NBT


Tingkatkan Edukasi Tentang Digital, AFTECH Gelar Fintech Talk

HARIAN9 author photo

 

MEDAN| H9
Asosiasi Fintech Indonesia (AFTECH) secara berkala menyelenggarakan Fintech Talk sebagai platform untuk meningkatkan edukasi dan memberikan informasi kepada masyarakat mengenai perkembangan inovasi digital dan perannya dalam mempercepat akses dan penggunaan inklusi keuangan, termasuk infrastruktur penting bagi industri fintech seperti tanda tangan elektronik.

“Di saat adopsi layanan keuangan digital (termasuk fintech) meningkat akibat pandemi, sangat penting bagi masyarakat untuk meningkatkan pemahaman terhadap produk dan layanan fintech, serta membangun kesadaran akan perlindungan data," kata Wakil Sekretaris Jenderal AFTECH, Dickie Widjaja secara virtual, Kamis (22/7/2021).

Dikatakannya dibutuhkan koordinasi dan sinergi berbagai pihak dalam mengembangkan layanan keuangan digital yang andal, aman dan terpercaya. AFTECH sebagai wadah pelaku industri fintech di Indonesia, terus mendorong anggota kami untuk meningkatkan kemudahan akses dan keamanan terhadap layanan keuangan melalui inovasi teknologi, termasuk lewat tanda tangan elektronik. AFTECH juga berkomitmen untuk terus meningkatkan edukasi konsumen serta mengedepankan perlindungan konsumen.

Sementara itu,  CEO PT Indonesia Digital Identity (VIDA), Sati Rasuanto mengatakan tanda tangan elektronik yang aman merupakan metode yang paling efektif dan mudah diimplementasikan untuk memberikan akuntabilitas pada transaksi elektronik. Penggunaannya sebagai wujud perwakilan identitas tersertifikasi secara digital yang sah dan validitasnya terjamin baik untuk individu maupun perusahaan.

"VIDA sebagai salah satu penyelenggara elektronik bersertifikasi di Indonesia memiliki peran sebagai trusted layer dalam memverifikasi data pelanggan/nasabah fintech. Verifikasi data terhadap pelanggan/nasabah fintech juga memanfaatkan sistem verifikasi biometrik berdasarkan data kependudukan dan liveness detection. Sistem ini memungkinkan terjadinya verifikasi identitas yang instan dan akurat yang mendukung kecepatan dan keamanan dari layanan keuangan digital,"katanya.

Dikatakannya VIDA berkomitmen mendukung pertumbuhan ekosistem ekonomi digital melalui kemitraan dengan pemerintah maupun pelaku industri lainnya. Hal ini merupakan bagian dari penguatan dan transformasi digital termasuk di sektor UMKM, serta sejalan dalam mewujudkan ekosistem identitas secara digital di Indonesia yang semakin terintegrasi.

"VIDA telah tersertifikasi ISO 27001 dan terdaftar sebagai penyelenggara sertifikat elektronik (PSrE) di Kementerian Kominfo. Sebagai perusahaan pertama di Indonesia yang terdaftar dalam Adobe Approved Trust List (AATL), VIDA mendapatkan sertifikasi Webtrust (sertifikasi keamanan internet yang diakui secara global). Verifikasi identitas VIDA salah satu yang terbaik di dunia yang masuk dalam rangking teratas di National Institute of Standards and Technology (NIST),"katanya. (PR01)

Komentar Anda

Berita Terkini