NBT


Infrastruktur dan Pertanian Jadi Fokus di 2022

HARIAN9 author photo

 

TARUTUNG |H9
Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Edy Rahmayadi menyebutkan bahwa program pembangunan tahun depan (2022) di Tapanuli Utara (Taput) akan difokuskan untuk pengembangan pertanian dan perbaikan infrastruktur.

 Hal itu disampaikan Gubernur Edy Rahmayadi saat menggelar kunjungan kerja (Kunker) ke Kabupaten Taput di Sopo Partukkoan Gedung Kesenian, Tarutung. Hadir di antaranya Ketua TP-PKK Sumut Nawal Lubis dan Bupati Taput Nikson Nababan.

 

"Saya berusaha menyelesaikan persoalan yang ada. Untuk percepatan perbaikan jalan (provinsi), segera persiapkan timnya (perencanaan). Memang sekarang bukan waktunya untuk bicara yang enak-enak. Tetapi saya hadir di sini, karena saya mencintai rakyat," ujar Gubernur, dalam pertemuan bersama perangkat pemerintahan se-Kabupaten Taput, belum lama ini.

 

Selain itu, Gubernur juga menyebutkan bahwa pertanian di Taput merupakan sektor yang potensial. Namun ada beberapa lokasi yang perlu perhatian pemerintah, terutama infrastruktur irigasi persawahan.

 

"Saya sudah iya-kan (setujui), saya sudah perintahkan agar itu dialokasikan di tahun depan. Jadi serapan anggaran supaya bisa dipercepat, begitu juga di Kabupaten Taput (APBD Taput)," jelasnya.

 

Gubernur juga mengingatkan agar seluruh masyarakat Taput, bisa mendukung sektor pariwisata, terutama bagaimana memberikan pelayanan serta keramahtamahan kepada setiap orang yang berkunjung ke kabupaten ini.

 

Sementara Bupati Taput Nikson Nababan mengapresiasi kehadiran Gubernur di kabupaten mereka. Apalagi permohonan untuk perbaikan dan pembangunan jalan provinsi, terutama jalur Taput-Lahuhanbatu, sebagai alternatif, khususnya dalam pengiriman hasil pertanian, mendapat respons yang positif dari Gubernur, yang langsung memerintahkan jajarannya untuk mempersiapkan perencanaan.

 

Permohonan tersebut, mengingat kondisi jalan lintas Sipahutar-Pangaribuan cukup memprihatinkan. Kemudian jalur tembus dari Taput-Labuhanbatu agar dapat dibuka, sehingga dapat memangkas waktu tempuh hingga empat jam, dan telah dibicarakan bersama kedua daerah.

 

"Juga ada dua irigasi yang perlu perhatian Pak, itu mengaliri ribuan hektare sawah padi. Jadi, terima kasih kepada Bapak Gubernur yang sudah datang dan memberikan bantuan provinsi, kemudian ada juga bantuan PEN (Pemulihan Ekonomi Nasional). Dengan bantuan ini, semoga Sumatera Utara menjadi yang terdepan dari provinsi lain," jelas Nikson.

 

Kunjungan kerja tersebut, juga dirangkai dengan penyerahan bantuan alat pertanian, alat kesehatan, usaha kecil, serta meninjau stan UMKM di Sopo Partukkoan.  Turut mendampingi Gubernur, Staf Ahli Gubernur Binsar Situmorang, Kepala Dinas Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi Sumut Bambang Pardede, Kepala Biro Umum Mahfullah Daulay, Kepala Dinas Kesehatan Ismail Lubis, serta sejumlah pejabat.(PR-01)

Komentar Anda

Berita Terkini