NBT


Menangkal Hoax Dengan Pesan Damai

HARIAN9 author photo


 ACEH TAMIANG l H9
Badan Kesbangpol Aceh bekerja sama dengan Pemerintah Daerah Aceh Tamiang laksanakan acara Dialog Isu Aktual di Aceh 2021, diikuti oleh lima puluh orang Peserta dari perwakilan Mukim, mahasiswa, jurnalis, Aparatur Desa dan undangan lainnya. Kegiatan berlangsung di Aula SKB Karang Baru pada rabu (06/10/2021). 

Dalam kesempatan tersebut Bupati Aceh Tamiang H. Mursil, SH. Mkn diwakilkan oleh Drs. Amiruddin. Y  Asisten 1 bidang Pemerintahan Sekretariat Daerah menyampaikan, kegiatan ini sebagai upaya menangkal isu  negatif di Aceh dan dengan telah ditandatangani Mou damai, perdamaian harus terus dijaga,"ungkapnya.

"Diharapkan perdamaian di Aceh dapat terus berjalan, dan kini tinggal kita yang menjaganya. Konflik yang terjadi, menjadi pengalaman pahit bagi kita. 

" Terkait berbagai Isu negatif dan kepada masyarakat, agar dapat menelaah berita Hoax atau ujaran kebencian yang dapat mengganggu perdamaian di Aceh,"tegas Amiruddin. 

Kesempatan yang sama Dr. Wiratmadinata, SH. MH Dekan Fakultas Hukum Abulyatama Banda Aceh dalam pemaparan nya mengambil tema, Internet, Media Digital dan perang melawan Hoax menyampaikan, orang tidak pernah sadar kalau mereka salah satu penyebar Hoax dan Indonesia sebagai salah satu pengguna Medsos terbanyak,"jelasnya.

"Ada juga Algoritma yang muncul di Internet yaitu hal ini akan menjadi semacam Nakhoda untuk menentukan postingan yang relevan buat kita tanpa persetujuan terlebih dahulu. 

"Selanjutnya Ruang Gema adalah menggambarkan pengguna Media Sosial (Medsos) dalam satu lingkungan. 

"Menangkal Hoax yaitu jangan produksi, meneruskan berita yang  memicu konflik, juga diharapkan hadirkan pesan damai untuk menjaga Perdamaian," ungkap

Selanjutnya Agusliayana Devita, Kepala Badan Kesbangpol Aceh Tamiang, menyampaikan materi terkait Isue, diantaranya aktual, problematika, kelayakan,"jelasnya.

"Isu global yang masih mencuat, yaitu korupsi masih mendominasi, narkoba, terorisme, radikalisme, money, proxy war, dan komunikasi masa. 

"Isu nasional masih pada kemiskinan, kesenjangan sosial, ekonomi,  pertambangan dan keamanan. 

Devi menambahkan, Kabupaten Aceh Tamiang banyak sekali menerima isu, sebagai Daerah yang berbatasan langsung dengan Provinsi Sumatera Utara, berbatasan dengan negara luar, isu suku, luasnya wilayah, keamanan, konflik sengketa tanah, peredaran narkoba dan penyelundupan,"ungkapnya.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut, perwakilan Dandim 0117/Aceh Tamiang, perwakilan Kajari Aceh Tamiang, Ketua MAA, 
Wakapolres Aceh Tamiang, perwakilan Pengadilan Negeri Kualasimpang, perwakilan Mahkamah Syar'iyah, Ketua MPU. (WD-013). 



Komentar Anda

Berita Terkini