NBT


Tawuran di Tengah Kota, Belasan Remaja Diamankan Polisi

HARIAN9 author photo


 PADANGSIDIMPUAN| H9
Belasan remaja diamankan personil Polres Padangsidimpuan akibat terlibat tawuran di tengah Kota Padangsidimpuan, Minggu (12/9/2921) dinihari.

Selain membuat resah warga, tawuran antar remaja tersebut juga sempat merusakkan benerapa fasilitas umum di Kota Padangsidimpuan.

Para remaja yang terlibat tawuran dan diamankan personil Polres Padangsidimpuan tersebut berjumlah 16 orang, yakni, B (16), warga Kampung Selamat, RA (21), warga Jalan Lian Kosong, AM (15), warga Lingkungan Silayang-layang, JS (17), warga Lingkungan Silayang-layang, ZL (15), warga Lingkungan Silayang-layang, AS (16), warga Lingkungan Samora, MSS (13), warga Kelurahan Sadabuan, ZAP (16), warga Kampung Teleng dan DS (14), warga Kelurahan Sadabuan Kecamatan Padangsidimpuan Utara Kota Padangsidimpuan. 

Kemudian, APH (15), warga Sabungan Jae Kecamatan Padangsidimpuan Hutaimbaru Kota Padansidimpuan, KAN (14), warga Kelurahan Kantin Kecamatan Padangsidimpuan Utara Kota Padangsidimpuan, SL (14), warga Jalan Lian Kosong, FF (15), warga Losung Batu, RA (15), warga Kelurahan, FG (14), warga Kelurahan Sadabuan AR (15), warga Kelurahan Kayu Ombun Kecamatan Padangsidimpuan Utara Kota Padangsidimpuan. 

Informasi yang di himpun, diamankannya belasan remaja yang terlibat tawuran tersrbut berawal saat personil Polres Padangsidimpuan dari Unit Opsnal Sat Reskrim Polres Padangsidimpuan sedang melaksanakan patroli, antisipasi Curas, Curat, Curanmor (3C) dan antisipasi tawuran yang dipimpin Kasat Reskrim Polres Padangsidimpuan AKP. Bambang Priyatno, S.Sos bersama 6 anggotanya yakni Aiptu A.T.Simbolon, Aipda Sandro Nainggolan, Bripka Imanta Tarigan, Bripka Irfan Sitompul, Briptu Libert Arnol dan Briptu Rizky H Siregar.

Personil melakukan patroli di wilayah hukum Polres Padangsidimpuan dengan mengambil rute Pos Kota - Pajak Batu - Jalan. Thamrin - Makam Pahlawan - Pajak Daging - Jalan Sudirman - Kampung Selamat - Jalan Lian Kosong dan kembali ke Mapolres Padangsidimpuan.

Saat tiba di Jalan Sudirman tepatnya di depan rumah dinas Walikota dan Kantor DPRD Padangsidimpuan, petugas melihat puluhan remaja sedang kejar-jajaran dan saling lempar dengan menggunakan benda keras. Petugas yang tiba di lokasi tawuran langsung membubarkannya dan mengamankan 16 orang remaja, selanjutnya di boyong ke Mapolres Padangsidimpuan untuk di minta keterangan. 

Kapolres Padangsidimpuan AKBP. Juliani Prihartini, SIK, MH melalui Kasat Reskrim AKP. Bambang Priyatno, S.Sos didampingi Kasubbaghumas AKP Maria Marpaung SE,MM dalam keterangannya mengatakan, patroli yang dilakukan jajaran Reskrim Polres Padangsidimpuan guna menciptakan rasa aman bagi warga yang melaksanakan aktivitas dan terjalinnya komunikasi yang baik antara Polri dengan masyarakat sehingga terwujudnya Kamtibmas yang kondusif dan masyarakat semakin produktif. 

" Dalam patroli tersebut kita mengamankan belasan remaja yang sedang tawuran di seputaran Jalan Sudirman Kota Padangsidimpuan karena mengganggu ketentraman warga dan satu unit becak bermotor yang digunakan untuk mengangkut remaja yang tawuran, " ujar AKP. Bambang.

Disebutkannya, para remaja yang terlibat tawuran diminta keterangannya dan dengan didampingi orang tua, sekaligus membuat pernyataan masing-masing yang diketahui orang tua/wali, Lurah/Kades maupun Kepling tempat domisili para remaja untuk tidak lagi terlibat aksi tawuran.

" Kami juga mengjak orang tua dan aparat pemerintahan untuk ikut aktif mengawasi anak-anak mereka dan bila ada tawuran yang mengarah ke perbuatan pidana, segera menghubungi aparat Kepolisian, " terangnya.


Apresiasi

Terkait dengan aksi tawuran tersebut, Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Padangsidimpuan, mengapresiasi tindakan cepat petugas kepolisian, teruma unit Reskrim Polres Padangsidimpuan yang membubarkan aksi tawuran remaja di Kota Salak itu. 

" MUI Padangsidimpuan mengucapkan terima kasih kepada personil Polres Padangsidimpuan yang sigap mengamankan aksi tawuran yang terjadi di tengah Kota Padangsidimpuan, " ujar Ketua MUI Padangsidimpuan, Zulfan Efendi Hasibuan.

Dikatakannya, tindakan cepat yang dilakukan pihak kepolisian itu membuktikan bahwa, kinerja kepolisian di bawah kepemimpinan Kapolres Juliani Prihartini memang menjadi pelindung untuk masyarakat. Selain itu, para remaja harus lebih ditanamkan ilmu agama oleh orang tua, tenaga pendidik di Kota Padangsidimpuan.

" Kita apresiasi kinerja dari pihak kepolisian yang telah membuktikan bahwa mereka benar-benar bisa menjadi pelindung. Berikan mereka pemahaman agama, sehingga akhlak para generasi muda bisa lebih baik di masa yang akan datang dan kedepannya, seluruh elemen masyarakat mempunyai tanggung-jawab untuk mencegah kejadian itu terulang lagi. Bukan hanya pihak kepolisian, tapi semua kalangan di Kota padangsidimpuan, " ucap Ketua MUI. (WD.014)
Komentar Anda

Berita Terkini