NBT


Surveilans Covid-19 Padangsidimpuan Meninggal Saat Jalani Isolasi

HARIAN9 author photo

 

PADANGSIDIMPUAN | H9
 Sarda Lefrida (49), seorang pejuang kemanusiaan dalam pengendalian covod-19, meninggal dunia pada saat menjalani isolasi dan perawatan di Rumah Sakit Umum Daerah Kota Padangsidimpuan. Selasa (20/07) pagi.

 Almarhumah yang semasa hidupnya ditugaskan sebagai penanggung jawab surveilans covid-19 di Puskesmas Batunadua.

 Surveilans ialah kegiatan pemantauan penyebaran virus Corona, sehingga ditemukan pola perkembangannya di tengah masyaakat. Khusus di wilayah tugas Puskesmas Batunadua, almarhumah menjadi penanggungjawab kegiatan tersebut.

 “Innalillahi wainna ilaihi roji’un. Kita kehilangan seorang petugas terbaik dalam hal pengendalian corona virus di kota ini,” kata Ketua Satgas Covid-19 sekaligus Wali Kota Padangsidimpuan Irsan Efendi Nasution.

 Dijelaskannya, selama berjuang bersama mengendalikan Covid-19 di Kota Padangsidimpuan, Sarda Lefrida dikenal sebagai petugas yang memiliki komitmen dan dedikasi tinggi dalam menunaikan tugas tanggung jawabnya.

 Aktif di kegiatan yang bertujuan memutus mata rantai penularan Covid-19. Seperti beberapa hari sebelum terpapar Corona, masih sempat menjadi vaksinator di kegiatan vaksinasi massal Polres Padangsidimpuan.

 Pada hari Kamis (8/7) kemarin, Sarda Lefrida dibawa ke Instalasi Gawat Darurat RSUD Padangsidimpuan yang juga merupakan Rumah Sakit Rujukan Nasional Covid-19 sebagaimana ditetapkan Menteri Kesehatan RI.

 Saat diperiksa, ditemukan ciri-ciri Covid-19 dengan gejala berat tetapi tanpa komorbid. Pasien tiba di IGD tanpa surat rujukan.

 Usai menjalani perawatan 12 hari, Sarda Lefrida menghembuskan nafas terakhir di ruang isolasi Covid-19 RSUD Padangsidimpuan. Bertepatan beberapa saat sebelum umat Islam menunaikan ibadah shalat Idul Adha 1442 H atau 2021 M. (WD035)


Komentar Anda

Berita Terkini