NBT


Perkara Perdata Sengketa Lahan PLTA Masuk Tahap Sidang Lapangan

HARIAN9 author photo

 TAPSEL|H9

Pengadilan Negeri (PN) Padangsidimpuan menggelar sidang lapangan atau sidang setempat perkara perdata perkara perdata No Register 39/PDT.G/2020/PN.PSP, atas gugatan Keturunan Raja Sitompul Sibange-bange Datu Manggiling terhadap PT. Nort Sumatera Hidro Energy (PT. NSHE) selaku tergugat I bersama para turut tergugat lainnya, di lokasi lahan sengketa di Kecamatan Marancar Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel), belum lama ini.

Pada sidang lapangan yang dipimpin Ketua Majelis Hakim Lucas Sahabat Duha, SH, MH bersama Hasnul Tambunan SH MH dan Ashari, SH sebagai anggota Majelis Hakim dan Heri Chandra sebagai Panitera Pengganti di PN Padangsidimpuan, menghadirkan para pihak baik penggugat maupun tergugat, yang masing-masing diwakili Kuasa Hukumnya.
 
Untuk pihak tergugat yakni, tergugat I PT NSHE diwakili Kuasa Hukumnya Rinaldi, SH, MH, Tergugat II Pemkab Tapsel diwakili Kuasa Hukumnya Syamsir Alam Nasution, SH, MH, Tergugat 5 sampai 11 diwakili Kuasa Hukumnya Ahmad Johari Damanik, SH,MH dan Tergugat 12 dan 13  diwakili Kuasa Hukumnya M.Aswin Diapari Lubis, SH,MH. Sedangkan pihak penggugat diwakili Kuasa Hukum penggugat Hendry Sitompul, SH, Dkk.
 
Pantauan dilapangan, sidang lapangan dimulai sekira pukul 9.30 Wib guna meninjau lokasi yang disengketakan para pihak yakni dilokasi PLTA Simarmoru PT NSHE Kecamatan Marancar Kabupaten Tapsel. Tetapi karen cuaca yang tidak mengijinkan akhirnya sidang dilakukan dengan menghadirikan para pihak di seputaran Rest Area Satuan Pengamanan R.17 PT.NSHE yang berada di Desa Marancar.
 
Puluhan warga yang mengatasnamakan keturunan Sitompul juga turut hadir di lokasi sidang lapangan atau pemeriksaan setempat yang berjalan lancar dengan penerapan Protokol Kesehatan (Prokes) dan pengamanan dari personel TNI dan Polri.
 
Dalam sidang tersebut, Ketua Majelis Hakim Lucas Sahabat Duha, SH, MH meminta pihak penggugat untuk menunjukkan lahan yang menjadi objek perkara dan pihak penggugat memperlihatkan peta tanah versi penggugat kepada Majelis Hakim dan menerangkan bahwa semua lokasi kegiatan PT NSHE yang berada di Barat Sungai Batang Toru adalah  bagian dari tanah terperkara.
 
“ Karena kondisi cuaca yang kurang bersahabat dan  lokasi yang dimaksud penggugat berada jauh dari lokasi sidang serta sulit diakses, kami Majelis Hakim berketetapan untuk tidak meninjau lokasi tanah dimaksud penggugat dan kami meminta agar penggugat menunjuk titik tempat lain yang dapat memperlihatkan batas tanah tenggugat yang dikuasai tergugat, “ ujar Majelis Hakim.
 
Majelis Hakim menerangkan, kepada para pihak, bahwa pelaksanaan sidang lapangan tidak bisa menuju lokasi karena cuaca yang tidak mengijinkan dan akan melanjutkan sidang lapangan pada Senin 4 Oktober 2021 melalui pintu masuk Desa Bulu Payung Kecamatan Sipirok.
 
“ Terimakasih kepada para pihak dan masyarakat yang telah menyediakan tempat kita untuk berteduh mengingat cuaca hujan cukup lebat yang disertai angin kencang, sehingga sidang lapangan melalui pintu masuk daei Kecamatan Marancar kita undur ke minggu depan, “ ujar Majelis Hakim.
 
Sementara dalam penjelasannya, pihak penggugat mengatakan, bahwa dalam objek gugatan yang diajukan penggugat, objek perkara berada disebelah Barat lokasi sidang tepatnya diseberang sungai Batang Toru yang masih jauh dari tempat dibuka nya sidang dan untuk sampai ketempat dimaksud dapat dicapai melalui akses jalan proyek milik PT NSHE.
 
Penggugat juga menerangkan bahwa untuk dapat masuk ke lokasi dimaksud, sesungguhnya bisa dilakukan dengan menggunakan akses yang melaui jembatan gantung Rambin Maheam Pasar Sempurna atau dari Sibulan-bulan.
 
Usai sidang lapangan, Kuasa Hukum Tergugat Ahmad Johari Damanik, SH,MH yang dikonfirmasi terkait hasil sidang lapangan mengatakan, sidang pemeriksaan setempat hari ini tadi dibuka oleh Majelis Hakim sekitar pukul 9.30 Wib, di seputaran Rest Area Satuan Pengamanan R.17 PT.NSHE yang berada di Desa Marancar.
 
“ Kami dari pihak tergugat memohon kepada Majelis Hakim agar memerintahkan penggugat untuk menunjuk batas-batas tanah yang di klaim penggugat sesuai surat gugatan, sehingga dapat diketahui jelas keberadaanya dan masih ada satu titik tempat lain yang dapat di tinjau untuk sidang lapangan yakni titik pintu RI PT.NSHE yang dapat diakses melalui Sipirok, tepatnya di Desa Bulu Payung, “ ujar Johari (WD.014)
Komentar Anda

Berita Terkini