NBT


Turut Mendukung Belajar Dari Rumah, PK-166 LPDP Menginisiasi Program Sekolah Melek Internet

HARIAN9 author photo


 BAJA DOLOK| H9
Pendidikan sebagai salah satu sendi penting dalam pembangunan masyarakat tidak dapat mengelak dari dampak kehadiran pandemi selama setidaknya selama enam belas bulan terakhir di Indonesia. Guna membatasi pertemuan fisik demi mengurangi peluang penularan COVID-19, Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) secara fisik di sekolah kemudian terdisrupsi dan mengalami penyesuaian menjadi Belajar Dari Rumah (BDR). BDR mendorong akselerasi yang masif dalam penggunaan teknologi. 

Para guru dan siswa pun dituntut untuk beradaptasi dengan cepat terhadap perubahan ini, sekaligus terus berupaya melakukan inovasi kreatif dalam melaksanakan proses pembelajaran. Berbagai penyesuaian tersebut, sayangnya belum mampu berjalan beriringan dengan kesiapan seluruh sekolah di Indonesia, terutama untuk ketersediaan fasilitas pembelajaran secara daring, seperti laptop, smartphone, dan jaringan internet. 

Berangkat dari situasi tersebut, para penerima beasiswa (awardee) Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) yang tergabung dalam Persiapan Keberangkatan (PK)-166 Ekasatya Agnibrata berinisiatif melakukan proyek sosial berupa Inisiasi Program Sekolah Melek Internet di SDN 095204 Baja Dolok, Tanah Jawa, Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara. 

“Sebagai awardee LPDP, kami memiliki privilege sekaligus amanah karena dapat mengenyam pendidikan dengan beasiswa dari rakyat Indonesia. Pendidikan yang berkualitas adalah hak setiap anak bangsa sehingga kami merasa perlu berkontribusi secara segera dan nyata untuk turut mewujudkan hal tersebut. Inisiatif ini merupakan upaya kecil yang dapat kami lakukan guna menunjang para murid dan guru agar dapat lebih optimal dan melek internet dalam menyelenggarakan KBM selama atau setelah pandemi,” jelas Lydia Agnes, Koordinator Proyek Sosial PK-166 Ekasatya Agnibrata, Sabtu (3/7/2021). 

Proyek sosial ini menawarkan program komprehensif yang mencakup berbagai aktivitas, mulai dari penyediaan piranti elektronik pendukung BDR, pendampingan kepada para guru dan murid agar dapat semakin inovatif selama BDR, sampai dengan penyediaan website sekolah. Berkat dukungan sponsorship dari PT TASPEN (Persero), Atlas UKMPD Jambi, Nuklea Movement Bandung, serta fundraising yang dilakukan oleh PK-166 Ekasatya Agnibrata, proyek sosial ini berhasil menyediakan sembilan laptop dan tiga smartphone, serta pemasangan kanal wifi sejak awal 2021. 

Fundraising dilakukan oleh PK-166 Ekasatya Agnibrata melalui www.kitabisa.com dan kontribusi dari peserta webinar tentang program beasiswa LPDP dan sharing dari para awardee tentang kiat sukses lolos seleksi beasiswa LPDP. Donasi yang terkumpul sejumlah Rp 38.636.381,00 akan digunakan untuk menunjang proses pendampingan dan monitoring. 

Dalam pelaksanaannya¸ PK-166 Ekasatya Agnibrata akan didukung oleh Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak RI, Forum Anak Siaran Pers – untuk diterbitkan segera 2 Nasional, dan Sedekah Ilmu Yogyakarta. 

Melalui kolaborasi ini, para guru dan murid akan terus memperoleh pendampingan agar kian piawai mengoperasikan platform digital untuk kebutuhan BDR, termasuk mengelola website www.sdnbajadolok.sch.id yang dapat digunakan untuk memuat informasi tentang aktivitas dan prestasi sekolah, serta informasi lain terkait pendidikan. 

Website ini diharapkan dapat menjadi wadah pertukaran informasi yang inspiratif bagi para guru dan murid dari sekolah lain. Bentuk pendampingan lainnya adalah penyelenggaraan rangkaian pelatihan daring dengan berbagai tema menarik, seperti metode pembelajaran kreatif, tips bijak berinternet, dan kiat sukses berwirausaha melalui platform digital, sehingga para guru, murid, dan orang tua murid dapat memiliki pengetahuan tambahan yang dapat bermanfaat selama BDR. 

“Kami sangat mendukung awardee PK-166 Ekasatya Agnibrata dan mengapresiasi para sponsor yang bersedia berkolaborasi demi menunjang ‘Belajar Dari Rumah’. Sinergi, sebagai salah satu nilai luhur dalam LPDP, menjadi begitu relevan untuk diwujudkan, terlebih di saat-saat menantang seperti ini. Di satu sisi, pandemi memaksa kita untuk memastikan adanya jarak fisik yang aman. Namun, di sisi lain, pandemi juga menawarkan kita antidot untuk menang melawannya, yakni bersinergi dan berkolaborasi,” papar Ir. Dwi Larso MSIE, Ph.D., 

Direktur Beasiswa LPDP dalam acara Grand Launching Proyek Sosial PK-166 LPDP: Inisiasi Program Sekolah Melek Internet di SDN 095204 Baja Dolok, yang diselenggarakan secara virtual. Saat program ini diinisiasi – September 2020 – SDN 095204 Baja Dolok yang teletak ± 119 km dari kota Medan ini, sedikitnya memiliki 61 siswa tanpa laptop atau smartphone, dimana para orang tua murid pun mengakui kesulitan dalam menyediakan paket internet untuk kebutuhan belajar anak-anak mereka. 

Kondisi ini menyebabkan para murid harus secara bergantian mengambil dan mengumpulkan tugas di sekolah. Mempertimbangkan kebutuhan tersebut dan tempat tinggal para murid yang berada di sekitar sekolah, PK-166 Ekasatya Agnibrata kemudian berinisiatif untuk menyediakan piranti elektronik dan penyediaan wifi yang jangkauannya lebih luas guna menunjang BDR di SDN 095204 Baja Dolok. 

“Bentuk dukungan ini terasa amat nyata dan bermanfaat bagi para guru dan murid. Kami tidak lagi merasa sendirian dalam mengantarkan anak-anak Indonesia agar dapat melangkah lebih dekat dengan cita-citanya. Saya berharap agar inisiatif serupa dapat diduplikasi di banyak wilayah sehingga kualitas pendidikan di Indonesia dapat tumbuh secara merata,” ujar Timoria Siregar, Kepala Sekolah SDN 095204 Baja Dolok. (PR01)

Komentar Anda

Berita Terkini