NBT


BLT DD Wujud Kepedulian Pemerintah Kepada Rakyat Desa

HARIAN9 author photo


 TAPSEL| H9
Bantuan Langsung Tunai (BLT) yang bersumber dari Dana Desa (DD) merupakan wujud kepedulian pemerintah kepada masyarakat Desa, khususnya dimasa pandemi Covid-19. Sebab, ditengah keterbatasan kondisi keuangan di Desa, pemerintah tetap menginisiasi dan merealisasikan terwujudnya BLT itu.

Hal itu disampaikan Bupati Tapanuli Selatan (Tapsel), H. Dolly Pasaribu, S.Pt, MM, disela penyaluran BLT DD Kepada masyarakat yang berhak menerima, di Desa Aek Badak Julu, Kecamatan Sayurmatinggi, Kabupaten Tapsel, Rabu (25/8/2021).

Penyerahan BLT DD dihadiri Kadis PMD Tapsel Muhammad Yusuf, Kasatpol PP Zulkifli Harahap, Camat Sayurmatinggi Emmy Farida, S.Pd MM dan para warga penerima BLT DD.

" Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tapsel melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) dan Kecamatan telah menekankan kepada seluruh Kepala Desa (Kades) agar memikirkan program yang dapat membantu perekonomian warga dan akhirnya melalui proses musyawarah, disalurkanlah BLT yang bersumber dari DD ini ke masyarakat, " kata Bupati.

Bupati menyebutkan, adapun yang mendasari BLT DD itu, yakni sebagaimana sudah diketahui bersama, bahwa sudah setahun lebih atau sejak Maret 2020 pemerintah menetapkan pandemi Covid-19 sebagai Bencana Nasional Non Alam dan agar virus ini tidak tersebar luas dikarenakan sifat penyebarannya yang masif, Pemerintah Indonesia membuat berbagai kebijakan yang membatasi kegiatan masyarakat, mulai dari penghambatan masyarakat untuk ke luar kota hingga tidak boleh ke luar dari rumah. 

" Tak terkecuali, Pemkab Tapsel yang juga mengikuti kebijakan pemerintah atasan untuk menerapkan ke masyarakat agar tidak membuat kerumunan, mengurangi mobilitas yang diterjemahkan dalam bentuk agar masyarakat tidak menggelar pesta, baik itu pernikahan atau adat, jika diadakan pun sifatnya hanya sekedar kenduri, " imbuhnya.

Ditambahkannya, dengan adanya pembatasan kegiatan dari masyarakat itu, secara tidak langsung juga mempengaruhi pertumbuhan ekonomi masyarakat yang cenderung menurun di seluruh Indonesia termasuk Kabupaten Tapsel. Maka dari itu, Pemkab Tapsel melalui Dinas PMD meminta kepada Kades, agar sebagian DD digunakan untuk penanganan Covid-19 yang dialokasikan ke penyaluran BLT bagi masyarakat harus selektif dan profesional, " 

"Kami juga menekankan ke Kades agar proses pengusulan masyarakat yang menerima melalui musyawarah dan hasil penyalurannya juga harus administrasinya didokumentasi dengan baik sehingga tidak menimbulkan kecemburuan masyarakat. Artinya, semua masyarakat yang berhak harus menerima BLT DD," terang Bupati.

Kepada masyarakat, Bupati berharap agar kiranya bantuan yang disalurkan itu dapat meringankan beban keluarga dalam menjalani kehidupan dimasa pandemi Covid-19 ini.

" Diharapkan warga yang hari ini menerima BLT, perekonomiannya ke depan lebih membaik sehingga penyaluran bantuan bisa disalurkan ke masyarakat lain yang membutuhkan, " harap Bupati

Sementara, Kades Aek Badak Julu, Hotlan Lubis, melaporkan, kegiatan itu diadakan dalam rangka penyaluran BLT DD mulai dari April hingga Agustus 2021. Adapun warga penerima manfaat BLT DD di Desa Aek Badak Julu sebanyak 113 Kepala Keluarga (KK). " Atas nama masyarakat, saya mengucapkan terimakasih kepada Bupati Tapsel karena berkat bimbingannya penyaluran BLT DD di Desa Aek Badak Julu bisa terlaksana, " ujar Kades. (WD.014)
Komentar Anda

Berita Terkini