NBT


Salah Satu Kades di Panyabungan Terlapor di Kejari Madina, Ini Dugaannya...

HARIAN9 author photo


 MADINA|H9 
Kepala Desa (Kades) di Panyabungan Selatan Kabupaten Mandailing Natal (Madina) Sumatera Utara dilaporkan ke- Kejaksaan Republik Indonesia (Kejari) Madina atas dugaan Korupsi pengadaan lampu jalan penerangan desa tahun anggaran TA.2020 yang lalu.

"Dengan ini kami dari DPD LSM Trisakti  Mandailing Natal dan Tim menyampaikan Laporan Pengaduan kepada Bapak Kepala Kejaksaan Republik Indonesia kabupaten Mandailing Natal atas dugaan tindak Dugaan Tindak Pidana Penggelapan Anggaran Pembuatan Lampu Sollar Panel/ Tenaga Surya di salah satu desa di Panyabungan Selatan TA.2020 yang lalu." Kata Dedi Saputra Ketua LSm Trisakti Madina kepada Media di depan Kantor Kejari Madina Jl.Willem Iskander Muda Dalan Lidang Panyabungan, Senin (13/09/2021).

Dibeberkan Dedi, sesuai hasil investigasi mereka dilapangan dan berbagai bukti yang mereka peroleh bahwa pihaknya menemukan beberapa kejanggalan yang dianggap bertentangan dengan hukum dan UU yang berlaku adapun yang mereka maksud ada 4 item kejanggalan. 

Pertama, diduga kuat terjadinya penggelumbungan harga atau Mark-Up pada pembuatan atau pengadaan lampu jalan desa tersebut Kec.Panyabungan Selatan TA2020. Ke-Dua diduga kuat item sesuai RABPDS desa tersebut Panyabungan Selatan belum 100% dalam pengadaan Lampu Jalan Desa (Sollar Panel). 

"Ke-Tiga, Biaya belanja pemeliharaan dari 18 titik di desa tersebut di Panyabungan Selatan sebanyak Rp.9.000.000 (Sembilan juta rupiah) diduga terjadi tumpang tundih dengan pemeliharan dinas PUPR Pemda Madina C/q Tataruang dan Pertamanan. Ke-Empat, Diduga Fiktiv pengadaan lampu jalan tenaga surya (Sollar Panhel) tiga titik di desa  tersebut di panyabungan selatan senilai Rp12.000.000 pertitik pada TA.2020. terakhir (5) diduga Fiktif pengadaan lampu biasa pake tiang sebanyak 6 titik dengan anggaran Rp 6.000.000 pertitik TA.2020," bebernya.

Dengan barang bukti dan data yang ia (Dedi) peroleh sudah cukup untuk dikembangkan sehingga ia berharap Kejari Madina segera memanggil dan memeriksa Kades, Selretaris Desa dan PTK Desa  tersebut di Kecamatan Panyabungan Seletan Madina.

"Kepada kejaksaan Madina segera memanggil dan memeriksa Kades dan jajarannya untuk mempertanggung jawabkan dugaan laporan pengaduan kami demi madina yang bersih dari KKn dan Nepotisme." Harapnya.

Terpisah, dihari yang sama saat dikonfiasi salah seorang Staf Kejaksaan yang menerima surat laporan pengaduan dugaan korupsi Pengadaan lampu jalan desa Hutaimbaru Panyabungan selatan mengaku Kasi Pidana Khusu (Kasi Pidsus) Kejari Madina sedang tidak ada di tempat masih di kota medan menuju madina.

"Kasi Pidsus belum masuk kantor pak masih di medan menuju kemari mungkin besok saja bapak datang untuk mengkonfiasinya dan kami tidal memiliki wewenang untuk menjawab pertanyaan bapak-bapak dari LSM atau dari Media" timpal salah satu Staf Kejari Madina yang tidak mau disebut identitasnya. (WD-046)

Komentar Anda

Berita Terkini