cari


 

Terdampak Banjir, Pemkab Sergai Akan Berikan Bantuan Stimulan Bagi Areal Persawahan Yang Mengalami Gagal Panen

HARIAN9 author photo

 

SERDANG BEDAGAI | H9

Akibat intensitas hujan yang tinggi akhir-akhir ini, menyebabkan sejumlah areal pertanian di wilayah Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai) terdampak banjir. Sedikitnya ada sekitar 115 Hektare (Ha) sawah yang sudah ditanami mengalami gagal panen (Puso). Tanaman tersebut masih berumur antara 10 hingga 20 Hari Setelah Tanam (HST). 

Kepala Dinas (Kadis) Pertanian Kabupaten Sergai Dedy Iskandar SP, MM kepada awak media, selasa (26/10/2021) di kantornya, menjelaskan, dari data yang diperoleh timnya di lapangan, ada sekitar 885 Ha luas sawah di Kabupaten Sergai yang terendam banjir. Dari 885 Ha tersebut, ada sekitar 115 Ha sawah yang mengalami Puso. 

"Dari data di lapangan yang kami peroleh, totalnya ada sekitar 885 Ha luas sawah di Kabupaten Sergai yang sudah ditanami padi terendam banjir. Dari luas itu, sekitar 115 Ha dinyatakan gagal panen (Puso), "ungkap Kadis Pertanian Dedy Iskandar. 

Lebih lanjut dijelaskan Dedy, 885 Ha sawah yang terdampak banjir tersebut, mencakup wilayah Kecamatan Sei Rampah, Perbaungan, Teluk Mengkudu, Pantai Cermin, Sei Bamban dan Serbajadi. Sedangkan, areal sawah yang dianggap mengalami puso hanya terdapat di Kecamatan Pantai Cermin tepatnya di Desa Lubuk Sakban dan Naga Kisar. 

"Di dua Desa ini (Naga Kisar dan Lubuk Sakban) kami anggap paling parah terdampak banjirnya. Sebab, air yang menggenangi area persawahan di Desa tersebut lama surutnya, hal ini diakibatkan tertahan oleh air pasang laut," terang Dedy. 

Untuk mengatasi permasalahan di dua Desa ini, kata Dedy, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sergai melalui Dinas Pertanian akan memberikan bantuan stimulan berupa benih padi. Bantuan tersebut diberikan, agar para petani bisa melakukan penanaman padi kembali. 

"Bantuan stimulan ini, akan segera kita salurkan. Hal ini bertujuan agar para petani bisa melakukan penanam kembali," ucapnya. 

Dedy juga menjelaskan, bahwa hingga saat ini, pihak dari Dinas Pertanian seperti, petugas Penyuluh Pertanian maupun Petugas Pengamat Hama terus melakukan pemantauan dilapangan terutama diareal persawahan yang terdampak bencana banjir,"pungkasnya.(WPU06) 

Komentar Anda

Berita Terkini