NBT


Bupati Sampaikan Ranperda RPJMD 2021-2026 di Sidang Paripurna DPRD Tapsel

HARIAN9 author photo


 TAPSEL| H9
Bupati Tapanuli Selatan (Tapsel) H Dolly Pasaribu SPt MM menyampaikan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Rancangan Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Tapsel Tahun 2021-2026 pada sidang Paripurna Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Tapsel di Gedung DPRD setempat Jalan Prof. Lafran Pane, Sipirok, belum lama ini.

Sidang Paripurna dipimpin Ketua DPRD Tapsel Husin Sogot Simatupang didampingi Wakil Ketua Borkat, S.Sos, dihadiri anggota DPRD, Wakil Bupati Tapsel Rasyid Assaf Dongoran, Sekretaris Daerah Kabupaten (Sekdakab) Tapsel Drs. Parulian Nasution, MM, Sekretaris DPRD Darwin Dalimunthe, para Asisten, pimpinan OPD, Kepala Bagian, Camat se-Tapsel dan undangan lainnya. 

Dalam sambutannya, Bupati Tapsel H Dolly Pasaribu SPt MM mengatakan, sesuai Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) No 86/2017 yang mengamanatkan bahwa Kepala Daerah menetapkan Ranperda tentang RPJMD Kabupaten yang telah di evaluasi oleh Gubernur Sumut menjadi Peraturan Daerah (Perda) paling lama 6 bulan setelah Kepala Daerah dilantik dan amanah Undang-Undang tersebut menuntut Eksekutif dan Legislatif terus bekerja keras dalam mengejar tahapan RPJMD Kabupaten Tapsel Tahun 2021-2026 agar dapat terselesaikan.

" Secara garis besar arah kebijakan Pemkab Tapsel pada masa pandemi Covid-19 ini masih dalam kondisi perekonomian dan keuangan negara yang masih belum membaik. Untuk itu pengalokasian penanganan dan pemulihan ekonomi akibat pandemi Covid-19 masih kita prioritaskan, " ujar Dolly.

Disebutkannya, selama ini Kabupaten Tapsel dikenal sebagai salah satu daerah dimana sektor-sektor pertanian menjadi mayoritas usaha masyarakat, sehingga untuk lima tahun ke depan kami juga akan menitik beratkan pada sektor ini untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat Tapsel.

Bahkan katanya, menurut data statistik, sektor pertanian masih menjadi kontributor terbesar penyumbang Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) di Kabupaten Tapsel, sehingga pertanian menjadi tulang punggung (Back Bone) pembangunan di Tapsel. Kedepan sektor ini tetaTAPSEL, H9
Bupati Tapanuli Selatan (Tapsel) H Dolly Pasaribu SPt MM menyampaikan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Rancangan Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Tapsel Tahun 2021-2026 pada sidang Paripurna Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Tapsel di Gedung DPRD setempat Jalan Prof. Lafran Pane, Sipirok, Jumat (23/7/2021).

Sidang Paripurna dipimpin Ketua DPRD Tapsel Husin Sogot Simatupang didampingi Wakil Ketua Borkat, S.Sos, dihadiri anggota DPRD, Wakil Bupati Tapsel Rasyid Assaf Dongoran, Sekretaris Daerah Kabupaten (Sekdakab) Tapsel Drs. Parulian Nasution, MM, Sekretaris DPRD Darwin Dalimunthe, para Asisten, pimpinan OPD, Kepala Bagian, Camat se-Tapsel dan undangan lainnya. 

Dalam sambutannya, Bupati Tapsel H Dolly Pasaribu SPt MM mengatakan, sesuai Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) No 86/2017 yang mengamanatkan bahwa Kepala Daerah menetapkan Ranperda tentang RPJMD Kabupaten yang telah di evaluasi oleh Gubernur Sumut menjadi Peraturan Daerah (Perda) paling lama 6 bulan setelah Kepala Daerah dilantik dan amanah Undang-Undang tersebut menuntut Eksekutif dan Legislatif terus bekerja keras dalam mengejar tahapan RPJMD Kabupaten Tapsel Tahun 2021-2026 agar dapat terselesaikan.

" Secara garis besar arah kebijakan Pemkab Tapsel pada masa pandemi Covid-19 ini masih dalam kondisi perekonomian dan keuangan negara yang masih belum membaik. Untuk itu pengalokasian penanganan dan pemulihan ekonomi akibat pandemi Covid-19 masih kita prioritaskan, " ujar Dolly.

Disebutkannya, selama ini Kabupaten Tapsel dikenal sebagai salah satu daerah dimana sektor-sektor pertanian menjadi mayoritas usaha masyarakat, sehingga untuk lima tahun ke depan kami juga akan menitik beratkan pada sektor ini untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat Tapsel.

Bahkan katanya, menurut data statistik, sektor pertanian masih menjadi kontributor terbesar penyumbang Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) di Kabupaten Tapsel, sehingga pertanian menjadi tulang punggung (Back Bone) pembangunan di Tapsel. Kedepan sektor ini tetap diarahkan untuk mendukung pengembangan sektor-sektor lainnya.

" Pertanian tidak sekedar untuk menghasilkan produk pertanian seperti beras, ketela, jagung, kedelai dan sebagainya. Akan tetapi bagaimana agar sektor pertanian dapat menjadi sektor unggulan yang bergerak kearah penciptaan produk-produk pertanian yang mendukung pengembangan sektor lain seperti pariwisata baik itu melalui produk olahan, cinderamata dan lainnya, " terang Dolly.

Untuk bidang infrastruktur, kami juga mengharapkan dapat mendukung pengembangan sektor pertanian, pariwisata, distribusi barang dan jasa, irigasi dan sektor lainnya yang menyentuh langsung ke masyarakat, sehingga pengembangan infrastruktur tersebut dapat meningkatkan nilai tambah.

" Dalam kerangka penyusunan RPJMD Kabupaten Tapsel tahun 2021-2026 ada beberapa hal penting yang menjadi dasar pemikiran pemerintah dalam penyusunan RPJMD 2021-2026 yakni, seluruh OPD telah menjabarkan visi dan misi Kabupaten Tapsel dengan sebaik-baiknya. Paradigma pembangunan dari money follow function menjadi money follow program prioritas dan merasionalisasi program kegiatan secara nomenklatur yang tidak memiliki nilai manfaat bagi rakyat, " ucapnya.

Usai Paripurna, Bupati Tapsel H Dolly Pasaribu SPt MM menyerahkan dokumen Ranperda tentang RPJMD Kabupaten Tapsel Tahun 2021-2026 kepada Ketua DPRD Tapsel Husin Sogot Simatupang. (WD.014) p diarahkan untuk mendukung pengembangan sektor-sektor lainnya.

" Pertanian tidak sekedar untuk menghasilkan produk pertanian seperti beras, ketela, jagung, kedelai dan sebagainya. Akan tetapi bagaimana agar sektor pertanian dapat menjadi sektor unggulan yang bergerak kearah penciptaan produk-produk pertanian yang mendukung pengembangan sektor lain seperti pariwisata baik itu melalui produk olahan, cinderamata dan lainnya, " terang Dolly.

Untuk bidang infrastruktur, kami juga mengharapkan dapat mendukung pengembangan sektor pertanian, pariwisata, distribusi barang dan jasa, irigasi dan sektor lainnya yang menyentuh langsung ke masyarakat, sehingga pengembangan infrastruktur tersebut dapat meningkatkan nilai tambah.

" Dalam kerangka penyusunan RPJMD Kabupaten Tapsel tahun 2021-2026 ada beberapa hal penting yang menjadi dasar pemikiran pemerintah dalam penyusunan RPJMD 2021-2026 yakni, seluruh OPD telah menjabarkan visi dan misi Kabupaten Tapsel dengan sebaik-baiknya. Paradigma pembangunan dari money follow function menjadi money follow program prioritas dan merasionalisasi program kegiatan secara nomenklatur yang tidak memiliki nilai manfaat bagi rakyat, " ucapnya.

Usai Paripurna, Bupati Tapsel H Dolly Pasaribu SPt MM menyerahkan dokumen Ranperda tentang RPJMD Kabupaten Tapsel Tahun 2021-2026 kepada Ketua DPRD Tapsel Husin Sogot Simatupang. (WD.014) 
Komentar Anda

Berita Terkini