NBT


Poles Tapsel Rilis Pengungkapan Kasus Narkoba di Paluta

HARIAN9 author photo


TAPSEL| H9
Polres Tapanuli Selatan me rilis pengungkapan kasus narkoba di Padang Lawas Utara (Paluta) yang merupakan jaringan antar Propinsi, bertempat di Mapolres Tapsel, Jalan SM Raja Padangsidimpuan, Kamis (30/9/2021). 

Dalam kegiatan rilis tersebut dipimpin Kapolres Tapsel AKBP. Roman Smaradhana Elhaj, SH, SIK, MH, didampingi Kabag Ops Polres Tapsel Kompol H. Abdi Abdullah, SH, Kasat Resnarkoba diwakili KBO Ipda AJ. Nasution, SH dan Kasubbag Humas Iptu Amron Simanullang, SH.    

 Dalam paparannya, Kapolres Tapsel AKBP. Roman Smaradhana Elhaj, SH, SIK, MH, menyampaikan, pengungkapan kasus narkoba di Paluta tersebut pihaknya mengamankan tiga tersangka dari dua Tempat Kejadian Perkara (TKP) yakni TKP I di Dusun Pardomuan Nauli Desa Simangambat Kecamatan Simangambat Julu Kabupaten Paluta pada Senin (27/9/2020), sekira pukul 16.00 Wib, pihaknya mengamankan tersangka TS (41), warga Dusun Pardomuan Nauli Desa Simangambat Kecamatan Simangambat Julu Kabupaten Paluta, berikut barang bukti yang disita berupa narkotika jenis shabu siap edar seberat 98,8 gram yang dipisah sebanyak 517 paket kecil klip transparan terdiri dari, 503 paket kecil klip transparan didalam plastik assoy dan dan 14 paket kecil klip transparan dibalut dengan tissue.

 Kemudian TKP II di di salah satu Café Tika di Dusun Parsadaan KUD Langkimat Kecamatan Simangambat Kabupaten Paluta pada Rabu (29/9/2021), sekira pukul 10.00 Wib, pihaknya mengamankan dua tersangka masing-masing, ASP alias Ardi (30), warga Desa Paiheme Kecamatan Sorkam Barat Kabupaten Tapanuli Tengah dan Desa Rantau Kasa Kecamatan Tambusai Utara  Kabupaten Rokan Hulu Propinsi Riau dan YN alias Nur (29), warga Dusun Parsadaan KUD Langkimat Kecamatan Simangambat dan PT Arindo Tri Sejahtera Afdeling VI Desa Rimba Baringin Kecamatan Tapung Hulu Kabupaten Kampar Propinsi Riau. 

Dari café tersebut, petugas juga mengamankan barang bukti narkotika jenis shabu seberat 4 gram yang dibunhgkus dalam 70 paket kecil plastik transparan dan ganja seberat 4,2 gram yang disimpan dalam 6 paket kecil plastik klip transparan, kertas paper, satu buah bong, 2  buah kaca pirek, 2 buah sendok terbuat dari pipet, satu unit Handphone merk Samsung, 2 buah mancis dan uang sebesar Rp.173 ribu. 

Lebih lanjut Kapolres menerangkan, pengungkapan kasus tersebut berawal saat personil Polsek Padang Bolak mendapat informasi dari masyarakat tentang maraknya peredara narkoba di Dusun Pardomuan Nauli Desa Simangambat Kecamatan Simangambat Julu Kabupaten Paluta.

 Mendapat informasi tersebut, sejumlah personil Polsek Padang Bolak langsung meluncur ke lokasi yang diinformasikan masyarakat untuk melakukan penyelidikan dan menuju rumah salah seorang tersangka TJ (41), yang saat itu sedang berada di samping rumahnya.

 Selanjutnya petugas mengamankan tersangka dan saat dilakukan penggeledahan di dalam kamar pada rumah tersangka, petugas menemukan satu plastik assoy warna biru yang disembunyikan di dalam kursi sofa kecil dan saat isi plastik di periksa, ternyata didalamnya berisi barang bukti narkotika jenis shabu siap edar dan sejumlah barang bukti lainnya.

 Kemudian petugas membawa tersangka TS berikut barang bukti ke Polsek Padang Bolak untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut guna pengembangan kasus terkait jaringan peredaran narkotika jenis shabu di Padang Bolak.

 “ Setelah diinterogasi, tersangka mengaku barang haram tersebut diperoleh dan di beli dari Mr. X (DPO), warga Unit I Trans Aliaga Kecamatan Hutaraja Tinggi Kabupaten Padang Lawas (Palas), dimana tersangka menemui sendiri Mr. X untuk membeli shabu dan bertemu di pekan Unit I Trans Aliaga sebanyak 80 gram yang pembayarannya setelah shabu habis terjual. Bahkan setiap kali tersangka menjemput shabu, tersangka selalu memberikan panjar sebesar Rp.15 Juta, kemudian tersangka membagi dengan paket kecil untuk di jual guna memperoleh keuntungan, “ terang Kapolres.

 Ditambahkannya, dari hasil pengembangan, personil Polsek Padang Bolak mendapat titik terang, dan mengamankan dua tersangka lainnya masing-masing ASP alias Ardi (30) dan YN alias Nur (29), warga Dusun Parsadaan KUD Langkimat Kecamatan Simangambat dan PT Arindo Tri Sejahtera Afdeling VI Desa Rimba Baringin Kecamatan Tapung Hulu Kabupaten Kampar Propinsi Riau. Ke dua tersangka ditangkap di salah satu kamar di Café Tika di Dusun Parsadaan KUD Langkimat Kecamatan Simangambat Kabupaten Paluta. Dari penangkapan tersebut petugas mengamankan barang bukti narkotika berikut barang bukti lainnya.

 Dari keterangan tersangka ASP alias Ardi, barang haram jenis shabu tersebut diperolehnya dari tersangka TS, yang terlebih dahulu ditangkap petugas. Saat ditangkap, tersangka ASP alias Ardi sempat melarikan diri dan mencoba membuang barang bukti ke ke belakang rumah café, namun petugas yang sudah mengawasi gerak gerik tersangka berhasil mengamankan barang bukti tersebut.

 “ Keterkaitan ke tiga tersangka ada sesuai hasil pengembangan dari penangkapan para tersangka sejak Senin (27/9/2021) hingga Rabu (29/9/2021). Untuk pasal yang dikenakan kepada para tersangka yakni pasal 114 ayat 2 Subsider pasal 112 ayat 2 UU 35 tahun 2009 tentang narkotika, dengan ancaman paling singkat 6 tahun, “ papar Kapolres. (WD.014)

Komentar Anda

Berita Terkini