NBT


Kodim 0117/Aceh Tamiang Laksanakan Vaksinasi Aman dan Halal

HARIAN9 author photo

 

ACEH TAMIANG| H9
Media Center Kodim dalam rilisnya menyampaikan, suntikan vaksin Covid-19 dalam sebulan terakhir semakin banyak diburu masyarakat, hal ini bisa jadi karena lonjakan penderita yang bertambah, seperti terlihat saat kegiatan serbuan vaksinasi hari kedua di Puskesmas Manyak Payed. Minggu (01/08/2021).

Dalam kesempatan tersebut, Komandan Kodim 0117/Aceh Tamiang Letkol Cpn Yusuf Adi Puruhita mengatakan, sertifikasi Halal Vaksin dari Kementerian Agama, Majelis Ulama Indonesia (MUI) telah memutuskan bahwa vaksin Covid 19 hukumnya mubah atau boleh digunakan. Keputusan ini dikeluarkan dengan menimbang beberapa kaidah, karena saat ini Indonesia sedang dalam masa darurat pandemi. Kedua, demi menjaga keselamatan masyarakat dari bencana pandemi dan ketiga, karena keterbatasan vaksin yang dapat digunakan,"jelasnya.

"Sedangkan vaksin Sinovac sudah melalui proses pengujian sertifikasi halal yang cukup panjang, sehingga MUI dan Kementrian Agama memutuskan bahwa vaksin Sinovac aman dan halal.

" Terkait dengan perizinan dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) bahwa penerbitan izin berdasarkan beberapa pedoman diantaranya  keadaan darurat kesehatan masyarakat yang saat ini memang terlihat kritis dengan jatuhnya banyak korban dan penyebaran virus yang terus meluas. Kedua, keamanan dan khasiat vaksin yang terkait dengan uji klinis dan efikasi vaksin. Ketiga, mutu standar vaksin sesuai dengan standar yang ditetapkan BPOM. Keempat, vaksin memiliki kemanfaatan yang lebih besar daripada efek samping yang ditimbulkan. Sejauh ini, efek samping sangat minim atau ringan.

Lebih lanjut, Letkol Cpn Yusuf Adi Puruhita mengatakan, jangan ada keraguan lagi untuk melakukan vaksinasi. Terlepas dari itu, Pemerintah juga terus aktif mengkampayekan program vaksinasi yang benar dan masif, sehingga mampu menjangkau seluruh lapisan masyarakat, baik di perkotaan hingga pelosok Desa. Tokoh agama dan tokoh masyarakat pun diharapkan bisa berperan aktif untuk memberikan informasi dan edukasi bahwa vaksin itu aman, halal, sehat dan suci kepada masyarakat,"ungkapnya.

“Yang terpenting adalah kekompakan dari berbagai unsur masyarakat maupun Pemerintah, sehingga dapat meminimalisir informasi yang salah terkait vaksinasi ini,” tegas Dandim. (WD-013). 

Komentar Anda

Berita Terkini