Peran Ivermectin dalam Perjuangan Melawan Pandemi

HARIAN9 author photo

 

MEDAN|H9
Memperingati hari World Ivermectin Day atau Hari Ivermectin Sedunia yang jatuh pada tanggal 24 Juli 2021, merupakan momentum dimana masyarakat diingatkan akan peranan Ivermectin  dalam membantu proses penyembuhan pasien COVID-19 serta memberantas pandemi yang berkepanjangan di dunia.

President, Chief Medical Officer Front Line COVID-19 Critical Care Alliance, dr. Pierre Kory, MPA, MD menjelaskan bahwa Ivermectin memiliki sejarah 40 tahun tingkat keamanan yang sangat tinggi dan memiliki efek samping kecil dan jarang. Ivermectin telah dinyatakan oleh World Health Organization (WHO) sebagai obat esensial dan merupakan salah satu obat teraman untuk dikonsumsi. 

"Dokter-dokter di seluruh dunia terus berjuang mencari pengobatan terbaik sebagai solusi dalam penyembuhan pasien COVID-19. Banyak diantaranya, termasuk di Indonesia, yang menggunakan Ivermectin dan telah terbukti efektif menyembuhkan COVID-19. Sementara, Ivermectin di Indonesia kini masih dalam proses uji klinis untuk memastikan efektivitas dalam penyembuhan COVID-19," katanya dalam webinar, Selasa (27/7/2021).

Dr. Hardianti, SpPD, KPTI menceritakan pengalaman memberikan Ivermectin kepada pasien COVID-19 yang ditangani pada Februari 2021 lalu. Pasien berjenis kelamin laki-laki, berusia 52 tahun dengan komorbid diabetes Melitus, penyakit jantung, dan obesitas tipe tiga, berat badan 140 kilogram, serta sudah menggunakan ventilator.  

"Setelah diberikan Ivermectin selama lima hari, kondisi pasien berangsur membaik. Pasien tersebut menjalani perawatan selama 12 hari di rumah sakit dan melanjutkan konsumsi Ivermectin selama dua pekan setelahnya di rumah atas keinginan sendiri,"ujarnya.

Ketua Konsil Kedokteran Indonesia, dr. Putu Moda Arsana, mendukung uji coba klinis yang dilakukan untuk mengetes kemampuan Ivermectin dalam menyembuhkan COVID-19. Uji klinis yang dilakukan ini akan menjadi salah satu pijakan penting bagi dokter untuk memberikan pengobatan kepada masyarakat yang sedang terkena virus corona. 

"Ada tiga hal yang harus diperhatikan oleh para dokter sebelum mengambil tindakan penanganan pasien yang memerlukan pertolongan. Pertama keilmuan dan pengalamannya dalam menangani penyakit pasien; kedua adalah aspek nilai dan pilihan pasien yang terdiri atas kondisi fisik, psikologis, dan faktor sosial; sedangkan yang ketiga adalah bukti riset yang kuat. Uji coba terhadap Ivermectin ini akan menjadi bagian penting para dokter untuk menyarankan dan memberikan Ivermectin sebagai obat untuk membantu penyembuhan COVID-19," ungkapnya.

Beliau juga mengimbau kepada masyarakat untuk tidak takut untuk mengkonsumsi Ivermectin apabila disarankan oleh dokter. Mengingat para dokter yang memberikan obat kepada pasien sudah memperhitungkan banyak aspek, termasuk penggunaannya bagi efek tubuh pasien. Sejauh ini, riset yang ada mengenai Ivermectin aman bagi tubuh selama penggunaannya diawasi oleh dokter.(PR01)

Komentar Anda

Berita Terkini