NBT


Anggota DPRD Deliserdang Temui Kepala Lapas Pancurbatu

HARIAN9 author photo

 

PANCURBATU| H9
Usai terjadi aksi penutupan Jalan Kampung Keling, Desa Tengah, Kecamatan Pancurbatu, hingga saling dorong, anggota DPRD Deliserdang Abdul Hakim Keliat SH menemui Kepala Lapas II-A Pancurbatu, Jumat (24/9/2021).

Pertemuan dengan kepala lapas ini terkait adanya keberatan warga Kampung Keling yang meminta agar diberikan jalan alternatif.

"Kehadiran saya di sini menjumpai kalapas agar mencari solusi yang terbaik, setidaknya ada sosialisasi dari pihak kalapas kepada warga yang mungkin terputus akses jalannya. Informasi dari warga sampai saat ini tidak ada sosialisasi, baik itu dari pihak lapas, desa ataupun kecamatan," kata Abdul Hakim usai jumpa Kalapas.

Lanjutnya, hasil pertemuan tadi, pihak kepala lapas juga sudah menyampaikan bahwa pembangunan gedung yang sedang dikerjakan harus berjalan. "Jadi nanti kita akan bicara kepada warga untuk mencari solusi. Apakah nanti harus ada sosialisasi misalnya, ataupun ada solusi yang terbaik atau jalan alternatif atau apapun nanti solusinya. Ya saya rasakita harus duduk satu meja tidak bisa seperti ini harus kita panggil nanti pihak lapas, kepala desa, kecamatan dan warga," sebutnya.

Pada kesempatan ini, ia meminta Camat Pancurbatu harus ikut turun dan memfasilitasi. "Jangan biarkan keluhan warga tidak tersampaikan. Jadi saya harap pihak kecamatan dalam hal ini turut untuk memfasilitasi masalah ini dengan pihak Lapas Pancurbatu," pintanya.

Sedangkan, Kepala Lapas II-A Pancurbatu Haposan Silalahi AmdIP SSos mengatakan pihaknya akan memfasilitasi selama itu yang terbaik untuk warga. "Tetap kita fasilitasi, kalau ketemu titik temunya itu akan kita laksanakan, tapi kalau tidak kita coba lagi solusi yang lain," ujarnya.

Ia berpesan kepada warga jangan sampai anarkis, jangan sampai terjadi pengerusakan bangunan. "Karena itu adalah bangunan pemerintah, bukan bangunan pribadi dan bangunan untuk kepentingan masyarakat kita," pintanya.

Terpisah, Camat Pancurbatu Sandra Dewi Situmorang SSTP MSi menegaskan pihaknya sudah memfasilitasi keluhan warga Kampung Keling ke Kanwil Kemenkumham Sumut.

"Kalapasnya tidak mau, Kanwil Kemenkumham Sumut tidak mau, tim dari Kabupaten Deliserdang juga sudah bicara dengan kanwil langsung, tetap gak mau memberikan akses jalan dari lokasi pembangunan gedung. Untuk langkah selanjutnya dari kabupaten saya tidak tau mau bicara apa, karena sudah ketemu titik buntu, memang lokasi itu sertifikat atas nama Kemenkumham," tegasnya.

Ia mengaku langkah terakhir, pihaknya menyampaikan surat bantuan dari warga ke Bupati Deliserdang. "Masyarakat sudah meminta bantuan ke bapak bupati melalui surat untuk memfasilitasi ke Kemenkumham. Kita tinggal nunggu ini. Kalau menteri tidak mau lagi, apalagi yang mau saya bilang, tidak ada lagilah," ujarnya.

Ia mengimbau warga agar tetap tenang. Ia pun meminta lapas memberikan pengertian sosial terkait permasalahan ini. "Lapas juga apa yang jadi komitmen dengan masyarakat harus dipenuhi juga, jangan tidak dipenuhi," ketusnya. (WM021)
Komentar Anda

Berita Terkini