Juli 2021, Ekspor Sumatera Utara Alami Kenaikan Sebesar 12,11 Persen

HARIAN9 author photo

 

MEDAN| H9
Nilai ekspor melalui pelabuhan muat di wilayah Sumatera Utara pada bulan Juli 2021 mengalami kenaikan dibandingkan bulan Juni 2021, yaitu dari US$886,50 juta menjadi US$993,84 atau naik sebesar 12,11 persen. Bila dibandingkan dengan bulan Juli 2020, ekspor Sumatera Utara mengalami kenaikan sebesar 38,84 persen.

Dinar Butar-butar, Koordinator Fungsi Statistik Distribusi Badan Pusat Statistik (BPS) Sumatera Utara mengatakan golongan barang yang mengalami kenaikan nilai ekspor terbesar Sumatera Utara pada Juli 2021 terhadap Juni 2021 adalah golongan lemak dan minyak hewan/nabati sebesar US$152,85 juta (50,12%). 

"Ekspor ke Amerika Serikat pada Juli 2021 merupakan yang terbesar yaitu US$143,70 juta diikuti Tiongkok sebesar US$131,08 juta dan India sebesar US$67,58 juta dengan kontribusi ketiganya mencapai 34,45 persen," katanya, Kamis (2/9/2021).

Menurut kelompok negara utama tujuan ekspor pada Juli 2021, ekspor ke kawasan Asia (di luar ASEAN) merupakan yang terbesar dengan nilai US$322,64 (32,46%).

Selama bulan Juli 2021 negara Amerika Serikat, Tiongkok dan India merupakan pangsa ekspor terbesar Sumatera Utara, masing-masing sebesar US$143,70 juta, US$131,08 juta dan US$67,58 juta dengan kontribusi ketiganya mencapai 34,45 persen. 

"Sekitar 32,46 persen barang ekspor dari Sumatera Utara dipasarkan ke kawasan Asia di luar ASEAN. Untuk kawasan Asia di luar ASEAN, Jepang dan Pakistan juga merupakan pangsa ekspor masing-masing sebesar US$47,50 juta dan US$37,69 juta," ujarnya.

Pada periode Januari-Juli 2021 dibandingkan periode yang sama tahun 2020, negara tujuan utama yang mengalami kenaikan nilai ekspor terbesar adalah Tiongkok sebesar US$360,11 juta (69,29%) diikuti Amerika Serikat sebesar US$278,79 juta (51,06%) dan Rusia sebesar US$259,08 juta (260,23%). (PP04)

Komentar Anda

Berita Terkini