NBT


Selama Bulan Juli, ACT Distribusikan 120 Ton Beras Wakaf dan 7.000 Karton Air Minum Wakaf

HARIAN9 author photo

 

MEDAN| H9
Aksi Cepat Tanggap (ACT) melalui Global Wakaf-ACT mendistribusikan 120 ton Beras Wakaf dan 7.000 karton Air Minum Wakaf kepada masyarakat yang membutuhkan.

Adapun rincian Air Minum Wakaf yang didistribusikan melalui operasi pangan gratis sebanyak 3.261 karton untuk kemasan cup dan 3.759 Air Minum Wakaf kemasan botol. Distribusi ini dilakukan ke 1.367 titik di wilayah Jabodetabek. 

Dalam proses distribusi, Global wakaf-ACT juga berkolaborasi dengan sejumlah elemen masyarakat. Termasuk diantaranya Majelis Ulama Indonesia (MUI), instansi pemerintah, dan organisasi masyarakat.

Presiden ACT Ibnu Khajar menjelaskan, program ini merupakan salah satu upaya yang dilakukan dalam menanggulangi kelaparan di tengah pandemi Covid-19. Tidak dipungkiri, masih banyak masyarakat Indonesia yang kesulitan mencari makan.

“Dengan membawa spirit Indonesia Darurat Solidaritas, kita merasa pembatasan ini tidak boleh mengurangi sama sekali solidaritas. Budaya gotong royong, kebersamaan harus kita ciptakan. Kita harus saling membantu,” kata Ibnu dalam perss rilis, Rabu (4/8/2021).

Operations Manager Wakaf Distribution Center  Pungki Martha Kusuma menernagkan, Beras Wakaf dan Air Minum Wakaf dikelola di Wakaf Distribution Center yang menjadi penghubung sedekah para dermawan. 

Melalui Wakaf Distribution Center sedekah dermawan dikelola dan disampaikan kepada penerima manfaat. Pendistribusian juga dilakukan melalui  armada-armada kemanusiaan ACT.

“Sejauh ini ada dua induk Wakaf Distribution Center yang dikelola Global Wakaf-ACT, yakni di Gunung Putri, Bogor, dan Jombang, Jawa Timur yang menjadi induk Wakaf Distribution Center Nasional dan mampu menampung 1.000 ton bantuan. Dua induk Wakaf Distribution Center ini didukung oleh 96 unit Wakaf Distribution Center yang berada di berbagai daerah,” kata Pungki. 

Ia berharap, jangkauan WDC semakin luas dan menyapa lagi lebih banyak masyarakat prasejahtera di seluruh Indonesia.(pr01)

Komentar Anda

Berita Terkini