NBT


Diburu Tim Sat Resnarkoba Polres Padangsidimpuan Tahanan Kabur Dibekuk di Lampung dan Madina

HARIAN9 author photo

 

PADANGSIDIMPUAN|H9
Setelah diburu selama beberapa hari, akhirnya dua tahanan yang kabur dari Polsek Hutaimbaru Polres Padangsidimpuan di bekuk di dua lokasi, masing-masing di wilayah  Pesisir Tengah, Kabupaten Pesisir Barat Propinsi Lampung dan di Desa Tanomale, Kecamatan Sorik Merapi Kabupaten Mandailing Natal.

Kedua tahanan dalam kasus penyalahguna narkotika tersebut telah ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan di sel tahanan Polsek Hutaimbaru Polres Padangsidimpuan masing-masing TS alias Birong (48), Warga Lingkungan II Dusun Gala-galatorop Kelurahan Batunadua Julu Kecamatan Padangsidimpuan Batunadua Kota Padangsidimpuan dan 
KS alias Kanoa (30), warga Jalan Sutan Mhd Arif Kelirahan Batang Ayumi Jae Kecamatan Padangsidimpuan Utara, Kota Padangsidimpuan.

Kaki ke dua tersangka terpaksa di hadiah timah panas karena mencoba melakukan perlawanan saat hendak ditangkap petugas. Kedua tersangka kini mendekam di sel tahanan Mapolres Padangsidimpuan dengan kaki kedua tersangka di balut perban.

Kasat Resnarkoba Polres Padangsidimpuan AKP. Samaillun Pulungan didampingi Kasubbag Humasy AKP. Maria Marpaung, SE, MM yang dikonfirmasi, Jumat (17/9/2021), membenarkan penangkapan kecdua tersangka yang melarikan diri dari sel tahanan Polsek Hutaimbaru Polres Padangsidimpuan beberapa waktu lalu.

" Ke dua tersangka diburu dan ditangkap oleh tim Polres Padangsidimpuan dari hasil tindaklanjut perkembangan pencarian dua tahanan yang melarikan diri dari Polsek Hutaimbaru beberapa hari lalu, " ujar Samaillun.

Disebutkannya, tersangka TS alias Birong ditangkap di wilayah  Pesisir Tengah, Kabupaten Pesisir Barat Propinsi Lampung,  Minggu (30/8/2021), sekira pukul 00.30 Wib, sedangkan tersangka KS alias Kanoa ditangkap di Desa Tanomale, Kecamatan Sorik Merapi Kabupaten Mandailing Natal, Sabtu (11/9/2021), sekira pukul 08.30 Wib.

AKP. Samaillun menjelaskan kronologis penangkapan tersangka TS alias Borong, yang diawali dari interogasi yang dilakukan personil Sat Resnarkoba Polres Padangsidimpuan terhadap N yang merupakan istri tersangka TS alias Birong.

Dalam interogasi tersebut, Kasat Resnarkoba Polres Padangsidimpuan AKP. Samaillun Pulungan menyampaikan akan memberikan hadiah kepada N dan berjanji tidak akan melakukan kekerasan apabila N bisa bekerjasama dengan Polres Padangsidimpuan untuk memberitahukan kebetadaan suaminya TS alias Birong.

Namun N mencoba berkelit dan menyatakan tidak mengetahui keberadaan suaminya TS alias Birong. Tanpa kehilangan akal, Kasat membentuk tim untuk memantau gerak gerik N setiap hari dan beberapa hari kemudian petugas mendapat informasi bahwa N bersama seorang temannya akan bertemu dengan tersangka di seputaran perbatasan Padangsidimpuan - Tapsel. Saat N dibuntuti petugas tidak menemukan tersangka, tapi dari tangan N petugas melihat ada bungkusan nasi yang diduga akan diberikan N kepada tersangka saat bertemu. 

Selanjutnya N bersama temannya di bawa ke Polres Padangsidimpuan untuk dimintai penjelasannya dan selanjutnya istri tersangka N dikembalikan dengan pernyataan akan bekerjasama untuk menemukan tersangka dalam jangka waktu satu minggu.

Setelah dilakukan komunikasi oleh abang ipar tersangka M keberadaan tersangka akhirnya diketahui sudah berada di Lampung. Selanjutnya, personil Polres Padangsidimpuan berangkat ke Lampung bersama istri tersangka N dengan menaiki bus ALS.

Tiba di Lampung petugas langsung berkoordinasi dengan Polsek Pesisir Tengah, Kabupaten Pesisir Barat dan diperoleh informasi tersangka tinggal di salah satu warga bermarga Harahap seorang penjual cabai di pasar Krui dan menangkap tersangka yang saat itu sedang menonton TV.

" Tersangka TS alias Birong kita tangkap di dalam satu rumah warga saat sedang menonton TV dan selanjutnya di bawa ke Polres Padangsidimpuan untuk dilakukan penyidikan, " ujar Kasat

Terkait penangkapan Kilur Siregar alias Kanoa, Kasat Resnarkoba AKP. Samaillun juga menerangkan, tersangka yang ditangkap di Desa Tanomale, Kecamatan Sorik Merapi Kabupaten Mandailing Natal, Sabtu (11/9/2021), sekira pukul 08.30 Wib, setelah dilakukan penyelidikan oleh tim 2 Sat Reskrim dan tim 3 Sat Resnarkoba.

Dari hasil penyelidikan, tersangka sedang berada Madina, tepatnya di Desa Tanomale, Kecamatan Sorik Merapi dan pernah minta makan di rumah salah satu warga asal Sipirok Kabupaten Tapanuli Selatan dan lari ke hutan selama hampir 2 minggu.

Selanjutnya petugas melakukan penyamaran dengan cara sembunyi-sembunyi dan tidak berapa lama tersangka terlihat bersama seseorang dan langsung dibuntuti oleh petugas dan tepat di depan RM Peranginan, Desa Jembatan Merah  Kabupaten, petugas langsung mengamankan tersangka, namun tersangka mencoba melawan petugas, sehingga petugas melakukan tindakan tegas dan terukur dengan menghadiahi timah panas di kaki tersangka. Selanjutnya di bawa ke Polres Padangsidimpuan untuk dilakukan penyidikan, " terang Kasat.

" Atas nama pimpinan saya mengucapkan terimakasih kepada seluruh tim dan personil yang terlibat memburu para tersangka yang melarikan diri dari sel tahanan Polsek Hutaimbaru, yang sekarang ke dua tersangka di jebloskan di sel tahanan Mapolres Padangsidimpuan, " ujar Kasat (WD.014)
Komentar Anda

Berita Terkini