NBT


Ratusan Kader Pemuda Lira Dikerahkan Cari DataTambahan Dugaan Korupsi APD di Madina

HARIAN9 author photo

 

MADINA| H9
Setelah pelaporan Lsm Trisakti Madina ke-pihak Kepolisian terkait Dugaan adanya tindak pidana Korupsi dalam pengadaan alat pelindung diri (APD) Covid19 TA.2020 silam disejumlah Desa Mandailing Natal (Madina) Sumatera Utara).

Kini hadir pula Dewan Pimpinan Daerah Pemuda Lumbung Informasi Rakyat (DPD Pemuda Lira) Madina yang siap bekerja sama dengan pihak pelapor (LSM Trisakti Pelapor) dugaan tersebut dalam percepatan pemberantasan tindak pidana korupsi di wilayah tetsebut.

"Kita selaku OKP yang mengerti akan AD/ART lembaga kita, turut berpartisipasi untuk bekerja sama dengan LSM Pelapor Dugaan Tindak Pidana Korupsi Anggaran APD Covid19 di Sejumlah Desa di Kabupaten kita ini (Madina) karena tindakan maling rakyat kejahatan yang luar biasa dan harus kita perangi baik sendiri atau bersama-sama," kata Asron Nasution, Ketua DPD Pemuda Lira Madina kepada Wartawan, jumat (17/09/2021).

Kata Asron, semua kader Pemuda Lira Madina yang ia Pimpin sejauh ini sudah dikerahkan untuk mencari data tambahan pelaporan dugaan tindak pidana korupsi anggara APD Covid19 TA.2020 itu agar dapat membantu pihak Kepolisan Resosrt Madina dalam menangani dugaan kasus tersebut.

"Kita sudah kerahkan 100-an kader Pemuda Lira di bawah pimpinan saya untuk mencari bukti tambahan atau data pendukung dalam dugaan Korupsi APD Covid19 di Kabupaten Madina untuk percepatan siapa saja tersangkanya dalam kasus ini karena kita dari beberapa hari kemaren sudah berkoordinasi dengan ketua Lsm Pelapor Dugaan tersebut," tegas Asron.

Terpisah, saat dikonfirmasi Dedi Saputra Hasibuan ketua DPD Lsm Trisakti Madina yang bertindak sebagai pelapor pertama dugaan tersebut mengaku bahwa dirinya dan Pemuda Lira Madina benar sudah membuat kesefakatan untuk bersama-sama dalam mengkawal proses hukum atas laporannya ke-Polres Madina terkait dugaan tindak pidana Anggaran APD Covid19 dan ia menduga salah satu CV tersebut belum mengantongi izin dari kementrian Kesehatan.

"Kita dan Pemuda Lira Madina sudah sefakat bersama-sama menguatkan pelaporan kita di-Polres Madina terkait Dugaan Korup Anggaran APD dan kami juga menduga bahwa perusahaan  salah satu CV belum mengantongi Izin dari Kemenkes terkait pemasaran alat kesehatan seperti APD yang mereka jual ke Desa di Madina ini."timpal Dedi

"Sehingga kita berharap agar pihak kepolisian perlu juga mempertanyakan izin Kemenkes RI yang di kantongi  salah satu CV itu harapan kami dan kami juga berharap agar OKP dan Ormas lainnya turut serta mengkawal Pidato Presiden RI bapak Joko Widodo untuk mengkawal semua Anggaran Covid19 dan jika ketahuan maling anggaran tersebut akan dijatuhi hukuman yang seberat-beratnya, itu kata beliau dan itu pula harapan kami." tukasnya mengakhiri.(WD-046)


Komentar Anda

Berita Terkini