Dinas Sosial Palas Gelar Rakor SLRT Puskessos Tingkat Kabupaten Palas

HARIAN9 author photo

 

PALAS | H9

Untuk lebih mengoptimalkan pelayanan dan meminimalisir permasalahan sosial di masyarakat. Dinas Sosial Kabupaten Padang Lawas (Palas), menggelar Rapat Koordinasi Sistem Layanan dan Rujukan Terpadu (SLRT). Rapat tersebut dibuka secara langsung oleh Kepala Dinas Sosial Kabupaten Palas, Achmad Fauzan Nasution, SH.I, M.Pd.I. diruang Aula Kantor Dinsos Palas. Sekaligus menyerahkan SK SLRT Puskessos kepada pengurus yang sudah dibentuk.

Dalam sambutannya, Kepala Dinas pada Dinas Sosial Kabupaten Palas, Achmad Fauzan Nasution, SH.I, M.Pd.I, mengatakan penanggulangan kemiskinan merupakan salah satu isu strategis dan prioritas pembangunan nasional. Maka dalam hal tersebut, pemerintah pusat dan daerah telah berpartisipasi dalam program perlindungan sosial dan percepatan penanggulangan kemiskinan dengan meluncurlan program SLRT.

“SLRT adalah sebuah sistem untuk membantu mengidetifikasikan keperluan masyarakat miskin,” kata Kadinsos Palas, Senin (25/10/2021).

Dikesempatan sama Kabid Pemberdayaan Sosial Dinsos Kabupaten Palas, Parlindungan Hasibuan, S.P.d.I menambahkanSLRT ini merupakan perpanjangan tangan Dinsos di kelurahan dan setiap kecamatan, yang berfungsi sebagai posko pengaduan persoalan-persoalan sosial dimasyarakat. Lembaga ini yang akan memfasilitasi warga mengalami masalah sosial agar cepat ditangani oleh instansi  bertanggung jawab.

"Jadi SLRT ini bukan lembaga penanganan, tetapi memberi rujukan. Contoh, jika lembaga ini menemukan warga gangguan jiwa, maka akan difasilitasi ke Dinas Kesehatan supaya dapat rujukan kerumah sakit jiwa. Demikian juga, jika ada warga memenuhi syarat tapi tidak dapat bantuan PKH, maka harus difasilitasi supaya dapat PKH," jelas Kabid Pemberdayaan Sosial Palas.

Parlindungan juga mengatakan, Rakor SLRT ini untuk melakukan Verifikasi dan Validasi (Verval) Basis Data Terpadu (BDT) di Kabupaten Palas.

“Tujuannya untuk melakukan Verifikasi dan Validasi BDT oleh fasilitator ditiap Kelurahan dan Desa yang ada di kecamatan. Sebab, agar setiap pemberian bantuan tidak jadi persoalan dan pelayanan,” ujarnya.

Dia berharap, verval yang dilakukan kembali benar-benar tetap pada sasaran dan kriteria yang harus masuk dalam BDT. “Diharapkan fasilitator di desa dan kelurahan nanti benar-benar mendata warga yang kurang mampu, agar kedepan pemberian bantuan benar-benar tetap pada sasarannya,” pungkasnya.

Sementara itu, Narasumber Leo Hasibuan yang juga merupakan Supervisor SLRT mengatakan " sistim layanan rujukan terpadu" diharapkan dapat memberi efektivitas dalam pelayanan bagi Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial (PPKS), dan SLRT ini kita jalankan sesuai Amanat Permensos no 15 tahun 2018.

Dan dia juga berharap, kepada fasilitator agar mengrangkum semua dan melayani Puskesos (Pusat kesejahteraan Sosial) yang ada didesa, hingga target pelayanan sosial ini dapat tercapai dengan maksimal. dan saya optimis dalam waktu dekat semua PPKS dapat terdata dengan baik. dan keadilan sosial itu tercipta di kabupaten Padang Lawas bercahaya ini. Demikian diungkapkan Leo Hasibuan. Selaku Supervisor SLRT palas. (WD41)

Komentar Anda

Berita Terkini