NBT


Tapsel Dipilih Jadi Lokasi KKN PPM USU

HARIAN9 author photo

 

TAPSEL|H9
Sekretaris Daerah Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel), Parulian Nasution, berharap kiranya, mahasiswa Universitas Sumatera Utara (USU) yang akan lakukan kuliah kerja nyata (KKN), pembekalan pemberdayaan masyarakat (PPM) di Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel), membawa perubahan bagi warga.

" Kami yakin, mahasiswa telah dibekali dengan berbagai kompetensi seperti, akademik, emosional, sosial, dan spritual, untuk dipraktekkan di tengah-tengah masyarakat secara aktif dan konstruktif dengan berbagai inovasi kreatif dan ide-ide cemerlang, " ujarcSekdakab Tapsel Drs. Parulian Nasution, saat menerima 113 mahasiswa USU yang akan KKN di Tapsel secara zoom meeting di ruang rapat Sekda, Kantor Bupati Tapsel, Sipirok, kemarin.

Sekda juga menyampaikan, terimakasih kepada Rektor USU dan segenap Civitas Akademika yang telah memberikan kepercayaan kepada Pemkab Tapsel. Pihaknya juga yakin, peserta KKN bisa memberi konstribusi pemikiran, kerja, dan karya nyata, dalam partisipasinya membangun desa sesuai dengan slogan gerakan terobosan desa membangun sebagai implementasi konsep kampus merdeka dan merdeka belajar.

" Dalam mencermati peradaban dan budaya suatu daerah yang sangat ditentukan oleh pendidikan. Apabila pendidikan maju, maka daerah itu sudah pasti maju. Karena itu, pihaknua yakin, KKN tersebut akan lebih berhasil, manakala bisa dilaksanakan terintegrasi dengan libatkan berbagai OPD Sesuai Prodi masing masing, " katanya.

Ia menyebutkan, pada penerimaan mahasiswa KKN ini, sengaja kami hadirkan berbagai OPD agar ada tanggungjawab moral untuk ikut membimbing mahasiswa di Lapangan seperti Kadis Pendidikan, Pertanian, Kesehatan, Perumahan dan Permukiman, dan Pemberdayaan Masyarakat Desa.

" Apabila ada data dan informasi yang dibutuhkan akan lebih mudah didapat dan bila ada kegiatan OPD di Lapangan maka peserta KKN pun akan bisa ikut serta melaksanakan kegiatan itu dengan kerja sama yang baik. Diharap, peserta KKN dapat memberikan hasil kerja yang lebih maksimal dan berdaya guna, " tuturnya.

Sementara, Rektor USU, Dr Muryanto Amin, S.Sos, M.Si, mengatakan, sebanyak 1998 mahasiswa yang akan mengikuti KKN PPM, dimasa pandemi ini. Dia menyebut, kiranya mahasiswa yang ikut KKN nanti turut serta membantu pemerintah cegah penyebaran Covid-19 serta mengurangi dampak yang ditimbulkan. 

Dijatakannya, jumlah mahasiswa 1998 yang tersebar ke-89 daerah di 2 kota dan 5 kabupaten di Provinsi Sumut. Dan 1 daerah di Provinsi Jambi untuk mengikuti KKN kebangsaan dan KKN bersama yang di laksanakan Universitas Jambi.

" Melihat kondisi pandemi, maka KKN dilaksanakan dalam jaringan (Daring) dan diikuti 7 fakultas yaitu, Ilmu Budaya, Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Hukum, Teknik, Pertanian, Matematika, dan Kesehatan Masyarakat. Rektor menegaskan kepada seluruh mahasiswa USU yang mengikuti KKN agar selalu mematuhi Protokol Kesehatan, " ucapnya.

Menurut Rektor program KKN PPM 2021 itu merupakan program intra kurikuler, yang memadukan tridarma perguruan tinggi pendidikan, penelitian, dan pengabdian masyarakat. Program ini juga memberikan pengalaman belajar bagi mahasiswa di luar kampus. Sebagai sebuah orientasi, memiliki keterampilan untuk menggagas kemampuan berkomunikasi berpikir kritis serta kreatif.

" Saya berharap dengan KKN, mahasiswa bisa mendapat atau memberikan pelajaran dan rasa kepedulian terhadap sesama. Selain itu diharap juga bisa memberikan dampak positif bagi masyarakat. Dia mengingatkan agar mahasiswa yang mengikuti KKN bersungguh-sungguh sehingga terjalin kerjasama yang berkelanjutan antara universitas dengan pemerintah dan untuk merespon ilmu pengetahuan, teknologi, dan sains, " tandasnya. (WD.014)
Komentar Anda

Berita Terkini