NBT


Pemdes Janji Matogu Berikan BLT DD Tahap 6, 7 dan 8 Kepada 46 Masyarakat Penerima Manfaat

HARIAN9 author photo


PALAS| H9
Pemerintah Desa (Pemdes) Janji Matogu, Kecamatan Lubuk Barumun, Kabupaten Padang Lawas (Palas), Provinsi Sumatera Utara (Sumut) kembali membagikan BLT DD (Bantuan Langsung Tunai Dana Desa) tahap ke 6, 7 dan 8 kepada masyarakat yang terdampak oleh Covid 19, sebanyak 46 menjadi penerima manfaat dari bantuan tersebut dengan masing-masing menerima sebesar Rp, 900,000-, pembagian Bantuan Langsung Tunai tersebut berlangsung di aula Kantor Desa setempat dan memperhatikan protokol kesehatan, turut pula di hadiri oleh Plt Kepala Desa Ramli Hasibuan, Perangkat Desa, dan masyarakat peberima manfaat, Selasa (21/09/2021).

Penyerahan bantuan diserahkan langsung oleh Plt Kades Janji Matogu bersama Sekdes Janji Matogu dan Perangkat desa. Dalam kesempatan ini Plt Kades Janji Matogu Ramli Hasibuan, sebelum penyerahan bantuan menyampaikan kepada KPM agar selalu mengingat tahap-tahap pemberian BLT yang diberikan agar saat ada pemeriksaan tidak terjadi kesalahan komunikasi. Demikian pesan yang disampaikan oleh Bapak Plt Kades Janji Matogu kepada KPM penerima BLT DD.

Disamping itu Ramli Hasibuan ( Plt Kepala Desa) “Pemerintah Desa tahun ini sudah selesai memberikan Bantuan Langsung Tunai Dana Desa kepada masyarakat yang terdampak oleh Covid 19 hingga tahap VIII, sesuai dengan apa yang telah di tetapkan dalam aturan Kementerian Desa, tentu masyarakat yang kesulitan di masa pandemi semoga bisa terbantu oleh BLT DD tersebut, dan alhamdulillah dari sampai sekarang sudah kami berikan kepada masyarakat". Sebut Ramli.

saya juga kembali mengingatkan kepada masyarakat agar terus memakai masker saat bepergian dan selalu menggunakan protokol kesehatan, karena Covid-19 ini sangat berbahaya. tuturnya

Sementara itu Perwakilan Warga penerima manfaat, Rohanda Siregar mengatakan “kami selaku masyarakat mengucapkan terimakasih kepada Pemerintah Desa yang sudah memberikan Bantuan Langsung Tunai yang bersumber dari Dana Desa, kita semua berjanji akan menggunakan uang tersebut untuk kebutuhan pokok sehari-hari dan tidak akan menyalah gunakannya". Katanya.

Selain itu ditambahkan Rohanda apalagi sekarang musim susah mencari uang, kita tidak bisa bebas kemana mana dalam situasi covid-19 ini, sehingga tidak bisa bebas berjualan beraktifitas, dan kalo pun memaksakan masyarakat kebanyakan ketakutan pergi keluar jarena takut terkwna virus yang mematikan itu walaupun tidak terlihat.

Sehingga tidak akan mendapatkan hasil jika harus memaksakan jualan juga, semoga Covid 19 atau sering masyarakat bilang Corona Bisa segera hilang dan beraktivitas normal kembali” tuturnya.

Senada disampaikan Ibu Boru Hasibuan, Dampak Covid 19 sangat merugikan sekali kepada masyarakat Desa, banyak sekali penghasilannya yang hilang karena tidak lakunya barang jualan, baik makanan, serta lainnya, hingga yang mengadu nasib melalui berjualan, sehingga banyak bantuan yang di bagikan kepada masyarakat untuk mempermudah dan meringankan kebutuhan keluarga agar tidak terjadi krisis di masyarakat. Pungkas Boru Hasibuan, sambil mohon panit untuk melanjutkan aktifitasnya dirumah untuk belanja dan memasak dirumahnya. (WD41)
Komentar Anda

Berita Terkini