NBT


Demi Nafkah, Toyimah Terbiasa Melawan Lelah

HARIAN9 author photo

 

JAKARTA| H9
Lelah dilawan Toyimah (48). Kantuk jelas terasa di mata sebab dari jam tiga pagi ia sudah terjaga untuk memasak bubur sumsum, cilok, sate kikil, dan gorengan. Setelah matang, ia melanjutkan pekerjaan lain yakni sebagai asisten rumah tangga.

Beres dari pekerjaannya mencuci dan bersih-bersih rumah bada zuhur, Toyimah bergegas membawa dagangan yang telah ia persiapkan ke Jalan Padjajaran, Tanah Baru, Kota Bogor, dan sekitarnya. Terkadang sepulang berdagang jam delapan malam, ia masih harus sibuk mempersiapkan bahan-bahan dagangan untuk esok hari.

Rutinitas itu terus berjalan sejak tahun 2009. Toyimah terbiasa berjuang sedemikian keras demi tiga orang anaknya, yang mana dua di antaranya saat ini masih duduk di bangku sekolah. Apalagi sejak tahun 2012 lalu, suami Toyimah telah berpulang ke Yang Maha Kuasa, sehingga perjuangan ini dilaluinya sendiri saja.

“Kalau dibilang capek, ya iya, A. Tapi semua ini demi anak-anak ibu supaya bisa makan, bisa sekolah sampai lulus,” terang Toyimah kepada salah seorang Tim ACT yang membeli dagangannya. Pekerjaan tambah berat di masa pandemi ini. Pelanggan saat ini sulit didapat. Seringkali Toyimah kembali pulang membawa dagangan yang tidak habis di bakul yang ia pikul di punggungnya. “Ya semuanya kadang masih ada (tersisa). Buat modal lagi bagaimana? Mau pinjam ke siapa? Jadi bingung, begitu,” tambah Toyimah.

Pada hari itu Toyimah bisa lega, karena ia pulang dengan bakul kosong. Hal ini karena tim ACT Bogor memborong semua dagangannya lewat program Borong Dagangannya Tambahin modalnya. Rezeki yang datang hari itu sampai membuat Toyimah terkejut. “Enggak nyangka sama sekali, alhamdulillah Ya Allah,” berkali-kali ia ucapkan bercampur haru.

Selanjutnya makanan dibagikan kepada anak-anak dan para pekerja harian di sekitar Jalan Bangbarung, Kota Bogor, yang juga sedang berjuang demi nafkah. Selepas distribusi, tim juga mengantar langsung Toyimah ke rumah, agar ia bisa lekas beristirahat dan mengurangi lelahnya hari itu. (pr01)

Komentar Anda

Berita Terkini