NBT


KTH Bersatu Kec Sei Lepan Akan menanam 150.000 Pohon Mangrove

HARIAN9 author photo

 

LANGKAT| H9
Demi menjaga ekosistim di Wilayah Hutan Mangrove di  Kecamatan Sei Lepan Kabupaten Langkat maka berbagai upaya di lakukan untuk merehabilitasi kembali hutan Mangrove yang sudah rusak akibat berbagai hal.

Fenomena kerusakan Mangrove saat ini akibat adanya konversi lahan mangrove menjadi lahan kebun sawit  akibatnya beberapa kawasan hutan Mangrove di Pesisir Kabupaten Langkat menjadi rusak.  Namun hal ini tidak menghalangi Kelompok Tani Hutan ( KTH ) Bersatu untuk merehab kerusakan hutan Mangrove di Pesisir Teluk Aru seperti Kecamatan Brandan Barat dan Kecamatan Sei Lepan.

Hal ini di Pembina Kelompok Tani Hutan Bersatu Edo Manik,SE kepada Kru H9,Sabtu(31/7/21) sekira pukul 14.00 WIB. Menurut Edo berdasarkan data yang ada sudah 800.000 Ribu Batang pohon Mangrove sudah di tanam di beberapa kawasan Teluk Aru yang merupakan kawasan Hutan Mangrove terbesar di Kabupaten Langkat.

Lebih lanjut Edo Manik yang juga merupakan Pengurus PD II FKPPI Sumatera Utara memaparkan sudah ada 3 ( Tiga,) Kelompok Tani Mangrove yang berhasil di bawah pembinaannya ,semuanya berorientasi menanam kembali bibit Mangrove demi kelangsungan hidup bio data laut seperti ikan,udang ,kepiting dan hewan air laut lainnya juga untuk menghasilkan Oksigen( O2) untuk kehidupan Manusia.

KTH Bersatu yang baru terbentuk akan menanam 150.000 Batang bibit  pohon Mangrove di kawasan hutan Mangrove di Kelurahan Alur Dua Baru Kecamatan Sei Lepan,beber Edo Manik,SE

Di tempat terpisah Ketua Kelompok Tani Hutan Bersatu Afrizal ketika di konfirmasi Kru H9 soal rencana Penanaman Bibit Mangrove ,membenarkan rencana Penanaman bibit pohon Mangrove sebanyak 150.000 batang di kawasan Hutan Mangrove Kelurahan Alur Dua Baru. 

Untuk melaksanakan program penanaman kembali bibit pohon Mangrove " Di targetkan 2 ( Dua) bulan dengan memanfaatkan tenaga kerja sebanyak 33 orang yang merupakan anggota KTH bersatu  Kecamatan Sei Lepan.

Dalam kesempatan tersebut Afrizal juga menjelaskan.misi dan visi KTI Bersatu Bahwa KTH Bersatu baru terbentuk pada tahun 2020  dengan  25 orang sebagai pengurus dan anggota dan Edo Manik,SE sebagai Pembina KTH Bersatu yang berhasil melakukan pembinaan terhadap tiga kelompok Tani Mangrove di Kabupaten Langkat 

Area Lahan yang akan di tanami Pohon Mangrove seluas  50 Hektar untuk 150.000 bibit pohon Mangrove. Sedangkan tujuan di bentuknya KTH Bersatu untuk menjaga lingkungan hidup di kawasan Hutan Mangrove dan rencana akan di buatkan Ekowisata Mangrove Kecamatan Sei Lepan, jelas Afrizal( WD.042)

Keterangan gambar.
Ketua KTH Bersatu sedang menunjukan bibit Mangrove yang akan di tanam.kepada.Kru H9
Komentar Anda

Berita Terkini