NBT


PTI MADINA : Pentingnya Pemaksimalan Potensi Sektor Pertanian

HARIAN9 author photo

 

MADINA| H9
Dewan pimpinan daerah Pemuda Tani Indonesia Kab.Madina Ahmada Rizki Pane mengatakan pentingnya pemaksimalan Potensi sektor pertanian.

Menurut pane, Tanah Mandailing Natal ini terlalu subur untuk diabaikan terlebih dalam kondisi pandemi seperti ini, profesi petani tidak lagi boleh dianggap remeh. 

"Mandailing Natal ini tanah yang subur, mayoritas masyarakat kita juga memang petani, namun sangat disayangkan minimnya peran pemerintah membuat petani kita bertani hanya untuk bertahan hidup. Apalagi pada kampanyenya Wakil Bupati Atika Azmi sering berbicara pertanian, sementara sekarang ditengah pandemi banyak petani kopi di Ulu pungkut mulai tinggalkan lahan, menurut data yang kami himpun kurang lebih 900 hektar" kata pane. Selasa (03//08/2021).

Pane juga menyayangkan selama ini Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal melalui dinas terkait terlalu senang dengan program seremonial yang banyak makan biaya dan minim produktivitas. Hal ini berdampak pada petani Mandailing Natal yang hanya bertani secara tradisional dan otodidak. Pane menegaskan bahwa pemerintah harus menstimulasi petani di Mandailing Natal untuk menjaga stok pangan daerah ditengah kondisi PPKM Level 2 ini. 

Banyaknya petani Mandailing Natal yang tidak sejahtera dan bertani hanya memenuhi kebutuhan hidup menurut pane menjadi penyebab kurangnya minat bertani di Mandailing Natal. 

"Petani kita di Mandailing Natal selama ini hanya bertani secara otodidak akibat minimnya peran pemerintah. Selama ini pemerintah kita hobi melaksanakan kegiatan seremonial, mereka hanya datang saat panen raya, padahal peran pemerintah sangat vital dalam memaksimalkan potensi pertanian daerah."bebernya

Pane lebih lanjut, "Sudah saatnya Wakil Bupati Atika Azmi Utammi mengimplementasikan narasi kampanyenya, agar minat bertani di Mandailing Natal ini terus tumbuh. Seperti kata beliau, stok ikan kita datang dari propinsi sebelah, besok jangan-jangan beras kita juga dari sana. Kita berharap pemerintah melalui Bupati dan Wakil Bupati yang baru memaksimalkan potensi pertanian di Mandailing Natal, terutama kaum milenial mungkin kita bisa memakai konsep program Petani Milenial seperti di Jawa Barat" 

Lebih lanjut pane menegaskan supaya masyarakat mengutamakan membeli hasil panen petani di Mandailing Natal.
"Urusan pertanian ini memang bukan hanya urusan pemerintah, ini peran kita semua. Oleh karena itu kita harapkan masyarakat kita di Mandailing Natal ini lebih mengutamakan membeli hasil panen petani kita. Kita beli hasil petani kita, kita sejahterakan masyarakat kita." tegas pane.(syah9)

Komentar Anda

Berita Terkini