JPRMI Palas Telah Siap Adakan Daurah Tahsin

HARIAN9 author photo

 

PALAS | H9

Pada hari Ahad 31 Oktober 2021, Pengurus Daerah Jaringan Pemuda dan Remaja Masjid Indonesia (PD JPRMI) Kab. Padang Lawas menyelenggarakan kegiatan Daurah Tahsin Bersanad. Kegiatan yang berlangsung seharian tersebut, yakni dimulai jam 09.00 WIB sd 17.00 WIB bertempat di Masjid Agung Al-Munawwarah Kabupaten Padang Lawas.

Acara berlangsung sukses. Berjalan dengan tertib, aman, dan terkendali. Demikian disampaikan ketua PD JPRMI Palas, Muhammad Idrisman Mandefa, S.Th.I, M.AP kepada wartawan Selasa, (09/11/2021) selepas menyiapkan tugas dikantornya.

Peserta kegiatan daurah dikhususkan untuk wanita atau perempuan. Mulai dari remaja, pemudi, dan orangtua atau ibu-ibu. 

Daurah Tahsin dilaksanakan dengan maksud untuk menggugah semangat para wanita Kabupaten Padang Lawas untuk terus belajar membaca Al-Qur'an. Juga memberikan motivasi dan inspirasi pendidikan Al-Qur'an, agar dalam setiap keluarga, dalam setiap lingkungan, dan di setiap daerah belajar membaca Al-Qur'an dapat dibudayakan.

Dimana perhatian wanita Kabupaten Padang Lawas cukup baik dan tinggi terhadap acara daurah. Hal ini terlihat ketika sosialisasi dibuka hanya tiga hari, sudah 70 orang yang mendaftarkan diri. Tentu, hal ini menggambarkan bagaimana perempuan Kab. Padang Lawas memiliko ekspektasi yang tinggi terhadap Al-Qur'an. Katanya.

Acara yang telah berlangsung itu, dikendalikan oleh Lili Khodniar Hasibuan, Anggota PC JPRMI Sosa Julu selaku Master of Ceremony (MC). Acara diawali dengan penyampaian Kata-kata Sambutan. Kata Ketua PD JPRMI Palas.

Diterangkan Idrisman, Kata Sambutan yang pertama, disampaikan oleh Otong Somantri selaku Ketua Dewan Pendiri JPRMI yang sengaja datang berkunjung ke Kabupaten Padang Lawas dalam rangka Shilaturrahim sekaligus mendampingi Pemateri Daurah.

Dalam sambutannya, Otong Sumantri menyampaikan, bahwa kehadirannya di Kabupaten Padang Lawas merupakan agenda shilaturrahim dan safari dakwah. Dalam perjalanan shilaturrahim dan dakwahnya dari Kota Depok, Provinsi Jawa Barat hingga ke Kabupaten Langkat, Provinsi Sumatera Utara, Otong sudah menyinggahi beberapa tempat. Diantara beberapa tempat itu, juga dilaksanakan acara serupa, yakni Daurah Tahsin Bersanad. Kota Palembang, Kota Padang, dan Kabupaten Langkat. Namun, dari sekian tempat, hanya Kabupaten Padang Lawas yang paling ramai pesertanya.

Otong berharap agar acara Daurah memberikan manfaat yang besar buat kaum perempuan Kab. Padang Lawas, bahkan buat  warga Kab. Padang Lawas secara umum. Peserta yang difokuskan sebenarnya adalah guru. Tapi, sekalipun peserta bukanlah seorang guru, setelah acara Daurah, semua peserta mesti menjadi Guru, yaitu orang yang mengajarkan kebaikan dan pengetahuan yang sudah dia peroleh kepada oranglain, agar pahalanya terus menerus mengalir. Demikian penyampaian Ketua Pendiri JPRMI, sebut KetuaJPRMI Palas, 

Dan, untuk Kata Sambutan yang kedua, disampaikan oleh Ketua Pengurus Daerah Jaringan Pemuda dan Remaja Masjid Indonesia (PD JPRMI) Kabupaten Padang Lawas, saya sendiri, Muhammad Idrisman Mendefa, S.Th.I., M.A.P., CPHRM, CHRBP, CPLM, CIRP, CMPIR, CELC, CMt, CELTBQ, CHCP, CSOPA, CDT, CHTe, CRTCH.

Dalam Sambutannya, Idrisman Mendefa mengatakan bahwa acara Daurah diselenggarakan adalah sebagai upaya untuk membangkitkan perhatian dan gairah penndidikan Al-Qur'an bagi para wanita Kab. Padang Lawas. Bahwa, belajar Al-Qur'an tidak pernah ada batas waktunya. Belajar Al-Qur'an mesti selalu dibudayakan. Jangan pernah merasa bisa, walaupun sudah belajar. Apa yang kita bisa saat ini, belum tentu bisa di waktu lain dan di tempat yang berbeda. Sebab itu, teruslah belajar Al-Qur'an, terutama belajar bagaimana cara membaca Al-Qur'an yang baik dan benar. Tajwidnya, makhrajnya, dan shifatulhurufnya.

Ada satu kenangan menarik dan membuat saya terharu, bahkan teringat sampai sekarang. Ketika saat itu, saya sudah selesai belajar tahsin Al-Qur'an di suatu lembaga. Saya mengajak, Guru pembimbing saya makan bersama. Senang sekali rasanya saya bisa makan bersama dan ngobrol bersama guru saya. Namun, begitu selesai makan, guru saya berkata, "di rumah, saya sudah ngobrol dengan isteri, kami sepakat, sebagai kenang-kenangan, kami akan memberikan ini kepada  abang". Guru saya pun menyerahkan mushaf Al-Qur'an dengan ukuran lebih besar dari yang biasanya. Hingga kini, Al-Qur'an itu masih ada di rumah saya. Dan sampai sekarang, saya masih mengingat guru saya yang memberikan Al-Qur'an itu.

"Artinya apa? Belajarlah, karena dari belajar, akan banyak manfaat luar biasa yang akan kita peroleh." tuturya.

Lalu, kenapa acaranya diadakan di Masjid Agung, sebab selain karena acaranya dilaksanakan oleh JPRMI, juga karena JPRMI hendak terus menerus men-syiarkan gerakan nasional Ayo ke Masjid. Sekaligus, ingin mengajak warga Kabupaten Padang Lawas untuk senantiasa meramaikan masjid agung.  Setelah dua tahun yang lalu, masjid Agung selesai dibangun dengan biaya milyaran rupiah, dan kemudian sudah diresmikan oleh Bapak Bupati Padang Lawas, tugas selanjutnya seluruh masyarakat, adalah mengisinya. Memakmurkannya dengan berbagai kegiatan. 

"Kasihan, kalau masjid sebesar dan sebagus ini, sering-sering sepi, dan jamaah shalatnya cuma beberapa orang. Sebab itu, ayo kita isi dan ramaikan masjid ini." Ujarnya.

Selanjutnya, Kata Sambutan yang ketiga, sekaligus membuka acara secara resmi diberikan kepada Dewi Sartika Ritonga, MPd, Ketua Pengurus Daerah Persaudaraan Muslimah (Salimah) Kabupaten Padang Lawas. Dewi sangat mengapresiasi acara Daurah Tahsin yang diselenggarakan oleh PD JPRMI Kabupaten Padang Lawas. Acara Daurah akan bermanfaat bantak buat kamu wanita Kab. Padang Lawas, baik ibu-ibu, maupun para remaja dan pemudi. Dewi membuka acara Daurah Tahsin Bersanad secara resmi dengan ucapan Bismillahirrahmanirrahim.

Seusai Kata-kata Sambutan dan Pembukaan secara resmi, acara diserahkan kepada  Moderator, yaitu Lijah Adena Hasibuan, MPd (Anggota PD JPRMI Kab. Padang Lawas) untuk memandu Daurah Tahsin Bersanad dan mendampingi Pemateri.
 
Pemateri begitu bersemangat menyampaikan materi pembelajaran.Selain teori, pemateri juga lebih banyak menggunakan praktik. Dengan menggunakan bantuan slide dari laptop melalui infocus, Ustadzah Khairida membimbing bacaan para peserta secara berjamaah dan sendiri-sendiri.

Peserta tampak antusias, seksama, dan gembira mengikuti acara daurah tersebut. Peserta merasa, bahwa ada ilmu, wawasan, dan semangat yang diperoleh dengan mengikuti acara tersebut. Apalagi, acara seperti itu, baru kali pertama diadakan di Kab. Padang Lawas.

Peserta seolah merasakan kehadiran sosok ibunda baru, selaku panutan dan pembimbing ruhiyah dan fikriyah mereka. Ada sentuhan pendidikanyang lahir dari hati keibuan yang selama ini dirindukan. Begitulah gambaran situasi kondisi, senyuman, perhatian, dan raut wajah yang tampak dari seluruh peserta Daurah.

Dalam penutupannya, Ketua PD JPRMI Palas berpesan, agar setiap pengalaman, wawasan, dan pengetahuan yang diperoleh tidak membuat sombong. Malah sebaliknya, hati mesti semakin lembut, bahasa semakin lembut, sikap juga semakin lembut. Belajarlah dan mengajarlah agar semakin bermanfaat. Semoga semuanya selalu dalam keadaan sehat, semangat, dan sukses. Yang belum berjodoh, dapat jodoh yang shalih dan bagus bacaan Al-Qur'annya. Yang sudah berjodoh, agar jodohnya dipertahankan. Jadikan rumah tangga sebagai media pembelajaran Al-Qur'an.

Acara kemudian disempurnakan dengan pembagian sertifikat dan piagam penghargaan. Serta, tidak ketinggalan, acara photo bersama. Pungkas
Ketua Pengurus Daerah Jaringan Pemuda dan Remaja Masjid Indonesia (PD JPRMI) Kabupaten Padang Lawas,
Muhammad Idrisman Mendefa, S.Th.I., M.A.P., CPHRM, CHRBP, CPLM, CIRP, CMPIR, CELC, CMt, CELTBQ, CHCP, CSOPA, CDT, CHTe, CRTCH. (WD41)
Komentar Anda

Berita Terkini