Bupati Tapsel Kembali Tinjau Penimbangan Sampah di Desa Huta Ginjang

HARIAN9 author photo

 

TAPSEL| H9
Bupati Tapanuli Selatan (Tapsel), H Dolly Pasaribu, SPt MM, kembali berkunjung ke Desa Huta Ginjang Kecamatan Angkola Timur Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel), Selasa (27/7/2021).

Kunjungan kali ini guna meninjau pengumpulan sampah di Bank Sampah di Desa tersebut, sekaligus menyemangati warga Desa setempat agar aktif menjaga kebersihan lingkungan.

Turut mendampingi Bupati, Kadis Lingkungan Hidup Sahrir Siregar, Kadis PUPR Chairul Rizal Lubis, Kadis Pertanian Bismark Maratua, Kadis PMPTSP Sofyan Adil Siregar, Kabag Humas dan Protokol Isnut Siregar, Camat Angkola Timur, Ricky Hadamean Siregar dan Kades Huta Ginjang.

" Saya datang ke sini kembali mengajak masyarakat untuk tumbuhkan kesadaran, semangat, dan adaptasi dalam menjaga lingkungan sekitar," ujar Bupati saat tinjau pengumpulan sampah di Bank Sampah yang kedua kalinya di Desa Huta Ginjang ini, " kata Dolly.

Bupati berharap, ke depan aktivitas dalam mengumpulkan sampah di Bank Sampah dapat menjadi kebiasaan masyarakat dan diharapkan, agar masyarakat memiliki kesadaran untuk mengumpul, membersihkan, merapikan, dan membawa sampah ke Bank Sampah.

" Paling tidak setiap Selasa, masyarakat sudah mencatat di kalendernya sudah waktunya nih, menambah saldonya di Bank Sampah kita ini, " kata Bupati dihadapan masyarakat Desa Huta Ginjang.

Bupati menyebutkan, kebiasaan perilaku hidup bersih sehat perlu dipupuk sejak sekarang dengan membiasakan warga menjaga keasrian lingkungannya, sekaligus, masyarakat diharapkan bisa menjaga kebersihan parit dan lingkungannya.

" Saya yakin, jika virus Corona berakhir di Indonesia, Desa Huta Ginjang akan ramai dikunjungi wisatawan baik dari dalam maupun luar daerah. Nah kalau Desa Agro Wisata Huta Ginjang ini kotor, bayangkan betapa cepatnya kabar itu sampai ke mana-mana, sehingga malah berbalik, bukan wisatawan yang datang, tapi cibiran yang kita terima, " katanya.

Bupati juga berjanji, akan rutin meninjau Desa Huta Ginjang dan  juga ke Desa-Desa lainnya, untuk melihat, apakah masyarakat di Desa sudah benar-benar menerapkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS).

" Saya menginginkan PHBS itu menjadi budaya Tapsel, sehingga terwujud Tapsel yang bersih, asri dan menimbulkan kesan baik bagi setiap yang datang, " terangnya.

Sementara Camat Angkola Timur, Ricky Hadamean Siregar, SIP mengaku bersyukur dengan hadirnya Bank Sampah di Desa Huta Ginjang dan ia mengaku akan mendukung program tersebut agar berjalan secara berkesinambungan dan dapat ditiru oleh Desa-Desa lain di Tapsel.

" Program Bank Sampah di Desa Huta Ginjang itu juga sejalan dengan pencanangan Desa Wisata Agro di kawasan tersebut dan setelah saya dua kali mengikuti penimbangan sampah di Bank Sampah, program tersebut benar-benar membawa manfaat, " ujar Ricky.

Bahkan, sampah rumah tangga yang dulu dianggap tak berguna itu laku di Bank Sampah. Baik itu pecahan kaca, kaleng susu, hingga bekas bungkus rokok, juga laku. Tentunya hal tersebut bisa membantu perekonomian waga desa," terangnya.

Sartika Permata, yang mewakili PT Arta Jaya dan Tapanuli Sarop Foundation, mengatakan, antusiasme masyarakat untuk mengumpulkan sampah pada hari ini jauh meningkat dibanding pekan sebelumnya, dikarenakan masyarakat semakin mengerti spesifikasi sampah yang bisa dikumpul di Bank Sampah-sampah yang terkumpul pekan ini mencapai sekitar 250 Kg.

" Ke depan kami juga akan terus memberi edukasi ke masyarakat agar tetap semangat mengumpulkan sampah di Bank Sampah agar menjadi sumber penghasilan baru, " sebutnya.

Salah seorang warga Desa Huta Ginjang, Harlina Hasibuan, mengucapkan terima kasih kepada Bupati Tapsel, PT Arta Jaya, serta Tapanuli Sarop Foundation, karena telah memperkenalkan Bank Sampah "Sumber Rezeki" yang menjadi sumber rezeki baru di desanya. Masyarakat mengaku sangat terbantu akan terobosan program Bank Sampah itu.

Menurut Harlina, Bupati Tapsel merupakan sosok pemimpin yang energik dan selalu memiliki ide-ide inovatif seperti halnya Bank Sampah tersebut. Harlina berharap agar kiranya program Bank Sampah tetap dipertahankan sehingga bisa menambah sumber penghasilan warga.

" Kami juga berterimakasih ke Bapak Bupati Tapsel dan Camat Angkola Timur, karena sudah menetapkan desa kami menjadi desa wisata agro. Mudah-mudahan, penetapan desa wisata agro itu bisa meningkatkan perekonomian dan kesejahteraan masyarakat di sini, " bebernya. (WD.014)
Komentar Anda

Berita Terkini