NBT


Tinjau Pasar Tradisional, Wabub Ahmad Zarnawi Himbau Masyarakat dan Pedagang Patuhi Prokes

HARIAN9 author photo

 

PALAS| H9
Wakil Bupati Padang Lawas (Palas), Provinsi Sumatera Utara (Sumut), drg. H. Ahmad Zarnawi Pasaribu, C.Ht, MM, M.Si., menghimbau kepada masyarakat serta pedagang pasar tetap menerapkan protokol kesehatan.

Himbauan itu disampaikan Wabup saat dirinya bersama Kapolres AKBP Indra Yanitra Irawan SIK M.Si, Dandim 0212/TS diwakili Pabung Palas Kapten ARH Soleh Hasibuan, Wakapolres Kompol JW. Sijabat, Ketua Pemuka Agama Mitra Kamtibmas (PAMK) H. Pauzan Hamidi S. Ag beserta Forkopimda dan para Pimpinan OPD, Para PJU Polres Palas, serta anggota Satgas Covid-19 turun ke pusat Pasar Tradisional Sibuhuan dan jalananan guna mengecek langsung warga dan pengguna jalan yang tidak memakai masker, Senin (23/08/2021).

Saat ini kita masih masuk PPKM level 2. Untuk itu, saya minta pembeli dan pedagang harus menerapkan protokol kesehatan,” pinta Ahmad Zarnawi.

Diungkapkan Wabup, berbagai upaya dilakukan untuk menekan angka Covid-19 di Kabupaten Palas mulai menerapkan PPKM hingga vaksinasi Covid-19 di tingkat puskesmas. Namun, semua itu dinilai percuma jika masyarakat masih ada lalai dengan protokol kesehatan.

Penanganan Covid-19 bukan tanggung jawab pemerintah, TNI Polri saja. Tetapi tanggungjawab kita bersama. Olehnya, saya berharap masyarakat berpartisipasi membantu pemerintah dalam menangani Covid-19 dengan melakukan vaksinasi serta tetap menerapkan protokol kesehatan,” pungkasnya.

Sementara dikesempatan sama, Kepala Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran (Satpol PP dan Damkar) Kabupaten Palas, Alhamidi Hasibuan, S, Sos, melalui Kabid Ops Satpol PP dan Damkar Khairuddin Siregar yang juga turut dalam rombongan mendampingi wabup mengatakan, partisipasi masyarakat sangat penting dalam mendukung pemerintah untuk bersama-sama melawan penyebaran wabah COVID-19, serta melindungi diri dan keluarga menjadi kunci utama untuk mencegah penularan virus tersebut. 

"Dimana kabupaten palas kita sudah masuk PPKM level 2, semua kegiatan dibatasi, seperti mengadakan pesta, kantor dinas dan sebagainya hanya diperbolehkan 25% yang hadir dengan prokes yang ketat, sehingga varian baru covid-19 tidak menyebar dan dapat diminimalisir, Pandemi COVID-19 diketahui sangat berdampak luas pada kehidupan sosial, termasuk pertumbuhan ekonomi kemasyarakatan dan dunia usaha juga ikut lesuh," katanya

Lebih lanjut, Ia utarakan, menghadapi situasi sulit seperti ini, dukungan dan peran masyarakat sangat dibutuhkan untuk bahu-membahu menangani dan melakukan pencegahan penyebaran wabah COVID-19.

"Kebutuhan kita saat ini adalah solidaritas kemanusiaan, dengan terus menuntut kesadaran warga agar bersama memutus rantai penyebaran COVID-19 dengan mengikuti himbauan pemerintah dengan mematuhi protokol kesehatan, menjaga jarak dari orang lain, mengenakan masker saat keluar rumah, sebelum dan sesudah beraktivitas selalu mencuci tangan pakai sabun, serta menunda kegiatan yang mengundang kerumunan," . Ujar Kabid Ops Satpol PP dan Damkar Kabupaten Palas.

Selain itu, Ia juga mengimbau warga untuk senantiasa menjaga pola hidup sehat dengan memperkuat imunitas tubuh melalui vaksinasi. pungkasnya. (WD41)

Komentar Anda

Berita Terkini