kabupaten Langkat, Selasa(13/7/21)

Menurut SM,  duplikat buku nikah itu dibuat melalui Aswin, staf di KUA Kecamatan Batang Serangan, dengan biaya Rp 3,5 juta. SN, yang menikah siri di Kecamatan Batang serangan, namun duplikat buku nikahnya yang dikeluarkan pada tanggal 29 Juli 2020,dikeluarkan oleh KUA  Kutalimbaru,Kabupaten Deli Serdang, yang ditanda tangani oleh Pangaloan Harahap,Kepala KUA Kutalimbaru dan berstempel cap basah.

Ironisnya nasib yang menimpa SN,warga Kecamatan Batang Serangan,Kabupaten Langkat,yang telah mengeluarkan biaya Rp 3.500.000 untuk  duplikat buku nikah, melalui Aswin,staf KUA Kecamatan Batang Serangan,Kabupaten Langkat,yang akan digunakan untuk keperluan administrasi kependudukan maupun akte kelahiran buat anaknya,ternyata tidak terigistrasi, sehingga buku duplikat itu tidak bisa digunakan.

Hal ini terkuak, saat SN, ingin membuat akta lahir dan data kependudukan di Disdukcapil Langkat.
Lebih lanjut SN membeberkan Kepengurusan  duplikat buku nikah ini juga melalui Aswin, staf KUA Kecamatan Batang Serangan,dengan biaya Rp 3,5 juta,yang disebut-sebut penyedia duplikat buku nikah. "Buku Duplikat nikah ini, saya peroleh melalui pak Aswin, beber SN.

Ditempat terpisah kantor KUA Kecamatan Kutalimbaru, yang di sambangi oleh kru H9 dikarenakan pemberlakuan PPKM terlihat tutup. Namun Yogi, salah seorang staf bagian operator KUA Kutalimbaru yang berhasil dihubungi via phone selulernya dan datang menemui kru H9 yang menunggu di kantor menyatakan buku duplikat itu benar dikeluarkan oleh KUA Kutalimbaru dan ketika diperlihatkan buku Arsip yang telah dikeluarkan dan diperlihatkan sesuai dengan tahun pengeluarannya oleh KUA Kutalimbaru, kedua duplikat buku nikah yang dipertanyakan tidak teregistrasi atau tidak dikeluarkan pihak Kutalimbaru dan tentang kedua pejabat  KUA yang dipertanyakan Subagio dan Pangaloan Harahap sudah almarhum, ujar Yogi staf bagian operator KUA Kecamatan Kutalimbaru, papar Yogi

Hal yang sama juga dialami oleh RS,pasangan suami istri yang menikah siri di Kecamatan Batang Serangan,Kabupaten Langkat, selaku pemilik duplikat buku nikah yang juga tidak teregistrasi. Duplikat buku nikah miliknya, yang dikeluarkan pada tanggal 11 November 2020 oleh KUA Kutalimbaru,Kabupaten Deli Serdang dan ditanda tangani oleh Subagio dan berstempel cap basah.

Kepala KUA Kecamatan Batang Serangan Suherman, yang ditemui untuk dikonfirmasi oleh Kru koran  ini,menyatakan bahwa ia tidak kenal dengan warga Kecamatan Batang Serangan yang menikah siri di Kecamatan Batang Serangan, Padahal seminggu sebelumnya ketika di hubungi via handphone selulernya oleh wartawan, Suherman membenarkan tentang hal ini dan mengharap wartawan yang menghubungi mau untuk ketemu dengannya di kantornya.

Begitu juga dengan Aswin, yang terlihat kaget dikunjungi oleh wartatawan,dengan terburu-buru bergegas dengan sepeda moror miliknya mengikuti mobil Suherman dari belakang yang keluar dari Kantor KUA Batang Serangan.

Sebelumnya beberapa hari lalu,Jumat(9/7) Kru Koran ini mendatangi  Kamenag Kabupaten langkat untuk konfirmasi , namun Kamenag tidak berada di Kantor dan wartawan diarahkan ke Staf Bidang  Binmas Islam Wahyuddin.

Ketika ditemui di ruangannya menyatakan"melalui Kepala seksi Binmas Islam akan memanggil Kepala KUA Batang Serangan Suherman ke Kamenag Langkat di Stabat, pada hari Senin (12/7).

Namun hingga pukul 12.00 WIB, Kepala KUA tak juga kelihatan.(WD.042 )
Komentar Anda

Berita Terkini